[HOMI Couple] Jealous me! (1)

[HOMI Couple] Jealous me! (1)

Author : mamoTHo
Title : Jealous Me! (Cronicle of HOMI Couple)
Main Cast : Choi Minho, Lee Hyemi, Key
Support Cast :  SHINee’s member, Krystal
Genre :
Humor – friendship
Rate : PG 13

Summary : Jealous,  sebuah kata yang mewakili rasa tidak percaya diri pada pasangan. Jealous, satu kata yang mewakili bagian dari perasaan sayang.  I’m jealous because you make me jealous first. Promise me.. just make Jealous is  a little piece of love, not a big of it.

This Story©mamoTHo

~FOOLISH KIBUM~

 “Yaa! Aku punya ide!” sahut seorang namja yang kini tiba-tiba merangkul ketiga temannya untuk berkerumun.

“Apa, Kibum?”

“Kita akhir-akhir ini dibuat kesal oleh yeoja planet, ani, maksudku yeoja perusuh Hyemi itu ‘kan?”

Semua mengangguk dan saling melempar pandangan karena ucapan seorang pria yang tadi di panggil dengan sebutan Kibum. Yap Kim Kibum, tidak salah lagi. Orang yang selalu muncul dengan sebuah gagasan yang konyol sudah pasti dia seorang. Kim Kibum, atau sebut saja Key.

So?” Salah satu di antara namja-namja itu mendelik pada Key yang menguasai topik.

“Bagaimana kalau kita beri sedikit pelajaran?” usul Key. Wajahnya tiba-tiba berbinar tanpa alasan.

“Eh? Mana bisa, Key-hyung? Minho-hyung bisa marah!” tutur si rambut pirang tiba-tiba dengan ekspresi ketakutan. “Dia stalker Hyemi sekarang.” tambahnya.

“Yakin??”

Semua mengangguk cepat tidak terkecuali Jonghyun yang paling bersemangat sekarang.

“Baik, aku setuju. Kita harus memberi pelajaran untuk mereka berdua sekalian. Kulihat Minho akhir-akhir ini suka seenaknya. Kalian ingat kan kejadian beberapa minggu yang lalu saat dia tiba-tiba menghilang ke Incheon? Dan ternyata Hyemi keceplosan bilang kalau ternyata si Keroro itu malah terjebak di kamarnya.”

Semua mengangguk termasuk Key yang awalnya memegang kendali atas perbincangan. Kini saatnya Kim Jonghyun—orang kedua yang selalu geram karena tingkah Hyemi—yang berbalik menguasai topik seputar Hyemi dan Minho, pasangan yang selalu membuat mereka lebih tua 3 tahun dilanda stress.

“Juga kejadian hubungan mereka yang harus diketahui publik.” lanjut Jonghyun lagi.

“Iya! Juga kejadian rambutku yang jadi terpelontos setengah botak ini! Er~!” tambah Key sambil menjambak rambutnya kesal dan mengumpat.

“Iya juga sih! Kita harus sedikit iseng pada mereka rupanya.” sambar Onew yang jadi ikut bersemangat, karena dia pun pernah ikut kesal saat Minho tiba-tiba menghilang. Dia yang paling dimarahi oleh Manajer-hyung saat itu.

“Semua bermasalah dengan pasangan itu ya? Aku sih tidak merasa noona aneh-aneh padaku. Rambutku jadi keren! Dan setidaknya ketika Minho-hyung dan Hyemi-noona ketahuan berpacaran, fans nanti akan maklum kalau kita berpacaran Ju—AH!” teriak Taemin tiba-tiba. Key memukul kepalanya rupanya.

“Dasar bodoh! Tidak bisa begitu!” semprot Key masih setia membully Taemin.

Nde nde! So?”

Mendengar itu, tiba-tiba Key menyeringai. Dan karena seringaian itu pula kini seluruh member jadi ikut menyeringai tanpa mereka mengerti. Sebenarnya mereka semua terlihat ketakutan melihat seringaian Key yang mencurigakan, sehingga seringaian balik yang bisa mereka respon di waktu yang sama.

***

Di tempat lain, Hyemi sedang tidur-tiduran di kamarnya sambil melipat kakinya menendang langit. Dia sedang membaca buku kuliahnya karena beberapa hari lagi UTS akan tiba. Sementara itu di ruangan tersebut juga tidak hanya dirinya saja. Di sana ada Krystal yang sedang sibuk mengotak-atik komputer Hyemi. Dia sedang googling sambil menggunakan asas manfaat koneksi cepat untuk mendownload vidio-vidio yang dia suka.

“Hyemi-ya, twittermu banyak followers semenjak hubunganmu diketahui oleh publik. Kenapa tidak kau accept?”

Hyemi menoleh pada temannya. “Tidak. Tidak mau! Lalu mereka jadi bisa menstalkerku sekalian menstalker Minho? Andwae!”

“Eum, susah juga ya~!” Krystal mendesah pelan. “Hubungan kalian jadi benar-benar diketahui orang banyak. Pasti kau risih!”

Hyemi bangun dan duduk menghadap Krystal walau Krystal tetap memunggunginya karena konsen dengan layar LCD komputer. “Bukan risih lagi! Aku di mana-mana merasa ada yang mengikuti. Aku harus berpenampilan lebih baik, menjaga penampilanku dengan baik juga. Aku jadi tidak bisa seenaknya. Menyebalkan!”

“Resiko. Aku sudah memperingatkan.”

“Iya sih!”

Mereka pun akhirnya terdiam.

“Biasanya sih, hubungan artis dengan orang biasa tidak akan bertahan lama, Hyemi.” sahut Krystal lagi tiba-tiba. Di saat Hyemi baru saja melupakan inti pembicaraan krystal yang terkesan kontra dengan hubungan yang diketahui publik, kini Hyemi jadi bangkit cemas lagi.

Mwo? Kau sedang menyumpahiku putus, Krystal?”

Ani ani..!” Krystal berbalik melihat Hyemi sekarang. “Yah, yang kutahu sih begitu. Apalagi Minho sedang tenar-tenarnya. Kau yang bilang sendiri kan karena hubungan kalian sudah ketahuan publik, sekarang ruang gerak kalian lebih terbatas. Iya ‘kan?”

“Iya juga sih! Kita benar-benar seperti main petak umpet! Yeah, walau akhirnya ketahuan juga. Tapi, aku merasa lebih bebas sekarang kalau harus jalan di luar. Kau tidak akan pernah membayangkan dating di luar berdua dengan Minho tanpa penyamaran. Oh! Sungguh eksperimen daebak!”

Krystal menatap langit. “Lalu bagaimana kabar Minho saat ini?”

Pertanyaan yang barusan cukup membuat Hyemi memberengut. Entah kenapa tiba-tiba air mukanya berubah menjadi tidak bersemangat.

Molla.. Dia tidak menghubungiku dari kemarin. Entahlah sibuk dream team. Dia kan kalau sudah dekat-dekat dengan olahraganya lupa padaku.” cerita Hyemi masih dalam keadaan lemas.

“Benar-benar tidak menghubungimu?” selidik Krystal mengawasi Hyemi dengan tajam dari jarak kejauhan.

Hyemi terdiam dan tiba-tiba tersenyum melihat layar ponselnya. Kali ini Hyemi membuat Krystal curiga hingga rela meninggalkan jari dewa dan mata elangnya yang tadi terus setia bercinta dengan koneksi internet. Kystal akhirnya menghampiri Hyemi. Dia cukup risih dengan aksi cengengesan sahabat dekatnya hingga akhirnya mengambil paksa ponsel Hyemi dan menunjukan tampang jijik setelah melihat layar ponsel temannya itu.

Ige??”

Hyemi tersenyum merasa malu. Dia menghempas bebas dirinya untuk tertidur di tempat tidur.

“Foto update kakao talk, Minho! Hehe.. Kita punya akun fake khusus berdua yang tidak akan diketahui oleh oran lain.” terang Hyemi bangga. Dia pun jadi terkekeh sendiri.

“Dasar kalian menjijikan!”

Yaa~!”

“Apa kau pernah berpikir Minho mau melakukan itu denganmu, huh?”

“Ish! Dia sangat tergila-gila padaku, Krystal.” kata Hyemi lalu melihat layar ponselnya lagi. Dia melihat foto Minho yang memakai kaos olahraga yang dipakai untuk filming dreamteam. Background foto adalah sebuah lapangan luas. Dan fotonya menunjukan Minho yang sedang mengerucutkan bibirnya seperti ingin mencium Hyemi. Dan update-an itu tertulis, ‘Kiss me, Hyemi!’.

Wajah Hyemi tersenyum lagi ketika mengingatnya. Dia ingat Minho jadi begitu karena belakangan terakhir Hyemi membalas ciumannya, bahkan menciumnya duluan saat hubungan mereka diketahui publik. Huft, sulit di percaya, tapi memang itulah kenyataannya. Hyemi pun mulai tergila-gila dan teracuni karena ciuman yang gencar diberikan Minho. ER, keduanya sudah mulai tidak waras sekarang. Yeah, walau terkadang rasa jual mahal masih terus dijungjung tinggi oleh Hyemi.

Yaa! Hyemi-ya! Segera kembali ke duniamu! Jangan melamun terus!”

***

Esok harinya!

Pagi hari Hyemi menelepon Minho sebelum dia berangkat ke kampus untuk jadwal kuliahnya. Dia menelpon Minho tapi tidak direspon oleh Minho, membuat orang itu tidak terdeksi keberadaannya selama 3 hari.

“Ke mana namja itu?” dumal Hyemi jadi gelisah. “Aku cari di kelasnya pun dia tidak masuk. Dia hampir seminggu juga tidak menunjukan batang hidungnya padaku. Apakah dia tidak tahu aku benar merindukannya?” kata Hyemi lagi sambil memegang dadanya yang kini berdegup kencang karena Minho.

Hyemi turun ke lantai bawah dan mendapati keluarganya sedang berkumpul. Ayahnya, ibunya dan Joongki sedang sarapan bersama di meja makan. Hyemi turun dengan tidak bersemangat membuat semua melihat ke arahnya.

“Kenapa kau kusut begitu?” sahut Hyemi-eomma.

“Apa karena Minho lagi?” tanya Hyemi-appa tiba-tiba, membuat Hyemi menoleh cepat. Ayahnya pun jadi terkekeh.

Semenjak hubungan Hyemi yang diketahui publik, tidak salah lagi, anak itu mendapat perhatian lebih dari kedua orang tuanya. Mereka bahkan cukup terkejut dan menggelengkan kepalanya saat melihat foto Hyemi dan Minho yang berciuman beredar di media. Apalagi itu dilakukannya di dalam rumah saat orang tuanya tidak ada. Sempat orang tuanya benar-benar stress gara-gara itu. Semua mengomel pada Hyemi. Dan gara-gara itu juga ayah Hyemi mencak-mencak pada Hyemi agar Minho diseret dibawa padanya untuk dinasehati. Akhirnya keduanya kena marah saat itu.

Joongki terkekeh merasa puas karena hubungan noona-nya diketahui oleh kedua orang tuanya. Setelah dia memendam 2 bulan lamanya untuk bungkam mengenai kedekatan Hyemi dan Minho, yeah wajar dia begitu senang sendiri.

Lain dengan ibunya. Ibunya tidak ambil pusing masalah Hyemi mempunyai pacar atau tidak. Apalagi setelah tahu kalau anaknya memiliki pacar tampan seperti Minho, sudah pasti Hyemi-eomma begitu senang. Malah tidak asing lagi, dia selalu meminta Hyemi untuk membawa Minho ke rumahnya, padahal Hyemi tidak suka kalau Minho main. Yeah, itu mengingatkannya pada kejadian menginap bareng di kamarnya. Itu aib baginya.

***

Di kampus semua mahasiswa sekarang memperhatikan Hyemi. Bukan sebagai dua gosip yang terkenal lagi, tapi karena Hyemi berstatus pacar Minho. Kadang dia menerima hal-hal yang tidak menyenangkan dari para flames. Mereka sering mengerjai Hyemi. Tapi, untung saja untuk ukuran seorang gadis seperti Hyemi, dia cukup tahan banting walau dia sudah pernah dikerjai dengan berbagai cara termasuk yang sedang dihadapinya sekarang. Saat membuka lokernya, hancurlah isi loker Hyemi yang membuat dia menggelengkan kepalanya termasuk Krystal.

“Sabar ya.”

“Tenang saja! Aku tidak apa-apa kalau begini. Tapi, kalau mereka sudah menyentuh kulitku untuk mencelakaiku! Lihat saja!!” pekik Hyemi yang malah membuat Krystal takut.

Di saat dirinya sedang susah seperti ini, di saat yang sama pula Minho tidak sedang memperhatikannya. Itu membuat Hyemi jadi merasa aneh dengan Minho akhir-akhir ini. Dia memang bukan pacar Minho yang baik karena tidak selalu meng-update info tentang Minho di fanbase atau fansitenya. Juga tidak berusaha mengecek shcedule Minho di official site. Dia hanya ingin Minho yang langsung memberitahunya. Itulah pacaran yang sebenarnya menurut Hyemi.

***

Hyemi kini sedang berada di ruang terkutuk, tempat mereka biasa berkencan. Di sana ia hanya terus-terusan menggerutu sendirian sambil terus mengulum lolipop rasa jeruk kesukaannya. Tidak dengan mendumal sendiri, dia pun kadang melamun sepanjang di sana. Gadis itu benar-benar rindu pada Minho.

Hyemi melepaskan kuluman lolipopnya dan menatap lolipop itu lekat. “Lolipop? Biasanya namja itu akan merebut ini saat puasa cium!” katanya sambil mendesah pelan.

Yeah, hampir setiap sudut ruangan di tempat ia berdiam membuatnya mengingat Minho. Kursi  yang dia duduki, dia selalu ingat mereka sering bercanda, memakan bekal, memainkan PSP Minho, bertukar dering ponsel, dan bahkan kursi itu juga merupakan tempat ia sering digoda oleh Minho.

Hyemi mendesah lagi melihat ke arah loker, dia ingat dulu dia dihimpit di sana sampai harus berujung dengan ciuman paksa Minho. Yeah, dan di loker itu pula dia sempat melompat kaget saat melihat Minho tiba-tiba menguntitnya. Benar-benar sudut ruangan yang mempunyai kenangan tersendiri.

Hyemi beralih ke sebuah pintu kecil di sudut ruangan dan mendesah pelan setelah mengingat sesuatu.

“Kalau yang itu gak usah dipikirin deh! Tempat terkutuk banged!” katanya berbicara pada diri sendiri, ingat kalau tempat itu tempat super duper ciumannya saat pertama kali memutuskan benar-benar rela menjadi pacar Minho.

“Ah!! Ke ruang penyimpanan pun percuma kalau sendiri. Aku bisa makin gila di tempat ini kalau Minho tak ada!” katanya lalu menghambur keluar dengan tampang memberengut.

Akhir-akhir ini Hyemi menilai Minho sebuah booster baginya. Setelah dia mulai merasa berani mencium Minho dan berciuman dengan namja itu dengan menggunakan perasaan sesungguhnya, dia benar-benar menjadikan pria itu candu juga.

***

Di dorm SHINee!

Key terlihat kelelahan setelah latihan full di hari ini. Dia kini sedang tiduran di tempat tidurnya setelah keringat mengucur sedari tadi dari dahi dan rambutnya. Dia menghela nafas karena akhirnya bisa sampai duluan di dorm dari yang lain. Kebetulan memang Key tidak lanjut ke jadwal yang lainnya seperti kebanyakan para member di hari ini.

Belum selesai dengan kesenangannya, tiba-tiba bel dorm berbunyi membuat dia tiga kali lipat mendecak karena itu. Akhirnya Key bangun dan menghampiri pintu.

“Er~! Sore-sore begini!!” katanya sambil menyambar knop pintu.

Seorang gadis sedang berdiri sambil melipat tangannya. Gadis itu pun mengetuk-ngetukan kakinya kesal ke lantai. Setelah menyadari bahwa pintu sudah dibuka, dia meniup poninya dan menatap Key dengan tajam.

Yaa! Sedang apa kau di sini, yeoja planet!!”

Yeoja planet, panggilan akrab—atau mungkin ejekan—untuk satu-satunya gadis yang sering membuat dirinya kesal. Tentu saja itu Lee Hyemi. Hyemi yang tanpa diminta pun masuk menghambur ke dalam dorm tidak peduli. Dia memang suka sembarangan. Tanpa malu, dia pun tiba di sofa dan duduk sambil tidak terlepas dari tangan yang terlipat di dada.

Ada apa dengan anak ini? pikir Key penuh curiga. Yeah, biasanya kalau Hyemi datang dengan air muka yang seperti itu, biasanya bencana atau mungkin sesuatu yang buruk akan datang pada Key. Key selalu punya sense kalau Hyemi mulai berujung aneh.

“Minho tidak menghubungiku selama seminggu!” kata Hyemi tiba-tiba membuat alis Key bertemu tanpa alasan, seperti bertanya pada dirinya sendiri, ‘trus apa hubungannya sama gue?’.

Hyemi tiba-tiba berdiri dan dengan sopan melewati Key menghampiri kulkas dan mengambil banana milk milik Taemin.

Yaa! Dasar suka sembarangan!” omel Key sudah kesal.

“Nanti aku ganti!” Dan Hyemi pasti akan berujung seperti ini. Benar-benar membuat seorang almighty Key menggelengkan kepala dan membatin dalam hati.

Hyemi duduk lagi di sofa, sedang Key sudah terlalu kelelahan, merasa malas menanggapi Hyemi yang suka datang tiba-tiba dan merubah mood para member dalam sesaat. Key memang tadinya mau tidur, tapi karena Hyemi menginterupsinya, dia pun jadi tidak tidur dan berujung dengan menggerutu kesal.

“Kau tahu dia di mana?” tanya Hyemi lagi tiba-tiba, membuat Key menaikan alisnya untuk kesekian kalinya.

“Kau baca saja fansite. Stalkernya kan banyak! Sudah ya, kau diam di situ saja. Aku capek mau tidur!” kata Key langsung berjalan lagi ke kamarnya. Dia benar-benar membuat Hyemi mematung di sofa dorm.

Kebiasaan ini bukan hal yang aneh bagi para member. Hyemi memang suka tiba-tiba datang ke sana dan tiba-tiba dicueki. Namun, dia tidak peduli dan sering mengotak-atik apapun yang ada di dorm sesuka hatinya. Entah itu sifat alami Hyemi, atau mungkin memang urat malu gadis itu sudah terputus sejak pertama kali dikenal para member. Hm, yang jelas, Hyemi memang gadis sembarangan, itulah yang tercap oleh member SHINee.

Key berjalan ke kamarnya dan tidak mempedulikan perasaan Hyemi atau keberadaan Hyemi. Dia sepanjang jalan hanya menggerutu kesal kenapa mahluk atau gadis seperti Hyemi bisa dilahirkan ke planet ini. Benar-benar alien, menurutnya.

Ting!

Sesaat Key hampir menutup pintu kamarnya dengan gusar, tiba-tiba pikiran datang mengampirinya secepat kilat.

Bukannya ini kesempatan emas untuk menggencarkan rencana? Pikirnya tiba-tiba.

Sepertinya menangkap air muka Hyemi yang seperti itu, nampaknya Key mengerti maksud dari Hyemi barusan. Bukannya Hyemi terlihat seperti sedang khawatir? Pikirnya lagi yang kemudian memunculkan seringaian yang terlukis di bibirnya.

“Bagus!” pekik Key kelepasan. Dia langsung menutup mulutnya sendiri lalu kemudian tersenyum mengerikan sekarang.

Key akhirnya menjauh dari pintu kamarnya. Dia ingat beberapa hal mengenai Minho yang mungkin tidak diketahui oleh Hyemi kenapa Minho menghilang. Apa Minho takut memberi tahu Hyemi kalau dia sedang syuting iklan 2 hari yang lalu dengan gadis seksi? Melakukan adegan panas juga? Apa Minho sedang menutu-nutupinya agar Hyemi tidak marah?

Tingnong! Otak Key meracuninya untuk berbuat jahat lebih dari rencana para member. Dia akan membuat Hyemi benar-benar marah dan cemburu pada Minho! Gotcha! Key begitu senang hanya dengan memikirkan ide busuknya.

“Hyemi-ya..” panggil Key yang membuat Hyemi terkejut. Tidak biasanya Key memanggilnya dengan lembut. “Minho keren ya di CF auction itu. Kau sudah lihat?” lanjut Key masih tidak memperhatikan perubahan wajah Hyemi setelah mendengarnya.

“Eh?”

“Iyaa.. Kau tidak lihat dia berakting dengan baik di iklan itu?”

Key dengan sengaja langsung menyalakan TV, berharap iklan Minho benar-benar akan muncul seperti rencana jahatnya. GOTCHA!! Sungguh Key yang beruntung karena keinginannya terwujud. CF Auction itu benar-benar muncul. Adegan di mana Minho yang sedang menyeret gadis dan terlihat ingin menciumnya. Dia sungguh bernafsu di CF itu. Jangan tanya ekspresi yang sedang ditunjukan Hyemi saat ini. Dia sudah mencengkram bantal sofa kesal, sedang Key sudah tidak tahan ingin tertawa dengan keisengannya sendiri.

“Kapan making CF ini?”

“Eh? Kau tidak tahu? Kau pacarnya bukan sih? Tanya sendiri saja padanya.”

“Kapan, Kibum?!”

Ara.. ara.. seminggu yang lalu!”

Hyemi mengingat-ingat selama seminggu lalu bukannya Minho bilang padanya dia masih dalam kondisi filming dream team. Minho berbohong padanya, itulah yang ada dipikiran gadis polos seperti Hyemi. Dia yang tidak pernah mau menjadi stalker Minho, kini benar-benar merasa telah ditipu oleh aktivitas pacarnya sendiri. Kesal merasa dibohongi, kini nafasnya ikut memburu saking emosinya.

“Kibum yang benar! Bukannya dia sedang filming dream team!” teriak Hyemi ingin mendapat konfirmasi.

“Memang. Tapi pembuatan CF kan tidak butuh waktu seharian. Apalagi, Minho sangat pintar berakting. Kau lihat dramanya yang di Pianist juga ‘kan?”

Lagi-lagi Key hanya memanas-manasinya. Terang saja hal itu membuat emosi Hyemi tersulut lagi saat mengingatnya. Hyemi sudah melihat adegan cut kissingnya yang ditunjukan oleh Krystal saat dirinya belum berpacaran dengan Minho. Dan saat itu dia merasa itu biasa saja karena Minho itu seleb. Tapi, setelah Key menyebut ulang adegan tersebut, di saat dirinya merasa aneh pada Minho yang seminggu menghilang tanpa kabar, tentu saja benar-benar membuat Hyemi cemburu mati.

Key yang merasa Hyemi sudah mulai terlihat panas, jadi mulai dengan aksi berikutnya walau sedari tadi dia menahan tawanya karena melihat Hyemi sangat lucu saat sedang marah.

“Kau benar-benar mengenal Minho tidak sih?” ucapan Key benar-benar membuat Hyemi kini terdiam.

“Tidak!” jawab Hyemi yang lalu menimbulkan segurat senyum di bibir Key. Key puas mendengarnya karena itu akan semakin memudahkan dirinya untuk bisa memanas-manasi Hyemi dengan kisah masa lalu Minho.

Yaa, apa kau tahu ciuman pertama Minho bukan dengan lawan mainnya di Pianist?”

Mwo?”

Key menyeringai sekarang, merasa kalau rencananya akan sukses untuk membuat Hyemi jadi benar-benar cemburu dan marah pada Minho.

“Minho pernah mencium perempuan saat dia masih di playground. Di tempat penitipan anak. Saat dia masih kecil juga. Hebat ‘kan?”

Mwo? Bahkan sedari dulu dia sudah sangat mesum. Sepertinya itu memang bakat alami.” respon Hyemi yang justru terlihat biasa saja. Atau mungkin dia menyembunyikan sisi cemburunya sesaat?

“Kalau kau tidak percaya kau minta saja pada ibu mertuamu. Aku pernah melihatnya sekali. Dan anak kecil itu jadi menangis.”

“Minho benar-benar jahat!” Hyemi masih menanggapi dengan santai, lain dengan wajahnya yang kini mulai memberengut kesal.

“Lalu kau tahu gosip dia yang noona killer tidak sih? Dia kan digosipkan dengan para noona di manajemen. Yuri. Kau kenal?”

“Tahu sih, tapi lupa orangnya yang man—AA!!” teriak Hyemi saat Key menjitak kepalanya.

Yaa! Kau ini bodoh atau apa sih? Kok bisa terlalu cuek. Kalau Minho direbut orang, kau mau??”

“Tidak mau! Minho memang seleb aku pun tahu itu, sedang aku orang biasa, aku pun sadar akan hal itu. Aku hanya ingin pacaran seperti orang-orang, Kibum.”

“Tidak bisa begitu, Hyemiiii… Kau kan pacar seorang selebritis. Jadi harus kau bedakan.”

Loh! Bukannya aku ingin memanas-manasinya? Kenapa sekrang malah berbalik memberikan saran. Bodoh!, umpat Key dalam hati. Dia baru saja sadar.

“Ya sudahlah, aku ke dapur dulu! Pusing berbicara denganmu!!” kata Key pada akhirnya. Dia benar-benar jadi bingung sendiri dengan rencananya.

Hyemi memang terlihat biasa saja, tapi hatinya tidak begitu. Dia cukup cemas dan merasa panas mendengar cerita Key. Namun, dia sembunyikan perasaan tersebut. Dia hanya tidak mau si namja planet itu jadi mengoloknya lagi. Setelah hanya karena masalah poni atau loli dia mengkritiknya, hm, dia tidak mau menunjukan satu kelemahan lagi pada orang itu. Cukup dia sendiri yang tahu bagaimana perasaan cemburu itu.

Kini Hyemi melihat tayangan iklan Minho yang kian menghimpit tubuh perempuan lawan mainnya ke dinding. Dia ingat, Minho sering melakukan itu padanya. Tidak aneh, tapi ini lebih menggelikan jika dibayangkan karena Minho melakukan itu dengan orang lain bukan dirinya. Menurutnya, CF itu tidak cocok diperankan oleh Minho. Minho terlalu manis dan kurang seksi. Tidak! Sebenarnya hyemi memang tidak rela.

“AAAAA!!!” teriaknya frustasi membuat Key melompat lalu berjalan cepat ke tempatnya.

WAE?!”

ANIYA! AKU HANYA KESAL!!” teriak Hyemi lagi sambil mencoba menelepon seseorang yang tak kunjung mengangkat panggilannya.

Hal itu jelas saja membuat Key yang awalnya merasa pesimis kalau Hyemi tidak akan cemburu merasa senang. Dia benar-benar bahagia karena akhirnya Hyemi yang terlihat cemburu sedang ingin mendapat konfirmasi Minho. Key pun tersenyum penuh arti saat ini.

***

Saat ini Key sedang memasak di dorm. Ini hampir malam dan dia memang akan memasak untuk para member yang ada di dorm nanti. Kalau tidak salah semua member memang akan pulang cepat pada malam ini, termasuk Minho. Namun, Key sengaja tidak memberi tahu Hyemi karena dia ingin melihat reaksi Hyemi yang nanti akan marah pada Minho ketika temannya itu pulang.

“Kau bantu aku masak, yeoja planet! Kau akan di sini sampai malam bukan? Cepat! Lebih baik bantu aku!”

“Tidak mau!” tolak Hyemi mentah-mentah yang jelas saja membuat Key jadi geram.

“Cepat! Kau ini gadis! Jangan kalah dengan laki-laki!”

“Masa bodo! Aku malas, Kibum!”

“Kau malas atau tidak bisa masak, huh?”

“Terserah!”

“Jangan seperti Minho yang hanya bisa memasak kimichi stew!”

Hyemi mendengus pada Key. “Dia tidak hanya bisa masak kimchi kok. Dia membuat spaghetti saat memancing bersama orang tuaku.”

“Eh? Kalian sudah sejauh itu? Jinca?” Key mendelik walau sedari tadi dia tetep fokus mengaduk sopnya. “Jadi hubungan kalian benar-benar serius?”

“Yah, karena ketahuan di publik itu, Kibum. Tidak ada alasan selain memperkenalkan seorang Minho. Lagi pula ayahku mau memarahinya karena dia suka sembarangan cium. Kau lihat media ‘kan? Aku begitu terkenal di sana.”

Mereka terus saja berdebat. Padahal Key hanya ingin Hyemi membantunya masak. Namun sayang, Hyemi terlalu keras kepala. Alhasil walau setelah berdebat panjang dengan Hyemi, tetap saja tidak membuat Hyemi tertarik untuk membantu Key memasak. Key masak sendiri dan dengan bodohnya gadis itu sekarang malah tiduran di sofa. Hyemi memang terlihat kelelahan. Dia sebenarnya kelaparan terlalu lama menunggu masakan Key.

“Dasar yeoja planet. Dia malah keasikan tidur di sana. Sedang aku, menunggu oven ini berbunyi ‘ting’ untuk bakery Kim-ku! Membosankan!”  umpat Key.

“Kenapa juga ada seorang perempuan seperti pacar Minho ini sih? Aneh! Dia adalah perempuan yang paling aneh dan tidak waras yang pernah kukenal. Dan tidak kusangka hal itu malah membuat Minho yang penuh karisma jatuh hati padanya.” dumal Key terus menerus pada Hyemi yang setia tertidur di sofa.

Kini Key pun jadi terdiam.

Beberapa menit kemudian, sudah bosan menunggu pencuci mulut matang, dia mencuri lirik pada Hyemi. Tidak sampai situ, dia kini berjalan menuju ruang TV untuk melihatnya lebih dekat. Dia menatap gadis yang sedang tidur begitu saja tanpa malu dengan mulutnya yang mangap.

“Benar-benar no manner!” kata Key.

Key terdiam lagi. Tapi lagi-lagi untuk kesekian kalinya gatal mencuri lirik pada Hyemi. Untuk beberapa menit kemudian dia melakoni aksi tersebut berulang-ulang, hingga pada akhirnya segurat senyum licik tiba-tiba terlukis di bibirnya.

“Aku punya ide!”

Key secepat kilat masuk ke wadrobe room untuk mengambil beberapa barang. Dia terlihat tergesa-gesa sambil tidak berhenti menahan tawa sepanjang jalan, hingga akhirnya kembali ke tempat Hyemi berada dan duduk di lantai memposisikan dirinya dekat dengan gadis yang tertidur pulas itu.

Key menyeringai penuh arti. “Yaa! Mampus kau yeoja planet! Siapa suruh tidur sembarangan!”

Key mulai dengan aksinya. Pertama-tama dia membenarkan wajah mangap Hyemi agar lebih mudah melanjutkan ide konyolnya. Dia menatap wajah itu seksama dan tidak tahan hingga kemudian menjauhkan dirinya lagi untuk tertawa.

Key masih terkekeh. Entah dari mana ide kejahatan ini berasal, yang jelas dia terlalu bahagia memikirkannya bahkan sebelum memulainya.

Key membuka salah satu box tinggi. Itu box make-up. Sepertinya dia memang berencana untuk merias Hyemi. Namun, tentu saja dengan riasan yang berbanding terbalik dengan kata cantik.

“Minho pasti akan terkejut!” katanya tidak tahan lalu berlari ke kamar secepat kilat dan tertawa puas. Sudah sedari tadi, sebelum memulai aksinya dia benar-benar kesulitan. Yeah, kesulitan karena tertawa dengan ide gilanya itu.

Key kembali lagi masih menahan tawa dengan punggung tangannya. Dia benar-benar hampir menangis membayangkan wajah Hyemi yang polos itu akan dia buat seperti topeng monyet.

“Yeah! Aku harus bisa!” gumamnya menyemangati ide jahatnya.

Key mulai dengan aksinya. Dengan perlahan ia memolesi fondation ringan pada wajah Hyemi. Hebat! Hyemi tidak bergerak sedikit pun. Setelah selesai dengan fondation yang tidak membuat Hyemi terbangun, Key lanjut dengan menaburkan bedak di wajah Hyemi sambil menepuk-nepuk kasar, bahkan sesekali seperti terkesan menganiyaya gadis tersebut, dan lagi-lagi tidak disangka-sangka Hyemi tidak bergerak seperti habis meminum obat tidur. Dia benar-benar tidak sadar.

“Kau memang cocok jadi istri Minho! Dasar sleeping ugly!” umpat Key namun tetap melanjutkan aksinya mengolesi beberapa riasan.

Key memberi warna gelap pada mata Hyemi, sengaja membuat efek seperti wanita yang sudah memar sehabis dianiyaya. Tak lupa dia pun memberikan pensil alis serta eyeliner yang berlebihan. Benar-benar membuat riasan mata Hyemi jadi menakutkan dan terkesan suram.

Klek!

Tiba-tiba seseorang masuk ke dalam dorm, membuat Key melompat kaget dari tempat keisengannya. Dia terkejut bukan main.

Hah, dia mengelus dada saat menyadari yang masuk bukan orang yang dia takuti. Itu Jonghyun. Dan Jonghyun pun sempat melompat juga saat melihat Key sedang bereksperimen dengan wajah Hyemi yang tertidur.

Key segera meletakan jari telunjuk di bibirnya sendiri agar Jjong tidak berteriak.

Yaa~ kau sedang apa, Kibum?” bisik Jonghyun.

“Aku sedang mengerjainya, hyung. Siapa suruh tidur sembarangan di dorm laki-laki.”

“Ah, begitu. Ya sudah lanjutkan saja. Aku mengantuk dan capek.” ucap Jonghyun masih berbisik lalu beralih ke kamarnya tidak peduli.

Key menghela nafas lega. Dia kini bisa melanjutkan eksperimennya lagi dengan tenang.

“Pipi jelek sepertimu harus kuberi kesan tomat busuk.” katanya memolesi blush-on berwarna pink secara berlebihan. Key tertawa, tapi tiba-tiba tercengang dengan hasil eksperimennya sendiri. Dia jadi terdiam dan menatap gadis itu dalam. Hyemi tidak terlihat jelek, justru sebaliknya. Hal itulah yang membuat Key berubah jadi terdiam.

Wajah yang tadi ingin dia buat menjadi topeng monyet, justru sebaliknya. Efek blush-on saja, membuat riasan mata yang dark tadi tiba-tiba jadi smokey eyes! Hebat, pekiknya dalam hati.

Key mengambil make-up remover, dan dengan nalurinya dia menghapus cacat make-up yang ada di mata Hyemi. Kini tangannya bergerak sendiri mengikuti kemauannya. Dia memolesi warna eyes shadow senada dengan pipi Hyemi yang kini merona. Dia mengolesi lip gloss di bibir Hyemi yang berujung membuatnya menelan ludah dengan berat hati. Dan kini lagi-lagi dia terdiam.

Key menutup alat make-upnya cepat. “Ah!! Kenapa jadi seperti ini?!” teriaknya frustasi lalu menghambur ke dapur lagi. Secepat kilat ia duduk di meja makan dan terdiam lagi untuk sekian kalinya.

“Kenapa si Hyemi jadi terlihat cantik begitu? Bukannya aku tadi mau membuatnya jelek?! Er~!!”

~ To be continue~

~This story is mine. This plot is mine. Say no to plagiarsm.~
~ Publish by mamotho @https://mamothozone.wordpress.com/ ~

Mamotho’s note:

-Hai hai hai hai!! Ini kupublish untuk  Annivesary Homi!! Labil kan?  Dan lanjutannya masih lama oke -__-“ Harap maklum, ne :*

 

Advertisements

About mamotho

Special Girl. Always loved her self, and know what makes she herself happy. Fangirlling is also her spirit (ʃƪ˘ﻬ˘) SHINee is her oxygen too!

Posted on 14 July 2012, in CHRONICLES, HOMI couple, Jealous me!, SEQUEL, SHINee FF and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 97 Comments.

  1. hahaha. Sumpah yh, key jahat*rada sebel sama nie orang, baca hyemi dikerjain lagi tidur. Bagus thor,

  2. haha.. key mw jahatin hyemi malah bikin dia jd cantik..

KOMEN YO ( ˘ з˘ )/

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: