Namjachingu – Jinki with Onew Condition (Condition 8)

JOC- Condition 8
–Our foolness!–

Author :  mamoTHo
Title : Namjachingu – Jinki with Onew Condition
Main cast : Lee Jinki (Onew), Han Jira (Urara)
Suport cast : Minho, Taemin, Jonghyun, Key
Lenght : Sequel
Genre : Romance – friendship – humor – sad
Rate : PG 13

This Story©mamoTHo

++(T^T)++

_JINKI POV_

Hari ini aku pulang. Ini tepat hari ketujuh dari konser amal itu. Dan selama tujuh hari ini pula aku tidak menghubungi yeojachingu-ku. Padahal setelah kami liburan di Gwangju setidaknya seminggu / bahkan dua hari sekali kami sering menghubungi. Namun, apalah daya.. dari pada aku diomeli olehnya lagi dan lagi karena meninggalkan handphoneku, aku terpaksa tidak menghubunginya. Biar dia galau sekalian.

Yah, anggap saja aku cukup sekali diomeli saat nanti bertemu dengannya. Lagi pula, aku akan memberi kejutan sebagai tanda maafku sebagai seorang namjachingu yang memang sulit untuk menjadi tidak konyol di depannya. Yeah, padahal aku sendiri tidak merasa konyol sama sekali.

Di pesawat ini aku sama sekali tidak mengantuk. Padahal sebenarnya aku lumayan merasa lelah.  Pikiran, fisikku, selama ini terlalu terporsir untuk melakukan kegiatan – kegiatan yang melelahkan. Pekerjaanku, ya.. memang seperti itu. Aku tetap suka menjalaninya. Sebagai seorang entertaint kita harus mencontohkan yang baik, bukan? Jadi, jangan pernah mengeluh, kataku dalam hati yang menyemangati diri sendiri sebenarnya.

Aku memutuskan mendengarkan musik di pesawat ini. kurasa musik classic cocok untuk menenangkan pikiranku. Hmm, aku tidak sabar ingin bertemu dia, Jira, siapa lagi, gumamku dalam hati.

Seratus ide sekarang muncul di kepalaku untuk memberikan kejutan padanya. Yang jelas, harus meriah. Aku tidak pernah berbuat suatu hal yang meriah padanya. Aku sadar hubungan kami ini flat dan monoton. Yah, sekali – kali aku ingin beda. Boleh lah, pikirku tidak sabar akan ide briliant pertamaku.

Untung saja, aku membeli souvenir cantik dari tiap negara untuknya. Yeah, bisa dibilang sogokan. Coba, aku harus keluar berapa banyak won untuk semua ini. Ah, terlalu perhitungan. Aku bukan namja yang seperti ini, gumamku dalam hati.

Cupcake. ya, aku harus mencari cupcake sebelum menyusun rencana, pikirku kemudian. Cupcake adalah kesukaannya. Ah~ sebenarnya makanan apapun juga kesukaannya. Namun, hanya kue yang satu itu yang di favorite-kan olehnya. HAN JIRA, sudah berpipi chubi juga tetap saja doyan ngemil. Ah. . tak apa… selama berat badannya masih terlihat proporsional di mataku. Tidak masalah.

Setelah menempuh perjalanan yang melelahkan ini akhirnya aku tiba di Seoul dan aku sudah memutuskan untuk tidak langsung pulang ke dorm, tapi langsung melanjutkan aksi yang mengejutkan ini untuk yeojachingu-ku yang manis. Aku yakin dia pasti terkejut melihat Lee Jinki mendadak seperti ini.

“Haha..  aku pun bisa jadi romantis.” Kataku girang sendiri dan membuat orang – orang di jalan memperhatikanku. Aku Lee Jinki, Leader salah satu contemporary band yang di lahirkan Sment. Apa mereka tidak sadar ini aku, pikirku sambil melihat orang –orang yang berlalu lalang.

Aku berjalan menuju apartemennya Jira. Kuharap dia belum mengganti pin apartemennya, Pikirku tidak sabar.

Setelah capek menempuh perjalanan dengan berjalan kaki ini, akhirnya aku tiba di gedung apartemen yang tinggi –tempat yeojachinguku tinggal. Aku menaiki lift setibanya di sana. Hari ini adalah hari dimana dia ada jadwal kuliah, aku tahu itu. Yeah,  itu sedikit membuatku agak luang untuk menguasai apartemennya saat dia tidak berada disana.

Kini, aku sudah sampai di apartemen bernomor 55. Aku memencet pin itu.

Klek,  pintu terbuka. Ternyata Han Jira masih berbaik hati untuk tidak mengganti pin apartemen ini. Padahal beberapa minggu yang lalu dia risih karena aku selalu datang dengan mendadak. Bahkan dia sempat menggurutu, menyesal, dan sering mengumpat di depanku karena telah memberi Pin apartemennya padaku.

Aku masuk dan mencium bau rose, parfume ruangan favoritnya. Dia tidak pernah mengganti wewangian ini. wangi sih… Tapi aku bosan mencium ini terus saat ada di apartemennya. Haruskah aku berinisiatif menggantinya dengan wangi lavender favorite-ku? Pikirku. Ah tidak. Dia bisa pusing kalau tidak mencium wangi rose untuk sehari saja.

Karena tahu dia sangat menyukai wangi bunga yang satu itu, makanya aku pun tidak lupa membawa bunga rose yang kupegang ini untuknya, supaya dia lebih lebih lebih mencintaiku mulai hari ini. Yeah, mianhae MVP, aku punya seseorang yang kucintai saat ini, gumamku dalam hati tak penting.

Aku melepas sepatuku dan menaruh di belakang pintu agar dia tidak sadar saat masuk. Aku tidak akan kaget dengan yang ada di dalam apartemennya nanti. Ini lebih mendadak dan aku sudah tahu , pasti aku akan melihat beberapa pemandangan yang merusak mataku di dalam apartemen ini.

Aku masuk lebih dalam sambil menggendong tas yang berat dan menenteng sekotak cupcake. Kunyalakan ruang tengah apartemen itu. HAH suksesss!!! Tepat dugaanku. Dia memang pintar dalam mengurus orang dan rumah. Tapi tidak pintar mengurus dirinya sendiri. LIHAT LAH RUANGAN INI SUDAH SEPERTI KENA TEROR BOM BALI!!!! Pekikku dalam hati.

“Haishhh….” aku mulai mendesah mengetahui kenyataan kalau aku butuh waktu lama untuk memberi kejutan untuknya gara – gara harus membereskan ruangan ini.

Aku meletakan bawaanku dan mulai dengan aksiku untuk membereskan apartemen  yeojachinguku tersayang. Haduh, semoga dia cepat sadar untuk menjadi orang yang apik(apik tuh kaya sejenis telaten). Bukannya dia akan menjadi anae(istri)- ku kelak. #Upsss..

Setelah membereskan semuanya, akhirnya aku bisa menata ruangan ini. Aku sangat lelah melakukan semua ini sendirian. Terlebih lagi hanya karena ingin menciptakan suatu kejutan untuknya.

Balon – balon hati sudah melayang sampai ke atap. Siap ! sangat cantik. Balon – balon biasa pun sudah bertebaran di lantai. Wuah sangat meriah ruangan ini.  Meja juga sudah kutata sedemikian hebohnya. Semuanya sudah siap, gumamku semangat.

“Ahaha~~~~ kita akan berpesta.” Ucapku girang sambil menoleh ke arah jam dinding yang diletakan di atas Tv.

Sekarang sudah jam 3 sore, itu artinya sebentar lagi dia akan pulang. Sebaiknya aku matikan dulu lampu ruangan ini, dan siap untuk berdiri di balik dinding yang sudah dipastikan tidak akan dilihatnya kalau dia baru masuk dari pintu apartemen itu. Pokoknya begitu dia masuk akan kukejutkan dengan menyodorkan buket mawar merah ini, dan menyalakan lampunya. Pasti dia kaget aku buat poster lebay  seperti itu, pikirku sedikit ingin tertawa.

Klek, suara pintu apartemen ini sepertinya terbuka. Aku pun mengintip sedikit kesana.

“Sudah sampai deh…”

Itu suara Jira. Dia berbicara dengan siapa? Pikirku sambil menyembulkan sedikit kepalaku untuk melihat dia berbicara dengan siapa.

“Kau pulang ya? Annyeong…”

Oh Minho? dia masih suka mengantar Jira rupanya. Ternyata dia hoobae yang –

Aku tercekat tidak bisa berpikir lagi. Bahkan tidak bisa meneruskan pikiranku yang ingin mengatakan bahwa dia hoobae yang baik. Nafasku pun ikut sesak, bahkan tubuhku tiba- tiba mati rasa saat melihat Minho menarik yeojachingu-ku dan menciumnya. Apa – apaan namja itu? Apa yang di lakukannya? Mencium Jira yeojachingu-ku??

Aku terlalu shock hingga tak bisa bergerak bahkan kepalaku jadi pusing mendadak. Kakiku sedikit bergetar dan tanganku sudah mengepal mencengkram buket bunga ini keras. JIRA diam saja.. dia tidak mengelak sedikitpun. Walau aku sudah menciumnya tanpa sepengetahuannya, tapi tetap saja ini salah, dan tidak bisa dibiarkan karena mungkin ciuman Minho ini adalah ciuman pertama baginya.

Argh!!!!! Kepalaku rasanya ingin meledak melihatnya. Apa – apaan mereka? Apa mereka seperti ini tanpa sepengetahuanku? JIRA…. hatiku makin mencelos melihatmu dirangkul seperti itu oleh Minho. Dan aku, dengan bodoh, masih terdiam disini menyaksikan mereka berdua yang melakukan hal itu di depanku.

Aku tidak kuat berdiam disini. Dengan lemas akhirnya kuputuskan untuk pergi dari sini melewati mereka berdua yang masih berdiri di ambang pintu sambil berciuman.

Benar – benar mengecewakan, batinku dalam hati.

Aku mendengar langkah kaki yang mengejarku. Aku tidak mau menoleh.. sudah cukup kuberikan senyum terakhirku saat pintu lift menutup. Aku sungguh bahagia melihat wajahnya. Namun, wajah yang kulihat justru terlihat cemas tidak ceria seperti biasanya. Jira, maafkan aku, aku sudah sangat tidak berguna saat ini, gumamku dalam hati merasa yang bersalah atas kejadian barusan adalah diriku.

Aku memang bodoh, cukup bodoh untuk di khianati oleh Minho. Kenapa dia tega sekali mencium Jira seperti itu? aku tahu, dia memiliki pengalaman dengan puluhan yeoja selama ini, tapi, kenapa harus dengan Han Jira, satu- satu nya yeoja masa depanku.

Aku berjalan, tidak menghiraukan teriakan dari Jira. Aku tidak ingin berbalik melihatnya lagi dan memperlihatkan wajah kecewaku, atau malah wajah menyedihkanku ini. Hatiku sungguh terluka. Aku sangat terluka.

“JAGI-YA!!” aku mendengar jeritannya. Jagi? Pikirku. Itu kali pertama dia memanggilku dengan sebutan itu. dan bodohnya, kenapa aku jadi berhenti melangkah saat ini.

Jira memelukku dari belakang saat aku berusaha untuk menghindar dan terus tidak mengacuhkannya. Aku sungguh tidak bisa bicara kali ini. Di seluruh kepalaku yang ada hanya emosi. Aku tidak bisa bicara dengan jelas dan berpikir jernih saat ini. Aku sungguh tidak mau dia ada di dekatku saat ini.

Dia sangat keras kepala, walau aku beberapa kali meminta dia melepaskankku.

“Jebal, lepaskan aku.” Aku terlalu bodoh untuk mengucapkan hal itu. jadi, pikiran dan julukan orang tentang sangtae itu kurasa benar. Aku memang sangtae. Aku memang bodoh, rutukku terlalu kesal dalam hati.

Jira tidak mau melepaskannya. Aku tidak bisa seperti ini. Kepalaku, pikiranku saat ini selalu diperlihatkan oleh bayang – bayang dirinya dan Minho yang berciuman. Tidak, aku terlalu kesal… aku terlalu sedih.. dan ini terlalu menyakitkan untukku. Dan, aku tidak pernah menyangka bahwa aku terluka untuk pertama kalinya karena seorang yeoja. Dan, sialnya, aku menangis. Aku sendiri tidak kuat diperlakukan seperti ini. Aku memang pria yang lembek.

Akhirnya aku bisa melepaskan tangan Jira yang melingkar memelukku dari belakang. Aku harus melepaskannya walau aku tahu kata – kataku saat ini 100% adalah perkataan orang yang sedang marah.

Han Jira, walau aku telah membuatmu menangis sehebat ini. Kumohon, jauhi aku untuk sementara waktu. Aku butuh berpikir, gumamku dalam hati sambil pergi meninggalkannya.

_JINKI POV END_

++(T^T)++

_AUTHOR POV_

Sore yang dingin ini, di apartemen Jira – yeojachingu Jinki sedang menangis karena kebodohan seorang hoobae yang akhir- akhir ini dekat dengannya. Betapa sakit hatinya saat mengetahui Jinki tiba – tiba tidak mengacuhkannya, tidak bertanya bahkan bersabar untuk mendengar penjelasan yeoja itu, walau pun sebenarnya yeoja itu pun bingung dengan apa yang harus dijelaskannya.

“HUEEEEEEEEEE!!!!!!!!!” pekik Jira yang menjerit disertai tangisan. “HUAAAA…. LEE JINKI MIANHAE!!!!!!!!” pekiknya lagi saat menyadari apa yang dilakukan seorang Jinki di apartemennya tadi.

“Noona..” panggil Minho sambil menyentuh bahu Jira namun Jira menepisnya dan menatap tajam padanya.

“YAA!!!! APA YANG KAU PIKIRKAN, AH????” bentak Jira marah pada namja yang sekarang juga ikut menunjukan ekspresi cemasnya.

“Noona, akan ku jelaskan pada Onew hyung.”

“Apa yang kau mau jelaskan?? Kau mau bilang kalau kita sering seperti itu padahal tidak sama sekali???!!!” cerca Jira dengan wajah yang merah saking marahnya.

“Noona, aku kelepasan. Habis Noona dingin sekali padaku.” ucap namja itu dengan tampang yang tidak berdosa.

“Sekarang kau malah menyalahkanku??!! Ditaruh dimana otakmu Choi Minho!!!!” cerca Jira lebih sengit lagi.

“Noona…” Minho mengambil tangan Noona tersebut menggemgamnya walau Jira berusaha melepasnya.

“Noona dengar aku dulu..” pinta Minho sambil berusaha memegang lengan noona itu hingga Jira tidak kuat melepaskan tangannya dan hanya bisa mendelik sebal pada namja tidak tahu diri itu.

“KAU!!! KAU HOOBAE YANG JAHAT!!!!!!!!” Teriak Jira yang akhirnya membuat genggaman Minho mengendur .

Setelah gusar dan jengkel dengan Minho,  Jira pergi keluar apartemennya lagi. Dia berniat untuk pergi mengejar Jinki ke dormnya. Dia sekarang sungguh nekat. Tidak peduli apa yang akan di katakan orang – orang, pokoknya dia harus bertemu dengan Jinki dan menjelaskan semuanya.

Sudah jam 7 malam dan udara di Seoul sungguh dingin. Jira tidak sempat mengambil coatnya. Dia juga tidak sempat mengganti semua tatanan yang ada di tubuhnya. Dia tahu dia merasa pegal menggunakan heels tapi dia menahannya. Mungkin dinginnya angin malam tidak berasa lagi untuknya karena dengan menangis hebat sepanjang jalan dia jadi merasa hangat.

Minho masih berjalan mengikuti yeoja itu di belakangnya. Dia menjaga jarak dari yeoja itu. Takut kalau Jira meledak – ledak lagi membentaknya seperti di apartemen tadi. Ini tempat umum dan Minho yakin itu tidak akan menghilangkan kemarahan Jira padanya kalau Minho tiba – tiba mengusiknya saat ini.

Aku baru tahu kalau Noona marah dia sangat meledak – ledak. kenapa aku mencium Noona tadi? Apa aku hilang kendali?  Dia itu pacar Onew hyung, aku tahu itu. Jangan bilang karena aku sering mencium gadis maka aku seenaknya memperlakukan dia seperti itu. Bodoh, umpat  Minho dalam hati merasa khawatir karena tindakannya itu akan merusak hubungannya dengan Jira.

Jira yang masih berjalan sambil memegang buket mawar itu masih menangis hebat. Dia tidak malu menangis dijalanan. Padahal beberapa pasang mata memperhatikannya bahkan merasa iba. Anak kecil yang  berjalan berpapasan dengannya pun ikut memperhatikannya. Bahkan ada seorang  gadis kecil yang menghentikannya dengan menarik baju Jira dan dengan berbaik hati memberikan permen loli besarnya pada Jira.

“Eonni…” panggil gadis cilik itu.

“Nde? “ Jira merasa bingung namun tetap menangis.

“Ini.. ambilah. Jangan menangis lagi.. aku jadi ikut sedih. Eonni sangat cantik, jadi jangan menangis ya.” Ucapnya pada Jira yang membuat Jira menangis makin hebat dan memeluk yeoja cilik tersebut.

Hueee…… aku jadi ingat pada keysha dan keyra… ottokhae!! Aku sungguh memalukan, kata jira dalam hati pada diri sendiri.

Pandangannya tiba – tiba menangkap seseorang yang dibencinya tidak jauh dari tempat dia memeluk yeoja cilik itu . Minho. Dia menatap tajam serta penuh kebencian pada namja itu.

Jira menaiki sebuah bus mini, dia kini sedang duduk di pojok sambil memandang keluar dan masih sibuk dengan tangisannya yang tidak terhenti itu. Minho jadi merasa tidak enak karena ini adalah rekor pertama untuknya membuat orang menangis selama itu, dan sialnya yeoja itu adalah yeoja special di hati Minho.

++(T^T)++

Jira memandang terus keluar dengan tatapan kosong. Dia memutar balik pikirannya ke beberapa hari yang lalu. Dia menyesal karena dia terlalu plin plan selama ini. Bahkan, sempat mengumpat namjachingu-nya yang kelewat cuek terhadapnya. Semua salah, pikir Jira. Namun dirinya lebih salah karena membiarkan Minho terlalu dekat dengannya.

Apa yang harus kulakukan? Padahal aku baru saja membicarakan hal ini dengan Minho. Bukannya kita sudah sepakat tidak akan bertemu sampai Jinki pulang dan kembali normal seperti biasanya.

Jira flashback..

Beberapa saat yang lalu saat Minho meminta Jira menceritakan semuanya. Mereka berdua pergi ke kedai ramen untuk makan siang bersama.

“Baiklah ceritakan padaku kalau begitu. Aku kan tong sampah berjalan bagimu.”

Tiba – tiba saja ucapan tidak mengenakan itu terlontar dari Minho yang biasanya bersikap manis di depan Jira. Hal itu jelas membuat Jira jadi tidak enak, dan merasa bersalah karena telah membuat Minho berpikiran seperti itu.

Atsmorfir saat itu sungguh tidak menggenakan. Sudah beberapa jam, baik Jira maupun Minho lebih banyak diam ketimbang saling berbicara. Padahal mereka biasanya selalu akrab dan sering mengobrol.

Setiap Minho ingin mulai percakapan. Dia selalu jadi ragu karena sedari tadi hanya melihat Jira yang  makan dengan malas padahal Jira sendiri yang bilang padanya akan menceritakan sesuatu. Bahkan Jira yang dilihat olehnya itu hanya sering mengaduk – aduk ramen yang di pesannya, bukan memakannya. Minho pun jadi malas makan, sekalipun ramen adalah makanan yang sangat disukainya.

“Noona kau kenapa diam saja?” akhirnya Minho memberanikan diri untuk bertanya.

Jira hanya menatap hoobae itu, dan terlihat bingung.

“Noona, Padahal kemarin kau baik – baik saja. Aku lebih senang melihatmu tertawa dari pada seperti ini. Jebal, kalau kau seperti ini aku jadi merasa bersalah.”

“Bersalah kenapa? kenapa kau selalu merasa bersalah saat aku sedikit berubah padamu?” akhirnya Jira pun angkat bicara.

“Tidak tahu. Aku hanya tidak enak melihat Noona seperti ini. Dan aku cukup tahu noona.. Noona itu tidak pandai berbohong. Jadi, akhir – akhir ini aku memang menyadari kau agak berubah.”

Jira kemudian duduk tegap dan menatap hoobae-nya. Dia mulai serius masuk ke dalam percakapan, dan mulai memberanikan diri untuk bicara akan hal – hal yang  membuatnya resah akhir – akhir ini.

“Minho!” panggil Jira agak lantang membuat Minho yang tadi baru saja meneguk minumnya langsung menatap Jira.

“Kenapa? sudah mulai ingin bercerita?” tanya Minho agak mencibir.

“Sebenarnya, em, sudah lama aku ingin bilang ini padamu.” ucap Jira agak ragu.

Air muka Minho sedikit berubah karena Jira juga terlihat tiba – tiba  menjadi serius saat ini.

“Bi- Bisa tidak kita tidak usah seperti ini lagi?” pinta yeoja itu terbata – bata takut permintaannya melukai perasaan Minho yang saat ini menjadi teman untuknya.

Minho agak mengerti maksud Han Jira saat mengatakan hal itu. Dia kini mulai menyadari kalau akhir – akhir ini dengan sifat noona yang berubah pada akhirnya akan menjadi seperti ini.

Minho hanya menatap Jira dengan mata sendunya.

“Seperti ini.. mengajakku jalan. Datang ke apartemenku. Menghabiskan waktu denganku. Mengirimiku message. Memberi perhatian berlebihan padaku dan peduli padaku. Bisa tidak kau tidak usah seperti itu padaku?” pinta Jira bersama dengan detil perilaku Minho yang membuat dia gerah.

“Kenapa  Noona? Apa aku menyusahkanmu?” tanya Minho masih bisa berpikir tenang.

“Aniya.. akhir- akhir ini aku merasa kau sedikit agak berubah peran. Apa kau baru saja merasa dirimu menjadi Jinki? Aku sering merasa kau jadi bertindak seperti namjachingu-ku.” Terang Jira pada Minho, “Mian, aku terlalu percaya diri mengatakan itu.”

“Noona, aku sebenarnya—“

“Minho kalau kita lama- lama seperti ini, ini akan menyakitiku,  kamu dan Jinki. Aku tidak bisa seperti ini.” ucap Jira makin serius menyela Minho  yang belum selesai bicara.

Minho menghela nafas, “Noona, apa kau masih menganggap kalimat yang kulontarkan beberapa saat yang lalu serius? Aku bercanda saat itu.” ucap Minho sambil masih terlihat tenang, “Noona, kau benar- benar aneh!”

“Ne, aku jadi aneh. Aku jadi bingung pada perasaanku sendiri. Aku jadi ragu. Aku bisa benar-  benar ragu jika terus- terusan ada di dekatmu saeng..” lanjut Jira sambil merasa bersalah tapi tetap menatap namja yang ada di depan matanya.

“Aku tidak bisa kalau tidak bertemu dengan Noona. Aku tidak bisa bersifat seolah – olah tidak mengenal kau Noona. Bukankah kita ini berteman?”

Jira menghela nafas, entah sudah yang keberapa kalinya, “Ya,  mungkin kau tidak punya pemikiran seperti itu. Mungkin hanya aku saja. tapi. Kurasa kita memang tidak usah bertemu  sampai Jinki pulang.”

Hening sejenak.

“Kita memang teman, kau baik padaku, dan aku senang, bahkan kau melebihi Jinki saat perhatian padaku.” Lanjut Jira lagi.

“Noona, kau jangan melarang – larangku. Aku tidak pernah berpikir, bahkan untuk sehari saja tidak tahu kabar apapun darimu.”

Deg. Hati Jira berdebar saat mendengarkan kata – kata itu. itu kata – kata terbodoh yang pernah dia dengar dari orang lain selain Jinki.

Minho terdiam dan mengamati Noona yang sedang diam tanpa ekspresi didepannya. Dia menggenggam tangan Jira dan Jira tidak melepaskannya.

“Noona, apa kau menyukaiku?” tanya Minho sedikit berani.

Jira langsung membulatkan matanya dan menatap hoobaenya dengan emosi karena telah melontarkan pertanyaan seperti itu. Jira tidak menjawabnya. Minho pun tidak menanyakan lagi yang akhirnya membuat mereka diam cukup lama.

“Baiklah Noona. Aku tidak akan seperti ini lagi. kita pulang yah?” ajak Minho pura – pura melupakan masalah apa yang mengantarkan mereka jadi canggung seperti ini. “Ayolah noona,  jangan serius seperti ini.”

“Aku akan pulang sendiri Minho.” ucap Jira pada akhirnya sambil membuang wajah pada Minho.

“Aku tidak akan pulang kalau kau tidak pulang.” Ancam Minho.

“Bukannya kau tadi bilang tidak akan seperti ini lagi, saeng? Kenapa malah mengancamku.”

Namja itu malah tersenyum  padahal orang yang ada di hadapannya sedang serius.

“Hehhe..” dia cengengesan. “Yang terakhir deh Noona. Aku janji. Setelah Jinki pulang semuanya akan membaik seperti semula. Aku tidak akan berlebihan padamu.” Ucapnya sambil mencubit pipi Jira. “Aku ingin tetap mengantar dan janji tidak akan masuk apartemenmu dan langsung pulang.”

Jira Flasback End..

Semua salahku. Karena aku menginjinkan dia mengantarku semuanya jadi berantakan.   Arghhh… aku benar – benar murka pada namja itu!!!!

++(T^T)++

Jira akhirnya sampai di Dorm tempat peristirahatan member. Ini memang kali pertama Jira mengunjungi dorm SHINee ini. Dia memang mempunyai alamat ini karena Jinki pernah memberikannya.

Tiba – tiba saja dia  terlihat ragu saat ingin menaiki lift. Ragu akan apa yang akan dia lakukan saat setibanya sudah sampai bertemu dengan Jinki. Ragu dengan apa yang akan dia jelaskan saat bertemu dengannya, dan ragu akan apa yang nanti diterimanya saat tiba disana.

Rambut Jira sungguh terlihat berantakan. Dia sungguh frustasi dengan hal yang menimpanya saat ini. Dia sendiri tidak menyangka kalau Jinki itu ternyata namja yang bebal dan menyebalkan karena sudah tidak peduli dengannya. Padahal namja itu sudah datang menghampirinya.

Minho masih setia mengawasi langkah Jira di belakangnya. Dia berdiri agak jauh agar Noona itu tidak memandangnya lagi dengan sinis , berharap jangan sampai mengeluarkan kata – kata yang pedas pada dirinya.

Sudah saatnya naik lift mereka berdua masuk bersamaan. Jira belum mau menggubris Minho yang kini berada satu ruangan di lift tersebut. Minho tahu Jira pasti akan pergi ke dorm dan dia tidak melarangnya. Minho juga tahu semua ini salahnya makanya dia tidak banyak bicara pada yeoja tersebut dan lebih memilih diam untuk berkutat dengan pikirannya.

Minho hanya mencuri pandang pada yeoja tersebut berharap Jira akan balik memandangnya. Namun salah. Yeoja itu lebih memilih memandang ke atas atap lift menahan tangisnya dan seringkali hanya meniup udara kosong di depannya membuat Minho jadi merasa sangat bersalah.

Ting, suara Pintu lift sudah terbuka.

Mereka hampir keluar bersamaan tapi karena Jira sudah melotot pada namja jangkung yang baru saja dimakinya , akhirnya Minho mundur mempersilahkan Jira keluar terlebih dulu.

Jira memegang kedua tangannya. Sebenarnya tangannya berkeringat namun dia hanya ingin memberi kekuatan pada dirinya sendiri agar berani untuk memencet bell pintu dorm ini. Wajah Jira kini terlihat pucat dan gugup.

Han Jira.. kau harus minta maaf walau kau sendiri bingung harus minta maaf akan hal apa. Semoga Jinki lebih bisa menerimaku sekarang , ucapnya dalam hati memberi semangat pada diri sendiri sambil menyeka pipinya yang basah karena airmatanya.

Tet.. te… tteeet…. bel apartemen tersebut Jira pencet. Tidak lama kemudian sebuah suara dari interphone muncul.

“Siapa diluar???”

Jira terdiam karena bingung harus menjawab apa. Mana mungkin dia menjawab Jira. Jira? Siapa Jira? Semua pasti tidak tahu. Yap, semua tidak mungkin tahu siapa Jira dan ada keperluan apa datang ke dorm mereka , karena yang tahu hubungan Jinki dengan Jira hanya Minho seorang.

“Aku Minho kibum!” Minho tiba – tiba berbicara dengan tujuan membantu Jira yang terlihat kebingungan itu. Dia tersenyum pada Jira, namun Jira hanya menatap tajam padanya.

“Kau pake sok pencet bel segala. Plis deh keroro!” cibir Kibum namun membuka pintunya.

Klek, pintu akhirnya dibukakan. Jira masuk melesat ke dalam. Dan langsung disambut oleh Kibum yang melompat kaget saat itu juga. Apalagi namja yang bernama kibum itu makin membulatkan matanya ketika seorang namja jangkung yang di belakang yeoja itu ikut masuk.

“Yaa.  Kau si—?” belum selesai Kibum menyahuti Jira yang masuk dengan sangat ‘sopan’, Minho sudah lebih dulu meletakan jari telunjuk di bibirnya dengan maksud  agar kibum jangan banyak bertanya.

Jira masuk lebih dalam ke dorm yang masih asing baginya. Dia melesat keruang tengah dan mendapati seseorang yang  berambut jabrik sedang tidur disofa mendengarkan musik dengan earphone-nya. Namun, lagi – lagi kedatangan Jira membuat namja tersebut shock.

Itu Kim Jonghyung. Jonghyun langsung bangun dan membulatkan matanya saat melihat yeoja asing yang memakai baju kemeja transparan hijau itu masuk ke dorm mereka –keruang tengah dimana Jjong sedang asik bersantai. Padahal sebelumnya tidak pernah ada yeoja asing yang masuk selain coordi Noona.

Minho menggeleng – geleng kepalanya pada Jjong yang sudah mau berteriak pada yeoja itu. Itu sukses membuat Jjong menurut walau masih menaikan alisnya. Terutama saat dia juga melihat ke arah kibum yang tiba – tiba ada di belakang Minho ikut  menaikan kedua alisnya bingung dengan situasi ini.

“Minho hyung sudah pulang???” sahut suara namja sambil menutup kulkas.

“Ahhh kumplit deh member hari ini di dorm –“

Bahkan namja yang berambut ikal ini pun tidak menyelesaikan kalimatnya karena saat menengok ke ruang tengah dia  melihat sosok yang sama sekali asing baginya. Tapi karena sudah lebih dulu melihat Jjong dan  Kibum terdiam tidak berkutik, akhirnya namja yang bernama Taemin ini pun memilih untuk bungkam tidak berkomentar.

Jira melihat sekelilingnya. Dia dikelilingi oleh 4 orang namja yang dia kenal sebagai member SHINee. Namun, dia tidak mendapati seseorang yang ingin dia temui di ruangan tersebut.

Jinki. Dimana Jinki?? Pikir yeoja itu panik.

Dengan ragu dia berjalan ke salah satu pintu yang tertutup. Letaknya tepat disamping dapur. Dia memberanikan membuka pintu itu.

“Yaa, dia siapa Minho?” bisik Kibum pada Minho yang terus memperhatikan yeoja itu. “Kenapa dia sembarang masuk kamar Onew hyung?”

Minho tidak menanggapi pertanyaan dari Kibum. Hingga membuat Kibum, Jjong dan Taemin saling menatap bergantian dan mengangkat bahu mereka.

Klek, pintu itu berbunyi saat Jira membukanya. Di ruangan asing tersebut terlihat 3 pasang ranjang yang berjejeran.  Pandangannya tertarik pada salah satu ranjang yang letaknya di tengah. Disana dia melihat seseorang sedang tidur sambil membalikan badannya ke bantal.

Itu Lee Jinki, Pikirnya. Dia tahu itu Lee Jinki karena setelan namja itu belum berubah sama sekali dari yang tadi sore ia temui.

“Jinki -ssi..” panggil Jira dengan ragu.

Mendengar suara itu namja yang dipanggil langsung menoleh. Dia berusaha melihat dengan matanya yang masih menyipit itu. Tanpa berkata apa – apa, dia langsung bangkit dan langsung berjalan ke arahnya. Dengan satu gerakan dingin, dia menarik tangan yeoja itu dan membawanya keluar dari kamar itu.

“Yaa! Jinki jebal.. dengarkan aku!!” kata Jira memohon. Tapi, Jinki lebih suka diam dan terus dengan aksinya menyeret yeoja itu untuk keluar dari kamar dorm.

“YAA!!! AKU TIDAK SEPERTI YANG KAU PIKIRKAN LEE JINKI!!!!” teriak Jira .

Semua member yang ada di ruang tengah langsung terbelalak ketika mendengar suara seorang yeoja yang belum mengeluarkan suaranya itu sedari tadi. Kibum, Jjong dan taemin lagi – lagi saling menatap heran. Sedang Minho hanya menyaksikan kedua orang yang sedang ribut di depannya.

Jinki tetap menarik tangan Jira walau Jira berusaha melepasnya. Kini mereka tiba di ruang tengah. Ruang di mana para member sedang berdiri dan bingung dengan situasi yang ada, kecuali Minho.

“Kau—  apa yang kau pikirkan datang kesini, ah?” akhirnya Jinki mau bicara.

“Aku mengejarmu Jinki!”

“Apa kau pikir masuk kamar namja sembarangan itu hal yang diperbolehkan? Lagi pula..” Jinki mendesah pelan dan melanjutkan, “Kau sudah kubilang jangan pernah kesini!”

“Yaa, Jinki!!! yang ingin ku bicarakan bukan itu!!!!!” Kata Jira dengan suara yang meninggi.

Jinki kini menatap Minho yang berdiri tidak jauh dari sana. Dia menatap tajam dan mulai ingat dengan kejadian itu lagi.

“Arghh!! Terserah kau saja!” ucap Jinki namun membawa paksa Jira dan mendorongnya ke arah Minho hingga Minho menangkapnya. “Kau saja yang urus!” katanya sengit pada Minho lalu malah kembali ke kamarnya lagi.

“Hyung!!!!” panggil Minho namun Jinki hanya melambai – lambai tangan tanda dia tidak mau mendengar apapun darinya saat ini.

Jira yang melihat tingkah ke kanak – kanakan namjachingu-nya  jadi mulai dengan kegalauannya lagi. Dia sedih bukan main karena Jinki yang konyol itu tiba – tiba berubah menjadi Jinki yang dingin seperti ini.

“Hiks.. hiks..” yeoja yang baru saja mendarat di tubuh Minho mulai menangis lagi walau sedari tadi berusaha menahannya.

“Noona..” Minho memberi ruang pada Jira untuk membiarkannya menangis di pelukannya. Dia memegang puncak kepala Jira dan mengelusnya perlahan.  Semua member yang melihat kejadian ini masih sama, saling pandang seperti orang tolol yang tidak mengerti situasi.

Jira memegang jaket Minho erat dan membiarkan dirinya menangis hebat di sana.

“HUEEEE!!!!! JINKI BABO!!!!!!!!!! HUEEE……..” Jeritnya saat menangis sambil memukuli Minho.

“Noona, pukul aku saja.” ucap Minho sambil menenangkan Jira yang tangisnya pecah di depannya.

“GARA – GARA KAU!! GARA – GARA KAU!!!!!!” bentak Jira  terus- terusan.

Lagi – lagi Jjong, Kibum dan Taemin hanya menyaksikan kedua orang itu. mereka sungguh bingung. Apalagi saat melihat leader mereka tiba – tiba seperti itu.

“Noona, gwenchanayo.. akan kujelaskan semua pada Onew hyung.”

_AUTHOR POV END_

++TOBECONTINUE++
[This story is mine. This plot is mine. Say no to plagiarsm.]
 Publish by mamotho @ https://mamothozone.wordpress.com/

 

 # Ahhhh setengah mampus bikin Jinki jadi kejem begini. Kenapa Jinki dingin? Aku sebel. Aku juga sebel Minho jadi lebeeeehhhh gini. Udah ah gitu aja.

# Need comment kalian pokonya— komen dibutuhkan u/ meningkatkan semangat yg nulis.

# Makasih sudah mau mengikuti FF ini sejauh ini. love u loyal reader~ n buat diya, diya, kritikmu membangun, mudah – mudahan ga ada kata – kata yang aneh lagi. aku berusaha ngedit n baca berkali – kali supaya pas. Jeongmal gomawo cuplikan pelajaran b. Indo-nya. Bermanfaat. *kecup

About mamotho

Special Girl. Always loved her self, and know what makes she herself happy. Fangirlling is also her spirit (ʃƪ˘ﻬ˘) SHINee is her oxygen too!

Posted on 24 September 2011, in Namjachingu - Jinki with Onew Condition, SEQUEL, SHINee FF and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 80 Comments.

  1. Demi Onew oppa saya mewek eonn bacanya…
    hiks….hiks….
    huuuuueeeeeeeeeeeee,,,,,
    zzzrrruuuuuuuuuuuuuuuuttttt….*ingusan*

    *bentar menenangkan diri dulu*

    ONEW OPPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!
    KENAPA JAHAT BANGET MA JIRA?????
    KENAPA GAG MAU DENGERIN PENJELASAN JIRA????
    PADAHAL KALIAN UDAH LAMA JADIAN!!
    DASAR PABO!!!!
    OTAK AYAM!!!!!

    YA!!CHOI MINHO!!!
    KENAPA GAG BANTUIN JIRA BUAT JELASIN KE ONEW OPPA???!!
    KAN KAMU TUH YG SALAH!!
    MAEN CIUM2 YEOJA HYUNGMU SEMBARANGAN…!!
    *yeobo mian jd ngomel2 gini*

    jira~ah,,,
    putus aja deh,,,
    biar onew balik ke aku(?)

    KEY+JONG+TAEMIN,,,
    ayo kita grebek mamoth eonni,,
    porsi kalian dikiiiittt banget…wkwkwkwkw

    MAMOTH EONNI….
    beliin aku tisu,,
    tisu kantor abis gara2 nehh wkwkwk…^^____________________^^

    GOOD JOB!!

    • Demi onew oppa? BHUAH!

      iYA-ya-iya! mereka udah lama jadian.. tapi sangtae terus.. yah.. mo gimana donk! kasian juga ya. emmm—- ntar mikir dulu.

      hahahahahah~ KEY JONG TAE kan cm support cast. jadi ga sering muncul. BHUAH~

      Gud job too ^^b
      kerja yg bener, jgn ngabisiin tisu kantor, eon ga mau beliin!

  2. Ngeeekkk ~ (?) *backsound baru aku kalau dtg komen :p* ehem ehem… Tes tes… 1 2 3… Tessss!!! *BRUGH* ini mic knapa sehhh!!!??? *alay mode on* #abaikan

    kembali pd komentar ssungguhnya….

    HUAAAAAAAAA!!!! HUSAAAA!!! KEnapa itu Jinki jadi gitu????!!!! Hiaaaaaaaaa tiddddaaaaaa T.T ga nangis sih, tp AMPIR nangis. Tertahan di ujung mata (?) *dasar bakatna we teu suka mewek*

    GA!!!! KENAPA BISA SIHHHH HUBUNGAN MEREKA ANCURRRR?! Hiks ~ *caps rusak*

    UNNIEEEE!! Ini bener2 satu2nya ff yg bikin emosional!!! Ini kaki smpe skit gara2 hentak2 lantai smbl bc adegan jinki ngacuhin minho ama jira d dorm. Andwaeee!!! *remes2 kertas smpe jadi debu (?)*

    hueeeee!! Jangan sad end T . T hiks hiks

    • Wuhuuu.. ada backsound ngoment! keyennn.. buat ah..
      NGOOK!(?) ANDWE!!! aneh sekali.

      Eishh sunda keluar… yuhuy!

      Itu dia.. kenapa hubungan yg adem, koclak, jadi koplak gitu.. (tau ah bahasa mamot)
      HENTAK2 LANTAI!! kepala eon donk hentak2in. puyeng nih!

  3. RUMIT!! Nyesek bgt si jinki oppa T^T

    Aih2 nie gara2 si minho nieh aneh2 pake nyium pacar org. Mendingan nyium aq *loh?*di bakar flames

    Fighting ya jira !! Aq bantu’in doa biar amu cpt baikan ama nyunyu oppa hehe

    G sabar pngen baca pt 9. Cptn d publish y eon^^

  4. EONNI!!!!!
    EONNNI~~
    MAMOT EONNI!!!!

    kau tau aku lagi asyik-asyik baca, benter lagi netes air mata ternyata…

    TBC!!
    aigoo eonni, gak jadi nangis kan akunya, aaaaah PART 9 KUTUNGGU EONNI!!
    publish nya jgn hari sabtu dong eonni yuluu~~~
    penasaran abis, sekalian mau nglanjutin aksi menangisku yang tertunda karena TBC
    T^T ,
    DAEBAK EON! sumpeh deh, coba jangan di TBC ;(

    pasti airmata ku udah ngucur abis nih eonnii bener aja, benter lagi padahal eonn
    udah berlinang *curcol gini*

    LEE JINKI aku suka deh caramu bisa gak sih jangan kyk gitu dengan jira??
    hyemi, kau dibutuhkan saat ini keadaan nya sangat menyulitkan jira buat sama jinki lagi ;(

    eonni daebak deh bner deh,
    nyangkut banget feel nya *tp di TBC T^T*
    lanjut yah eonni part 9 nya
    kutunggu always nangkring looh~

    tumben yah ngomment sepanjang ini 😀 😀

    • BHUAAHAHHA~~ komennya panjang. tumben! bener.. hahaha~

      Iya tunggu aja part 9 kalau keluar.(?). < tambah bawa kibum juga. BHUAH!

      • bawa kibum?? hah ?? hah??
        dia dijadiin apa eonn maksud eonni part 9 nya ada kibum juga?
        HUA!!! makin penasaran lohh eonni!

        jgn bilang ntr pas part 9 , bagian awal mau ngucur udah diganggu dengan toa nya si kibum??
        oh no!! jgn bkin dy ngerusakin suasana yah eonn *jiyaah, ntr gak jadi ngucur lagi airmatanya, kesian kan-.-*

      • Ani -ani- ani. kamu salah paham.. enggak itu eon kebawa ama 2shot hyemi kibum. jadi ngerusuh gitu…

        enggak kok.. cm 3an aja ni mah epepnya. antara minho-jinki-jira. udahhh.. yg lain iklan doank. haha~

      • sangka aku kan eonni, nambah si key, jd tambah panjang bisa-bisa nih ff nya XD
        apalagi cercaan dia yg bikin ngakak XD
        aku merasa kseucianku telah hilang!!
        yuluh eonni, kalo baca title nya hyemi vs. kibum
        terngiang-ngiang lagi kata-kata itu XD

  5. eonni tambah lagi yaah XDD
    itu genre nya disertain ‘sad’ eonn,
    nyatanya emg sad ;( huaa!! penasaran abis nih eonni dgn part selanjutnya , sediain tisu yang banyak ini buat sabtu depan ><
    oke,, sekian dan terimakasih ^^

  6. Jinki, kok kau ikut-ikut aku sih??
    ya udah deh…
    yang penting aku nunggu kelanjutannya~~~ XDD

    • tabok Jinki rame-rame yok?? ekke~

      Hoyyy.. Lee Jinki… kenapa kau ikut-ikut aku haaaahh???
      aku yang lagi ga ada mood terpaksa ngomelin kaooo kaaan???
      Leader macam apa pulak dikau nii
      NGAPAIN KAU PAKE DINGIN DINGIN SEGALA HAAAAAAH

      MAU DINGIN?? BELI SONO ES DOGER DEPAN DORM!!
      grr~~
      Minho juga sok pahlawan. cuih…

      Hoobae macam apa pula dikao neeee
      kaga becus daaah!!

      Jira juga plin plan kaya aku
      AIhh ntut lhaaa…
      tuh kan aku malah ngomel..
      udah ah… T^T

    • Kenapa? ikut badmoodnya? yaahhh, dia kan emang lagi badmood gara2 liat cipok2.

      Beliin donk sekalian es batu buat kepala eonni! Leneng nih! ngitung ngitung ngitung angka 54321 12345!!! AHHHHHH CAPEK!!!
      jadi kecolongan keselnya!

  7. Ok, ninggalin jejak dulu…
    Nyesek bacanya, sumpah. Emosi udah di ujung ubun2 (?) hampir meledak kaya gunung vulcano.

    Sebenarnya banyak yg ingin aku teriain untuk 3 makhluk planet (?) itu. Tapi harus saya tunda dulu karena saya lagi (shock) nyiapin UTS. Jadi saya gak bisa komen panjang2.

    Saya akan vakum dari internet selama 1 minggu gara2 UTS. Jadi selama itu pula saya gx bisa mengunjungi blog kakak. T.T

    Tapi saya akan segera kembali dan bikin perhitungan ama mereka!

    • Intro kamu selalu lebeh.. hahaha~~

      Idih.. disini ga ada manusia planet.. bukan tempatnya ahh! EH, mau uts? EOnni doain supaya ga stress! semangat ya! berjuang ya! doain aku juga mau ngurus skripshit!

      aku jga mau rehat..

  8. booking tempat komen eon..heheheehehe.. jinki ama aku aja ayukkk..*teteup ini mah..wkwkwkwkwk

  9. hmm, HUAAAAAAAAAAAAAA
    JINKIIIIIIIIIIIIIIII
    KYAAAAAAAAAAAAA
    #abaikan, sy lg stress hheeh

    hadeuuuuhh jinki annoying bangettt,, gak kasian tuh liat Jira ngejar2 eluu !! huuaaa Onewww aaaa !!!
    Minho juga !! ahh au ahhh,, hhaah, jelasin dong sama hyung nya

    hha TaeJongKey hanya bisa pasang muka blo’on nyaa hahaha

    LANJUTKAN MARIMAR (?,) !!!!! ehh salahh,.. Mamoth maksudnyaa.. hheheheheehhe

    • Masa annoy! bagus lah.. sangtae-nya makin aneh disini..

      Minho-nya geje. Ga ngerti yg buat jg menong jadi geje gitu. padahal dia pangeran aku!

      marimar.. hahah… JOa! jadi inget jaman jebot!

  10. Ada nama aku *ngakak*

    itu tuh masih ada!
    atsmorfir = atmosfer
    di- diikuti kata kerja mah disatuin nulisnya.

    si onyu prustrasi tingkat danger. keke~
    tp msh kurang sedih, mot /digampar jinki
    coba pas bagian Han Jira nangisnya ga usah ada dialog “Hueeee..”, “Hiks.. hiks..”, dll.
    kesannya jd ga serius. jd kaya nangis lucu2an gt. mending deskripsiin aja pake kalimat. itu lebih ngena…

    ih si mino ganggu aje!
    *jewer *tarik balik ke pelukan aku *kabur

    • masih ada?!!
      AHHH SIWER AKU!!! auahh…

      Oh gitu.. sippo ntar bikin lagi yg lebih aneh lagi. gomawo *hugs

      Iya.. ketek kiri buat kamu. ketek kanan buat aku. JATAH bini! bhuaahha~

  11. dukung JINKI oppa ayyooo oppaa biar rasa.in tu mereka jahatin oppa aku aj nyesek kl d gitu.in*curcol LOL~
    wkwk
    #dilemparAyam am onyu gra” ikt bela.in._.*plakk
    hghg

    pokkoookkk ny lanjutt trs uunn 😀

  12. minho ko diem aja,seharusnya jelasin ke jinki biar masalahnya cepat kelar.

    bener2 ya jinki ga peduli ma jira,hatinya udah beku*kaya es aja*

    salah jiramin jadinya jinki kaya gitu.

    tetep berjuang ya jira dan luluhkan hati onyu.
    hwaiting

    ingat2 jangan plin plan lagi biar masalah ini ga ke ulang lagi.

    taemin abis ngambil susu pisang ya dari kulkas.
    hehe. .

    • Ntar.. dia berusaha ngejelasinnya di part 9. Yah, dibilang ga peduli juga, paling jg lagi emosi sesaat. kan cowo klo udah marah gitu. beku otaknya.. jadi mereka para pria biasanya diem! << ngalamin. bhuah!

      Iya deh semoga ni bocah ga plin plan lagi. huew~
      Ah, kmu kok ingetnya susu pisangnya!

  13. Ngenes bgt tuh jd Jinki. Ngebelain abis2an bikin kejutan buat Jira, eh malah dia yg terkejut. Eh tp aku suka sm reaksi Jinki dsni. Imejnya tiba2 berubah jd cool. Huehehehe

    Kebayang bgt tuh Taemin Jjong Key cengo liat adegan drama Jinki Jira Minho XD

    Ditunggu next part! Hwaiting 😀

  14. OMMOOOOO… udah ketinggalan berapa hari ini saya =________= mianhe onn, saya sibuk akhir” ini jadi bacanya sok telat wae *siapa yang nanya*

    taaaappiiiiiiii…
    kok aa’unyu jadi kejam begitu ama Jira? tapi saya mengerti, itu pasti karna sakit hati banget *sambil ngangguk ngangguk ngelus ngelus dagu* dan yang pastinya aa’unyu juga belom pernah nyium Jira tapi minho udah nyelonong aja gitu yaa onn? hehee…

    ah onnie…

    • Ne, gwnchana~~

      AAA~ onew ada yang bilang kejam.. andwe! apa kabar dengan minho… dia mah cm dingin doank. kejam belum begitu dah seng ah~
      NE, karena sakit hati..
      aa Unyu udah pernah nyium jira. tapi umpet2an.. maknya dia ga sudi kalo jira taunya dia tuh cuma pernah ngalamin ciuman ama minho. salah ndiri~~ nyium beraninya umpetan.

  15. Aku suka Jinki oppa sifatnya seperti ini..
    Kereeenn..
    Kan itu artinya dia g selalu tertindas oleh minho..
    Dia juga bisa marah..
    Bukan hanya menangis..
    Jadi Minho g bisa semena2 buat Jinki menangis..
    Hahahahahahaha..
    #akumulaianeh..

    • Wahhh demen ma yang jinki jutek2 gimana gitu ya.. haha~

      NE, betul. soalnya eon baca juga.. rata2 dia kalau di satu epep ma minho asa tertindas mulu.. haha~ #takdir mereun
      Ya iyalah bisa marah.. jinki kan juga nammjaaaaaaa…

      LOVE jinki dah~ kamu mulai aneh –ga ikutan.

  16. waaaa aku kebut bacanya dari part 1 smpe 8 .. tapi bt bacanya soalnya seru. onewnya sangtae sangtae gmana gtu (?) lagi marah aja sempet sangtae hahaa. kapan part 9 nya???

  17. Unnieeeeee kyaaa I missss you 8(
    Baru baca sampe part 2 or 3 udah loncat ke 8 u_u
    Aku tiap hari TO mulusih T_T jd gabisa nyentuh internet /so what? XPP
    Mian ya unn, blm comment and baca di part laen xC

    • Lahhh kok bisa gonoh?
      loncat baca? hm~ padahal 5 part di awal itu sangtae banged onewnya. ga mau tau, baca dulu! *maksa.lol

      SEMANGAT TO-nya, semangat epepnya!!

  18. HUEEEEEEEEEEEEEEEEE………………..

  19. gamau tau part selanjutnya masalahnya harus udah selesai!
    entah kenapa aku gatahan ngelihat, eh! ngebaca ff ini~
    bikin emosi jiwa ditengah malam kayak gini -__-

    minho pabo kan! hhh
    emang sih kalo buat jadi karakter ff, aku paling gasuka sama minho #curcol
    tapi karena author kita yang satu ini kelihatannya biased, ampun kk~ m(_ _)m

    ayo Jira! fighting!
    mamotho eonni juga fighting yaa!

    • Muahaha~ dan kenyataannya ga beres dan malah tambah parah!kkk~!
      Lagiaaaann.. kamu mau bobok malah baca epep GALAU~!

      lahhhh… kenapa kau bawa2 yeobo aku~! *cekek

      MAKASIH semangatnya~!

  20. onnie, semangat nulis yaa!!
    jago bgt ngerubah onew oppa tb2 jd galak, wkwk
    seru juga liatnya skali2, hehe

    penasaran sm selanjutnyaa
    –> kabur lg ke next chapt

  21. pengen peluk onew…aduh jinki kasian bngt…patah hati untuk ptma kali ya…cup cup cup

    YAAAA !!! minho jira !!! jahatnya kalian udh bkin urie jinki patah hati…*getok minho *digetok balik author

  22. idiiiiiiiihh!!!
    padahal pas di awal aku udh mikir jinki bakal luluh sama jira trus ngejar jira yg udah kabur gitu tor (?)
    yaah reader gatot jadi dukun -_-
    hehehehehehhe

    XD

  23. Aaaaaaa emosi samaa minhoo .
    Jadi galau baca ff ini . 😥

  24. Huaa serem juga ya jinki kalo marah. Hm, wajar sh dia marah ngeliat jira sama minho gt. Udah pengen jd cowo romantis terus ketawa2 sendiri ngebayangin reaksi jira. Hahaha mian aku baru 🙂

  25. eonniiiiiiiiiiiiiii…………….
    aq baca part ini sambil ngedengerin “one year later(onew jessica)” ama “the name i loved(onew)”……
    sumpah dapet bgt feelnya!!!!!!!!!!!
    *walopun g tw artinya…
    hiks hiks….

    • Eon muterin playist (the name i love, YOU, jojo, One, romantic, Better) buat galaunya, sama ditambah kegalauan pribadi. Trus muterin playist (Always love, Kiss kiss) buat feel sweetnya!kk~

      _eon bales komen ini pas FIRST japan keluar_

  26. aku bingung mau bela siapa disini? jira ato jinki? kalo minho dia tidak usah dibela. wkwk :p
    ya ampun sumpah nyesek banget! aku bisa ngerasain gimana rasa sakitnya jinki dan rasa bersalahnya jira 😦 #lebay
    huweeee~~~~ #nangiskayakjiradipelukantaemin

  27. heeem thor critanya makin seru aja
    lanjut ke next part

  28. kapan ngejelasinnya sih minho, aish

  29. Jinkiiii jangan kebawa emosi kenapaaaa? kalaupun masih emosi, jangan kasar sama Jira entar nyeseeeeeel.

    pas lagi baca bagian awal part ini, WMP pas banget ngeplay Miss You-nya SM The Ballad. Lengkap deh lengkap, bikin mewek T.T

  30. huaa onew knp jd gitu sih?? Dengerin dulu penjelasan jira knp,
    ini jg si minho, knp harus suka ama jira coba,
    kasian tuh jjongkeytaem kebingungan, haha

  31. widia masih flames

    eon dsni q mulai bimbang mau dkung siapa,dkg raja ayam onew sangtae yg oon tp kshn dtsuk ma tsuk sate ma hoho atw teteup dkg abangku sayang yg err mnyebalkan krn nyium jira *hrusnya kn q abang yg kau cium bkn jira *dbotakin ma mamoth eon
    tp eon ko ayam2nya onew g da yg keluar pa udah dh dbkar y ma jira *onew:ayamku mana?ayaaammkkuu *mie sedap mode on
    knp dg driku ini gje trus mau comment mbok y sing bener to
    eonni maafkan kgajeanku ini

    dan tak lupa q ucapkan SO MUCHH FUNN cup cup cup muach muach muaaaaaaahhhhh

  32. hwwwwwaaaaaaa…….
    kasian bgt si jira.
    pdhal dy ga spenuhnya salahhh…

    onew oppa kok gtu sie..
    tega bgt ga mau dgerin cwenya sndiri

    makin gregetann bca ni ff
    pengen terus baca
    lanjuuttttt bacaaa….

  33. jinki oppa kenapa keras kepala banget sih, kenapa nggak dengar dulu penjelasan jira….
    itu kan bukan salah jira….
    tapi aku jugaa ngerti gimana rasanya dikecewain sama orang yg sangat dipercaya…
    rasanya sakit banget, nusuk2 sampai ke ulu2 hati…

  34. eonni ceritanya sedih,saya mau baca ke part selanjutnya ya eon 🙂

  35. onew nya jahat ahk

  36. nyesek eon,,, onew nya keras kepala,, kasian tuh jira…

  37. aku sebel sama jinki yang di sini!!!!
    Jinki keras kepala banget si? Klo kecewa ywdh kecewa aja dengerin dlu kek penjelasan.a ini malah gak mau denger ..

  38. Wow Jinki kau hanya slh paham, tapi sikapmu terlalu dingin, aku kecewa padamu, kau keras kepala juga, ckckck.
    Minho juga bukannya langsung jelasin, bilang apa keq ke Jinki ini malah diem aja.. #haduh jd rumit kan masalahnya. -.-”
    Tp jadi penasaran gimana kelanjutannya, semoga Jinki mao maafin Minho yg udah bikin dia kecewa. Dan hubungannya sama Jira bisa cpt baikan.

  39. duh, jinki serem bgt kalo marah….
    jinki, bisa kok dengerin penjelasan org2 disekitar dulu…
    ini rumit~

  40. Keknya sifat terselubung(?) Onew mulai keluar .___. Jangan marahan dong nanti ga so sweet lagi :(( 

KOMEN YO ( ˘ з˘ )/

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: