[HOMI couple] Hyemi vs. Kibum (1.2)


[HOMI couple] Hyemi vs. Kibum (1.2)

Title : Hyemi vs. Kibum (Chronicles of HOMI couple)
Author : mamoTHo
Main Cast : Choi Minho, Lee Hyemi, Kim Kibum
Support Cast :  Krystal
Genre :
HHJF – Friendship 
Lenght : TwoShot
Rating : PG 13

AN: Kembali dengan twoshot lagi. ini aku persembahkan u/ menyambut kibum ultah/ untuk locket/ dan untuk HOMI couple maniac. Kk~  Walau ini croniclenya HOMI couple. Tapi, disini Kibum sangat berperan penting. Lagi – lagi bawa genre HHJF. Ne, semoga kalian tersenyum gaje dengan kisah Hyemi dan Kibum ini.

This Story©mamoTHo

***

~MINHO POV~

Yiiippppiiiii!!! Sekarang aku bisa menjadi pacar Lee Hyemi. Seseorang yang sudah sekuat tenaga ku desak – desak dengan beberapa aksi tidak normalku!! Setelah menciumnya.. memberi perhatian.. menyogok.. bahkan mengajaknya untuk ikut HOT COUPLE!! YEAHHH!! Akhirnya berhasil juga!!

Ternyata Hyemi menyukaiku. Gerae.. aku senang walau dia tidak pernah sekalipun membalas ciumanku. Yeah~ butuh waktu. Mungkin dia memang yeoja yang polos.. atau mungkin..

TUNGGU!! Kenapa dia begitu cepatnya menyukaiku?? Tiba- tiba keraguan mulai menyelimutiku.

Aku jadi tidak yakin, pikirku. Eh!! Tidak, dia pasti menyukaiku! T- tapi.. kenapa tiba – tiba disaat itu?? Apa dia merasa bersalah saat kami hampir kalah? Makanya dia bilang menyukaiku, begitu? Eh sebentar. Dia kan tidak bilang menyukaiku sebelum aku memotong dan memastikan dia menyukai ku apa tidak. Buktinya dia terbata – bata dan aku yang meluruskannya. Setelah itu dia berteriak bukan main dan mengaku kalau dia menyukaiku. Apa itu bisa dibenarkan??

Sungguh.. dia jadi yeoja yang baik saat itu. Bersikap manis padaku. Bahkan memegang tanganku duluan. Apa benar Lee Hyemi menyukaiku??

“ARGHHHHH!!!” Aku mengacak rambutku frustasi.

Tapi tidak mungkin dia hanya iseng menerimaku untuk menjadi namja chingunya. Saat dia menatapku di ruang sempit itu. Aku rasa tatapannya berbeda dari biasanya. Dia lebih lembut dan aku suka.. ahhhh tatapann itu.. sungguh sampai saat ini aku terus memikirkannya.

“Tapi..” aku jadi kembali ragu.

Saat dia ku cium lagi. Dia malah kembali menjadi galak, dan berapa kali ku cium pun dia sungguh tidak kelihatan tertarik untuk membalas ciumanku!! Ah!! Jadi sebenarnya dia menyukaiku atau tidak sihh???!!! batin ku frustasi.

Aku terus – terusan bolak balik di ruang olah raga ini. Ini tempat yang tidak nyaman. Namun ini satu – satunya tempat aku dan Hyemi bisa bertemu..

HYEMI –YA!! KEMANA SAJA KAU SEHARIAN INI??!! TIDAK MENGHUBUNGIKU SAMA SEKALI!!! Aku kembali kesal karena Lee Hyemi tidak kunjung menemuiku padahal kami sudah buat janji untuk bertemu.

Bukannya aku yang seleb? Kenapa jadi aku yang sulit menemuinya?? Ini terbalik. Sepertinya aku benar – benar terkena virus Hyemi. Apa – apa Hyemi. Arghhhh , yeoja itu cukup membuat ku gila!! Sungguh aku sangat menyukainya! Kalau saja.. aku sudah cukup umur dan cukup uang.. ani, bukan itu. Kata yang lebih tepat adalah kalau aku cukup keberanian.. em~ mungkin aku akan melamarnya sekarang dan segera mencicipinya. Eh? Tidak! Salah! Aku tidak semesum itu. Maksudku mungkin aku akan terus bersamanya tanpa perlu mencari yeoja itu ada di dunia mana, karena sudah barang pasti dia ada di dekatku selalu!! Tapi ini…

“ARGGHHH!!!” lagi – lagi aku berteriak frustasi sambil terus berjalan mondar mandir di ruang olahraga ini. Tempat kami melakukan date. Tempat kencan kami. Dan tempat satu – satunya bagi kami untuk bertemu! Memang tempat ini punya banyak cerita untuk kami.

Beberapa menit kemudian, Aku sudah kesal bukan main menunggu Lee Hyemi belum juga datang ke ruangan ini. Ini sudah jam 3 sore. Bukannya dia jam kuliahnya sudah usai jam segini? Aku juga kan harus segera pulang  ke dorm. Kami cuma punya waktu satu jam. Tapi 10 menit sudah terbuang karena Hyemi belum kunjung datang. Rutukku kesal untuk sekian kalinya.

Tidak kah dia tahu perasaanku saat menunggunya dan ingin cepat bertemu? Hanya melihat wajahnya saja aku sungguh senang. Aku butuh semangat! Melihat dia lah satu – satunya yang membuat semangat. Dan kebiasaan menciumnya.. hehehe.. aku jadi berpikiran yang tidak – tidak. Sedang ku kurangi.. karena aku takut mungkin dia lama – lama akan bosan.

ANDWE!! Belum membalas ciumanku malah bosan?! Tidak bisa di biarkan, gumamku dalam hati. Makanya aku memutuskan untuk menahan kebiasaanku itu. Aku harus menjadi namja yang sempurna di matanya. Tapi, nampaknya tidak bisa lagi.. karena satu – satunya yang membuatku jatuh harga diri, ya dia lah yang tidak mempan dengan sikap cool –ku karena aku sudah terlanjur bocor dihadapannya.. Cuma dia seorang –Hyemi yang entah kenapa sangat ku sukai. Hah, padahal semua yeoja memujaku.. tapi dia cuek seperti itu. Ya sudahlah.. yang penting aku sudah berhasil memilikinya, kataku terus saja memikirkan hyemi.

Tidak tahan karena Lee Hyemi belum kunjung datang akhirnya aku memutuskan untuk mengiriminya message setelah message pertamaku tidak di balas olehnya. Begini lah yang ku sebut jatuh harga diri. Selalu aku yang mulai. Selalu aku!

To Aegy Hyemi:
Yaa!! Kau kemana saja?! aku sudah kering kerontang menunggumu! 5 menit kau tidak sampai disini –Siap – siap menerima hukuman dari ku Lee Hyemi!!!

Hening.. ku tunggu balasan sms itu, tapi tetap malang karena tetap tidak di balas olehnya. Aku sudah melipat kedua tanganku kesal karena menunggu balasan dari yeoja yang statusnya baru 2 hari menjadi pacarku.

ASTAGA ini orang kemana? Kenapa jadi aku yang terkesan mengejarnya?? Aku yang seleb, dia yang yeoja biasa. Apa takdirku seperti ini? kataku  membatin.

“Ya sudah lah.. aku terima saja. Toh, aku sudah memutuskan dia menjadi yeoja yang ku sukai dan aku sudah berjuang sangat keras untuk mendapatkannya.” Ucapku membahagiakan diri sendiri sambil mulai mengetik sms lagi untuknya.

To Aegy Hyemi :
Hyemiku sayang~~~ Aku sungguh menunggumu disini.. kau benar – benar tidak kasihan padaku. sudah habis waktu hanya untuk menunggumu. Apa kau ingin aku cepat pulang ke dorm??

Bip~ suara sms masuk ke ponselku tidak lama dari pesan ke dua ku sending pada hyemi.

Yes ada sms masuk!! Pekik ku girang. Aku dengan segera membuka tombol pengunci itu berharap sms yang datang adalah dari orang yang ku sukai.

Sial, bukan dari Hyemi. melainkan Kibum.

Aku  jadi meniup udara kosong di depanku. Mendesah karena merasa diriku sungguh sial.

Kim Kibum, dia salah satu orang yang cukup membuatku jengkel. Kenapa? tentu saja karena dia adalah namja satu – satu nya di dorm yang umurnya sama denganku. Harusnya aku suka.. tapi salah.. dia selalu merebut apapun dari ku. Apa saja dan apapun itu. Dia selalu seenaknya padaku. Aku selalu mengelus dada di dorm. Selalu sabar menghadapi namja yang satu itu.

From Beloved Kibum:
Heh! Jangan lupa jam 4 sudah ada di dorm.

Kenapa bisa – bisanya aku menamai dia dengan sebutan belove?? Jangan tanya. Itu sengaja ku lakukan untuk membedakan member dengan yang lain. Aku memang sayang mereka semua, tapi tidak tahu kalau namja yang sering mencuri bait rapku adalah seseorang yang menjengkelkan seperti itu.

Aku membaca pesan kibum. Dan seperti biasa dia memerintahku. Aku tahu jadwalku, tidak usah mengingatkanku. Aku bukan anak kecil. Umpatku dalam hati.

Aku selalu jengkel kalau dia mulai bertindak seolah – olah paling benar. Selain itu juga akhir – akhir ini dia membuatku risih dengan sikapnya yang sok mengawasiku, selalu ingin tahu apa yang ada didiriku. Dan yang paling menyebalkan juga.. dia orang yang beberapa hari lalu itu mengganggu mimpi indahku bersama hyemi. Aku memang harus mengerti watak  Satu orang ini.

Aku belum membalasnya, tapi kemudian datang lagi sebuah sms. Dan itu dari dia lagi, kim kibum.

From Beloved Kibum:
Yaa! Kenapa tidak balas?! Aku lupa.. Hari ini kau dan aku kebagian buat makan malam. Tapi, karena aku tahu kau pemalas dan tidak mau masak. Aku berbaik hati yang akan memasak. Tapi kau yang beli bahan – bahan sebelum kau pulang.

Hah! Dia seperti eommaku. Cerewet.. mirip dengan Hyemi juga. Namun walau Hyemi cerewet pastinya dia selalu ku suka. Dan kim kibum, tidak cocok untuk ukuran pria terlalu cerewet.

To Beloved Kibum:
Iya. Terserah kau saja.

Akhirnya aku balas seperti itu. Bingung ingin berkata apa lagi.

From Beloved Kibum:
Aku sms panjang lebar kau balas singkat seperti itu. Dasar pomo guy! Kali –kali buka lah mulutmu yang lebar. Berbicara yang banyak.. yasudah. Belikan lobak – kimichi stew – telur 1 kilo – tepung yang ukuran paling besar– beras untuk 1 minggu – soda yang banyak- dan snack untuk Taemin.

Aku hanya bisa menghela nafas. Bagaimana bisa Kibum menyuruhku membeli belanjaan yang berat – berat??!!! dia memang nista! Selalu seenaknya. Oke, aku selalu memperlakukan Hyemi seenaknya.. mungkin karena aku selalu diperlakukan seenaknya juga oleh Kibum. Jadi kalau ada yang harus disalahkan dari semua ini??  ya, salahkan saja masternya –Kibum.

To Beloved Kibum:
Ne.

Tidak lama dari itu, balasan datang secepat kilat. Astaga, apa lagi sih, rutukku dalam hati.

From Beloved Kibum:
oya ketinggalan, beli banana milk juga.. stok di kulkas kita sudah limit. Ya… jangan lupa ya?

Aku jadi emosi sekarang.. jelas saja aku emosi. Apa – apaan dia malah seenaknya begitu padaku.

To Beloved Kibum:
Kau mau menyiksaku dan membuatku lebih pendek dari Kim Jonghyun, ah?

Sudah kesal karena menunggu Hyemi disini yang tidak kunjung datang, sekarang kibum malah memperparahnya. Hari ini cukup buruk memang.

From Beloved Kibum:
Aku bercanda. Nah gitu donk sms yang banyak. hanya pancingan untuk membuatmu menulis lebih banyak..kk~

Sialan. Tuh kan namja ini selalu begitu. Selalu membuatku jengkel.

Aku pun terdiam dan sadar kalau dari tadi aku hanya berbalas message dengannya. Loh , Bukannya aku sedang menunggu Hyemi. Kemana dia? Message ku tidak ada yang di balas.. haruskah aku menelponnya?

Akhirnya aku menelponnya tidak lama dari kebimbanganku untuk menelponnya atau tidak. Aku menekan tombol cepat nomor 1 karena hyemi memang nomor 1 di hatiku. Juga karena nomor 1 yang selalu kita cari.

Tut….tu…..tuut….. the number .. is busy.

SIAL!!! Dia tidak mengangkat hapenya.

“Capek! Aku mau pulang ke dorm saja.” gerutuku kesal.

Kami tidak bertemu hari ini. Padahal besok aku akan syuting dan tidak ke kampus. Dia sungguh tega, batinku.

Suatu saat nanti aku bersumpah semoga dia yang merasa seperti diriku ini! kataku lagi – lagi membatin.

Diperjalanan pulang aku pun menyempatkan mengiriminya pesan menyebalkan  untuk pertama kali di dating kami yang gagal.

To Aegy Hyemi:
Kau membuatku kesal Hyemi!

***

~HYEMI POV~

“AHHHAAAAHAA~~~”

Aku tidak kuat menahan tawa ketika chinguku Krystal mulai membicarakan teman sekelas kami yang aneh. Hehe, kebiasaan buruk kami memang tidak boleh ditiru. Kami memang senang bergosip.

“Hyemi –ya, aku baca di berita kalau Minho sedang dekat dengan seorang yeoja loh!” tiba- tiba saja Krystal mengalihkan topik ke sana.

“Bohong.” Kataku mendongkakan wajah padanya, “kamu tau dari mana? Aku kok ga tahu.”

Oke, sebenarnya Krystal tidak tahu menahu kalau aku dan Minho sudah berpacaran sekarang. Jadi aku rasa cara aman agar dia tidak tahu,   sebiasa mungkin tidak memasukan topik Choi Minho selebritis terkenal itu ke dalam aktivitas bergosip kami. Namun, mendengar Krystal bicara kalau Minho sedang dekat dengan seseorang itu pengecualian untukku. karena itu membuatku agak penasaran.

“Kau hidup di jaman apa sih? Kau tidak nonton berita?! Kita ini duo gosip. Kok bisa kau sumber gosip ketinggalan gosip.” Cibirnya padaku sambil merapihkan tatanan rambutnya dan bercermin di jendela kelas.

“Enggak. Kamu sendiri tahu. Tv ku di rumah selalu garing. Cuma Joongki yang asik menguasainya.” Terangku padanya ga penting, berharap dia tidak mencibirku lagi.

“Oke, ku beri tahu.” Dia menoleh padaku memperlihatkan wajah innocent-nya, “Ternyata Choi Minho itu seorang player hyemi! Setelah kiss scene dia di Pianist itu..”

Deg.  aku agak berdebar ketika mendengar kata ‘kiss’ itu jadinya. Kiss, berapa kali aku di cium olehnya, pikirku sambil melamun.

“Yaa!! Kau dengarkan aku atau tidak sih?!”

Aku pun mengangguk sebelum pertanyaan sengit dari nya datang lagi.

“Jadi setelah kiss scene itu.. ternyata dia tengah bicara mengenai tipe yeoja idealnya.” Katanya sambil menghampiriku dan duduk di kursi tidak jauh dari tempatku.

Hah tipe ideal? Aku jadi penasaran, pikirku jadi agak bersemangat untuk mendengarkan.

“Ternyata namja itu punya tipe ideal. Tidak ku sangka.” Ujarnya lebih ke arah mencibir namja yang statusnya pacarku itu.

“Yaa, krystal –ssi. Apa yeoja yang dia suka selalu berapi – api? Apa yeoja itu harus cinta olahraga? Cantikkah? Atau dia bilang apa Krystal -ssi?” tanyaku bersemangat membuatku krystal nampaknya jadi curiga padaku karena kini dia mengkerutkan kedua alisnya.

“Eh, kenapa itu deskripsian mengarah pada dirimu ya hyemi?!”

“Eh.. masa? Aniya~~ “ kataku pura – pura mengelak. “Jadi apa yang dia bilang?” tanyaku lagi padanya.

“Dia bilang yeoja itu harus berambut panjang, feminin dan memiliki senyum yang manis.”

Aku agak cemberut mendengarnya karena sungguh kriteria itu jauh dari diriku. Aku memang berambut panjang tapi aku pernah bilang ingin memotongnya sebahu pada minho, dan ku lihat minho biasa saja tidak peduli. Aku feminin? Minho malah bilang aku ini yeoja tidak berbentuk. Bukannya yeoja feminin itu punya lekuk tubuh?  Senyum yang manis??? Aku tidak punya senyum manis. Pikirku mulai tidak percaya diri.

Aku menatap chinguku sambil memincingkan mata ini penuh curiga karena saat ini dia malah tersenyum sendiri.

“Sepertinya itu kriteria kamu banged deh Krystal!!”

Tiba – tiba saja yeoja yang ada didepanku tertawa. ”Hahhahaaaaa~~ aku bercanda kali dari tadi. Tidak ada pemberitaan mengenai dirinya. Tapi kalau tipe idealnya memang begitu lah yang ku baca!”

Aku agak tersinggung mendengar ucapannya. Apa maksud yeoja ini? huh. Aku mendengus sebal ke arahnya.

Sekarang  kami tidak sedang bergosip lagi, dan karena banyak waktu luang ini ku sempatkan untuk mengambil handphone yang terselip di tas –ku yang sudah ku diamkan semenjak aku ada perkuliahan ini.

Deg. Aku terkejut dan membulatkan mata saat melihat disana ada 4 message yang terpangpang di layar handphone-ku.. dan sialnya semua dari namjachinguku –minho.

Apa aku berjanji sesuatu padanya hari ini? kataku dalam hati sambil mulai berpikir.

Aku pun membaca pesan itu satu persatu dan tambah panik saat pesan terakhir jadi terbaca.

“AHHH TIDAK!! AKU LUPA AKU ADA JANJI BERTEMU DI RUANG TERKUTUK ITU?!!!” Pekik ku tidak kontrol diri padahal ruang kelas ini begitu sepinya. Aku jadi gemetar mengetahui namja ini kesal padaku. Omo, ini baru hari ke-3 pacaran. Masa kita harus marahan.

“Yaa!! Kau kenapa Hyemi?? Apanya yang ruang terkutuk?” tanya chinguku ikut panik melihatku masih panik menghadapi ponselku sendiri.

“Minho marah padaku krystal…” ucapku kecolongan padanya. “Ahhh tidakkk!! Masa aku harus marahan di umur pacaran kami yang masih muda!!!!!” aku makin kecolongan pada akhirnya karena sifat hebohku.

“MWO?!!!!” dia nampak terkejut dengan kata – kataku barusan.

Aku jadi bingung harus bilang apa. Yang jelas aku mati. Dan takut karena krystal mungkin akan mulai mencercaku dengan pertanyaan bertubi – tubinya.

Hening..

Hah, aneh, pikirku. Dia tidak berapi – api lagi. itu mulai membuatku keheranan saat ini.

“Kau pacaran dengannya Hyemi –ya?”  Tanyanya kurang wajar karena suaranya jadi sedikit parau

Aku memutuskan untuk tidak menjawabnya. Perasaanku jadi aneh. Kenapa si Krystal jadi agak murung saat ini?? Apa aku salah bicara barusan? Pikirku mulai cemas.

“Hei! Apa ada yang salah?” tanyaku padanya mulai cemas pada sikapnya kali ini.

Dia diam. Sungguh mencurigakan, pikirku. Jangan bilang dia menyukai namja itu juga?! Aku mulai berpikir yang tidak – tidak.

Ahhhh tidak! tidak mungkin!! Tidak boleh!! Kami teman tidak boleh menyukai namja yang sama!! Rutukku dalam hati tidak sanggup kalau krystal sampai bilang menyukai namja yang kini statusnya menjadi namjachinguku.

“Yaa~~ krystal -ssi, jangan bilang  kalau k- kau..”

“HYEMI BABO!!!!” dia menjitak kepalaku  dan memukulku terus –terusan. “KENAPA KAU MENYEMBUNYIKAN ITU DARIKU???!!!!!”

“Eh??”

“AKU TEMANMU!! KAU MASIH SAJA SUKA MENYEMBUNYIKAN SESUATU DARIKU!!” Omelnya padaku dengan suara ekstra tinggi.

“Jadi kau tidak menyukai Choi Minho??”

“CIH! Apa maksudmu?!” cibirnya padaku sambil menyunggingkan bibirnya.

“HAH SYUKURLAH KITA TIDAK MENYUKAI NAMJA YANG SAMA!!!” ucapku girang sambil memeluknya. aku merasa senang karena tidak jadi menyukai namja yang sama.

“Dasar bodoh! Kau kebiasaan.. aku sudah curiga kau menyukai namja itu.” cibirnya padaku. “Jadi kapan kalian jadian? Apa dia menciummu lagi? dimana kalian jadian? Kok aku tidak tahu.. cepat beritahu aku!!” ucapnya bertubi – tubi padaku yang sudah menghindar jauh dari tempat krystal.

“Aku tidak sempat cerita sekarang. Nanti akan ku ceritakan. Ya sudah Krystal aku harus pergi. Mampuslah aku dia marah padaku!” ucapku tidak karuan.

“Mwo?! Kau tidak menjawab satupun pertanyaan dariku.”

“Aduhh aku tidak bisa cerita. Aku harus melesat!! Dan jaga rahasiaku. Jangan kau bocorkan pada siapapun karena ini pun rahasia aku dengannya!! Awas kau bilang  – bilang pada yang lain.” Kataku sibuk sendiri sambil bersiap – siap pergi dari kelas.

Krystal mengangguk namun setelah itu aku malah ngeri melihatnya tiba – tiba tersenyum licik padaku.

“Hyemi -ya, akan ku jaga rahasiamu. Asalkan..” Sudah ku duga, pikirku. Ternyata ada maksud di balik senyum liciknya itu.

“Asalkan apa Krystal? Aku sedang tidak punya uang untuk mentraktirmu!”

“Asalkan kau mintai nomor Kim Kibum teman satu dorm-nya itu. Member SHINee juga. Ya ya ya??”

“Eh??!” dia minta nomor. Siapa? Kim kibum? Pikirku dalam hati sambil berusaha mengingat siapa orang yang dia maksud. “Aku tidak tahu yang mana.” Kataku pada akhirnya.

“Ishh!! Kau ini pacar si seleb choi minho itu bukan sih?? Kau harus tahu donk temannya itu siapa?! Kau sungguh tidak berguna.” Umpatnya padaku.

“Ne.. ne.. sabar sabar nanti akan kucari. Tenang saja Krystal.. ”

***

Setelah aksiku yang keceplosan itu aku langsung melesat keluar dari kelasku. Aku, si bodoh Hyemi dengan polosnya melupakakan janji penting dengan Choi Minho. Seorang namja yang baru ku sukai karena sikapnya yang perhatian dan sweet akhir- akhir ini. Ampun,bisa – bisanya aku mengecewakan namja seleb itu!

CHOI MINHO!! MAAFKAN, AKU MEMANG YEOJA YANG BELUM SEMPURNA!! Batinkku dalam hati seolah – olah aku merasa bersalah teramat sangat padanya.

Aku berlari ke ruang olahraga, tempat dating kami selama ini. Yeah walau mustahil masih bisa menemukannya karena ini sudah jam 4 dan sudah pasti namja itu kesal dan pulang. Yeah~ aku memang bodoh. Malah bergosip ria dengan chingu ku di kelas.

Benar saja. Aku keluar dari ruang olahraga tersebut dengan kecewa karena tidak menemukan Choi Minho disana.

“Hah! Lebih baik makan lolipop rasa jeruk!” ucapku sambil mengambil sesuatu dari saku rok denim ku.

Aku pun membuka bungkusnya dan melemparkannya ke keranjang sampah di luar pintu ruang olahraga tersebut. Tiba –tiba saja ada yang menarik perhatianku disana.  aku menangkap sesuatu yang tidak asing yang kini berada di dalam keranjang sampah tersebut.

“AHHHHHHH!! TIDAK!! CHOI MINHO MEMBAWAKAN FASTFOOD UNTUK KU!!”

Fastfood itu sekarang sudah ada di bak sampah. Aku tahu.. dia pasti selalu membawa makanan saat kami akan melakukan ‘DATE’ di ruangan ini. Kami memang sering makan, berbincang, dan main games di IPAD miliknya selama 2 hari ini. menyenangkan.. yeah~ resiko pacaran dengan seleb, jadi memang harus sembunyi – sembunyi. Dan kini, aku malah mengecawakannya. aku benar – benar lupa… aku kan sudah lama tidak bergosip dengan Krystal jadi wajar saja aku kelepasan hari ini.

“Ahh..”  Aku menghela nafas menyadari kebodohanku ini.

Padahal dia sudah berubah akhir – akhir ini, pikirku. Tidak mencium sembarangan lagi. Aku suka sikapnya akhir – akhir ini yang manis.. selalu membuatku jadi lebih menyukainya. Tapi kini. Aishhh~ dengan mudahnya ku hancurkan kepercayaannya.

Dengan segera aku merogoh hanphone milikku , dan mengetik message padanya secepat kilat.

To Baby Minho:
Arghhhh!!! Minho -ya.. aku lupa ada janji denganmu.. oothhoookkeee?? Mianhe..

Ku deskripsikan dengan bahasa ku seperti biasa. Semoga dia mengerti maksudku itu aku menjerit kaget karena lupa, pikirku saat mengetik message tersebut. Dan jangan tanya mengenai nama Minho yang berubah jadi manis di ponselku. Dia yang membuatnya seperti itu.

Ku tunggu 10 menit sambil berdiri di depan pintu ruang olahraga ini, tapi tidak kunjung datang balasan dari namja itu. Sekarang aku mulai khawatir padanya.

To Baby Minho:
Yaa! Jangan marahhhh.. aku beneran lupa. Aku sangat merindukanmu!

Ku putuskan untuk mengirimkan message ke -2. Dan Nihil. Tidak dibalas juga.

Namja ini maunya apa sih. Nampaknya sikap kekanak – kanakannya baru muncul sekarang. Apa dia memang seperti ini kalau marah?! Mengabaikanku! Umpatku kesal dalam hati.

To baby Minho:
Baiklah aku akan bertanggung jawab!! Tenang saja Minho.. Kau tidak akan marah padaku lagi! Aku siap menerima hukumanmu!

Akhirnya ku kirim pesan tidak bermutu itu. aku sudah yakin tidak akan di balasnya. Dan memang benar rupanya. Huks.. gerutu ku kesal sambil berjalan ke luar koridor ini.

***

 ~MINHO POV ~

HAH! Dia pikir dengan mengirimiku message seperti itu aku akan membalasnya. Cih, tidak. Aku menggerutu dalam hati saat menerima 3 message dari orang yang membuatku hilang kesabaran hari ini.

Biarkan dia merasa bersalah karena telah menelantarkanku beberapa saat yang lalu. Dia pikir enak di buat rindu! Kataku mengumpat dalam hati.

“Eh? Padahal aku sendiri tidak mau seperti ini.” ucapku sambil bicara dengan layar handphone.

Ahh mianhe aegy.. aku cuma ingin kau sadar padaku. aku ingin tahu reaksimu. Apa kau benar – benar sayang padaku atau tidak.

Nett nett nettt.. Bel di dorm berbunyi.

Aku saat ini memang sedang di dorm. Hari ini adalah jadwal ku dengan Kibum di dorm. Kami berdua tidak ada jadwal latihan dan tidak mengisi acara manapun saat ini. Tugas kami adalah diam di dorm.

Nett.. nett…nettt…nettt..  suara bel nya berbunyi lagi.

Apa kibum tidak membukanya? Pikirku. Lagi pula siapa sih berkunjung sore – sore begini? Tanyaku kesal karena bel terdengar tidak satu/ dua kali. Namun sering.

“KIBUM!!!! KAU SEDANG APA?! KENAPA BELUM KAU BUKA?” Teriakku padanya dari dalam kamar. Yeah, aku malas berjalan keluar dan malah bermalas – malasan di tempat tidur menyaksikan setiap pesan Hyemi yang masuk dengan cemas.

“Aku baru selesai mandi!! iya aku buka!!” sahut Kibum ku dengar. Hah, baguslah. Aku tidak perlu repot – repot berdiri.

Baru saja aku berpikir ingin meneruskan aktivitas bermalas – malasanku, tiba  tiba..

“AAAAAAAAAAAA….” suara seorang yeoja menjerit terdengar membuyarkan lamunanku akan kesenanganku. Dan suara itu, aku kenal.

Aku lekas keluar kamar. Melesat dengan secepat kilat menghampiri asal suara tersebut.

Aku cukup terpaku dan tercekat tidak bisa bicara, ketika sosok Kibum yang sedang berdiri sambil mengeringkan rambutnya, membuka pintu dorm tidak sadar kalau handuk yang menutupi pinggang sampai ke lutut itu terjatuh dan membuat seseorang di luar dorm itu berteriak hebat sambil menutup wajahnya. Dan Yeoja itu sialnya.. HYEMI!!!!

“YAA!! KIBUM!! KAU TIDAK SADAR HANDUKMU JATUH!!!” teriakku padanya kesal dan emosi karena dia telah membuat yeojaku melihat suatu hal yang belum boleh dilihatnya.

Kibum terlihat panik sambil mengambil handuknya. Dia pun hampir menjitak kepala yeoja chinguku yang masih menutup matanya..

“Arghhh!!!” kibum akhirnya sadar dan ikut panik sambil cepat- cepat melilitkan handuk itu di tubuhnya. “SIAPA KAU??!! KENAPA BERANI MEMENCET BEL!!! ARGGHHHH… BARU KALI INI AKU DIPERMALUKAN!!” Teriak Kibum frustasi.

Dia frustasi. Aku lebih frustasi lagi, karena yeoja yang dia maksud adalah Lee Hyemi. Yeojachinguku. Dan yang membuatku lebih miris… kenapa Lee Hyemi harus melihat hal tersebut??!! Arghh.. tidak. aku sudah gagal menjaga matanya.

Aku mendorong Kibum agar masuk dan langsung menghalangi Hyemi dari serangan kibum dengan memeluknya agar tidak melihat mahluk setengah telanjang itu dari pandangnya.

“MASUK KAU KIBUM!!!!” Perintahku sengit padanya membuat dia makin sebal karena sesungguhnya dia kini emosi pada yeoja yang belum dikenalnya ini.

Aku menarik yeoja ku yang masih menutup mata dengan kedua tangannya. Aku membawanya masuk dan mendudukannya di sofa dorm walau dia masih menutup mata.

Apa yang di lihat yeoja ini  pasti sesuatu  yang buruk, pikirku. Semoga dia tidak trauma karena ulah kecorobohan Kim Kibum, kataku memohon dalam hati.

“Hyemi -ya.. sudah buka matamu. Aku disini. Choi Minho.”

Yeoja itu perlahan membuka matanya, dan menatapku agak takut dengan masih menyipitkan sebagian matanya.

Aku menghembuskan nafas pelan. Dan melambaikkan tangan di depan matanya berharap dia sadar sekarang.

Pandangannya malah tertuju kebelakangku. Dia membulatkan matanya…. melotot seakan- akan melihat sesuatu yang membuatnya lagi – lagi membeku ketakutan.

“HAH! DASAR YEOJA TIDAK SOPAN!!!!!” cibir seseorang di belakangku. Itu Jelas Kibum.. seseorang yang mungkin hilang urat malu karena yeoja chinguku telah melihat sesuatu miliknya yang mungkin tidak pernah dilihat oleh yeoja manapun.

“Aishh! Aku merasa kesucianku telah hilang. Dasar gadis aneh!! Siapa dia Minho?? kenapa dia malah kau bawa masuk?”

Hyemi masih diam tercekat. sulit bicara dan dia masih saja membulatkan matanya ke arah Kibum. Astaga yeojaku.. sabar lah.. batinku dalam hati.

“Kau melotot padaku??” tanya Kibum sengit saat hyemi tidak menggubrisnya dan malah terus memandangnya dengan tatapan shock.

“YAA!!” akhirnya Hyemi pun ambil bicara. Ku rasa dia sekarang sudah sadar.

“KAU!! K- KAUUUUU MENJIJIKAN!!!!” Teriak yeojaku tersayang yang nyaris membuat Kibum ingin melayangkan tinjunya ke kepalanya.

**ToBeContinue**
[This story is mine. This plot is mine. Say no to plagiarsm.]
 Publish by mamotho @ https://mamothozone.wordpress.com/

 

# Ottheo? Rusuh? Ekkk~~ RCL ya.. lagi – lagi mud ku bagus buat FF beginian. Kk~

# nah, kenapa kim kibum dari dulu selalu membenci hyemi??  Alasannya karena ini. kk~ soalnya di cronicle selanjutnya.. aku akan terus membuat Kibum dan Hyemi ga pernah akur. Makanya, aku buat dulu deh story kebencian kibum sama hyemi.

# lanjutannya pas hari ultah KIBUM ya? 23092011.. Dont miss it.

Advertisements

About mamotho

Special Girl. Always loved her self, and know what makes she herself happy. Fangirlling is also her spirit (ʃƪ˘ﻬ˘) SHINee is her oxygen too!

Posted on 17 September 2011, in CHRONICLES, HOMI couple, SHINee FF, TWOSHOT and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 116 Comments.

  1. Lucu banget… mata Hyemi sudah ternodai oleh Key….
    next part

  2. Cepet banget Key pakai bajunya? Keren 😀

  3. wakakakakak.. memalukan sekali key..

  4. kkk, bner yg lucu bgt.

  5. Waaah.. Kasian minho yg nunggu hyemi kelamaan di ruang olahraga..
    Kocak banget pas minho sm kibum smsan hahahaha.. Rasanya juga jd kesel kalo digituin sm kibum hahaha..
    Lagian knp minho males banget buka pintu sih? Kan kalo dia yg buka pintu dorm tadi kejadian handuk kibum melorot kan ga bakalan kejadian hahaha.. Lanjut next part^^

  6. wakakakakak.. ceritanya lucu banget, sumpah deh gokil banget pas bagian kibum sama minho smsan.

    • Hahahah iya. Kibum nyebelin ya. Lol
      Aku suka bagian omelet yg terakhir. Kalau liat minho lelah gt. Pasti lucu><
      Apalagi pas blg, " Terserah kalian saja."

  7. hahaha… lucu banget ya kalo minho sering dibikin pusing sama sobat dan pacarnya sendiri. ntar lama2 mereka sibuk berantem sendiri kkkkk kasian minong

  8. Apriliya Flames Min'Ppa

    HOMI COUPLE itu pasangan tergokil n terseru yg pernah aq baca 😀

    Izin baca ff yg lain y authornim 🙂 *bow

  9. Annyeong eonni, aku readers baru disini
    tadi aku udah kirim inbox di fb dibales ya eon 😀
    Omona! Mata hyemi sudah ternodai
    Kibum harus nya kau pakai baju dulu sebelum membukakan pintu dorm -____-

KOMEN YO ( ˘ з˘ )/

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: