START with a KISS (Part 6)

 

START with a KISS (Part 6)

Title : Start With A Kiss
Author : mamoTHo 

Main Cast : Choi Minho , Lee Hyemi
Support Cast : 
Panitia hot couple, flames
Genre :
Romance HHJJF (Happy Happy Joy Joy Fiction)
Rate : PG 13

This Story©mamoTHo

 ~~♥~♥~♥~♥~~

~HOT COUPLE IN SPORT DAY~
~BATTLE COUPLE~

Setelah  berjuang dengan aksi masing-masing di babak penyisihan, maka hanya ada beberapa couple yang bisa melanjutkan couple battle-nya. Ada 30 couple yang akan bersaing untuk merampas masuk ke final couple yang  hanya bisa di ikuti oleh 5 couple  saja.

Saat ini Hyemi dan Minho sedang ada di waterpool indoor. Semua peserta couple lainnya pun sama. Mereka semua yang ada di sana akan mulai battle couple yang pertama, yaitu yang akan diselenggarakan di kolam renang berhubung temanya itu air.

*Inget waktu Minho sama Krystal jadi couple di king of idol? Gambarannya kaya gitu. Cuma di modifikasi lebih lebay.*

Hyemi sekarang sedang memandangi lututnya yang sudah di perban. Dia sekarang merasakan lebam di sekitar itu. Namun, dia sudah tidak mungkin menarik kata-katanya barusan yang dengan sombongnya berkata tidak kenapa-kenapa pada Minho.

Yeoja yang barus saja mengganti celananya yang sobek dengan celana pendek itu kini melihat ke kolam renang. Dia melihat betapa kelihatannya itu menyenangkan. MUL(air).  Hyemi memang suka air.

“SETIAP COUPLE BERLARI DARI GARIS START SESUAI ABAABA. LALU SALING BEKERJA SAMA UNTUK MENGAMBIL BENDERA DI TIANG SETINGGI 250 METER DARI DASAR AIR ITU. HAL ITU DI LAKUKAN BERULANG SAMPAI TERKUMPUL 4 BENDERA DARI 4 TIANG. PERATURANNYA, TIDAK BOLEH ADA YANG MEMEGANG TIANG.”

Hyemi mendesah lemas saat mendengar intruksi dari panitia.

Waeyo?” tanya Minho jadi cemas melihat Hyemi saat ini kurang bersemangat.

Mul. Aku sangat suka air, Minho–ya!” ucap Hyemi pura-pura kegirangan demi membuyarkan kekhawatiran Minho.

Yaa. Aku pikir kau—“

“Apa? Aku selalu bersemangat! Tenang saja!” ucap Hyemi sombong, padahal dalam hati dia ingin menghindari air karena itu akan semakin membuat lukanya perih.

“Nanti tidak usah malu-malu menginjak bahuku.” Minho memberitahu.

Ne, demi kepentingan battle. Jangan merasa sakit ya saat aku injak?”

“Tenang saja. Kau kerempeng, jadi aku tidak kesulitan!”

YAA!!! KAU INI KEBIASAAN MENYEBUTKU KEREM—” Minho langsung membekap mulut Hyemi kilat, takut orang lain lagi-lagi memperhatikan mereka karena tingkah polah yeoja yang bawel ini.

“Kebiasaanmu berteriak kurangi!”

HEEE????? siapa namja ini?!!! Mau merubahku seperti dirinya yang kaya batu. Sireo!!

~~♥♥♥~~

Saatnya Minho dan Hyemi beraksi. Mereka beraksi dengan 4 peserta lainya yang berjarak 2 meter di samping mereka.  Minho memegang tangan Hyemi, tidak dilepaskannya walau belum ada tanda start untuk memulainya. Dia merasa ini kesempatan yang baik untuk bisa menyentuhnya. *Mwo?!*

HANA..” panitia mulai memberikan aba-aba.

Genggaman Minho semakin erat ditangan Hyemi. Itu sebuah tanda bahwa mereka harus siaga. Minho menatap Hyemi dengan penuh percaya diri. Dengan kontak mata, mereka seperti mengerti satu sama lain. Seakan sama-sama menggunakan telepati.

DUL…

SET…

PRIIIITT~~~ suara priwit berbunyi tanda peserta harus mulai.

Minho membawa Hyemi berlari. Lupa kalau yeoja itu sebenarnya sedang sakit di lutut. Hyemi pun demikian, lupa akan kesakitannya. Dia hanya harus ikut menang di sini dan terus berusaha untuk kemenangannya. Mereka berlari di atas matras yang terapung di air. Sampai sudah sampai ujung matras terakhir itu mereka meloncat bersama. Mereka berenang 5 meter sampai menuju tiang tersebut. Hyemi sangat cepat, dan itu tidak aneh baginya.

Saat sudah sampai di tiang pertama yang dimaksud. Hyemi melepas sepatunya, tidak mau kalau sepatunya akan menyakiti bahu Minho. Itu membuat Minho sedikit haru juga karena sempat-sempatnya yeoja itu memikirkan dirinya saat ini.

“Kau.. Cepat naik!!” perintah Minho sambil membantu Hyemi naik.

Walau susah dan sering jatuh, tapi Hyemi dan Minho sungguh berusaha. Saat ini Minho jadi cerewet karena Hyemi belum bisa menaiki punggungnya karena dia terlalu tinggi untuk seorang Lee Hyemi.

Sangat sulit menaiki punggung Minho yang tinggi itu, sedang kalau Minho membungkuk saat Hyemi menaikinya, dia selalu salah mendarat. Yang seharusnya dia meduduki bahu Minho, ini malah dia injak punggung seorang Choi Minho yang membuat namja itu sering meringis dan mengomel.

Seperti inilah aksi mereka di air!

Yaa! Yang serius cepat naik!” omel Minho pada Hyemi yang sedikit-sedikit jatuh.

“AAAA.. Sakit bodoh!!!” omel Minho lagi. “Naik ke bahu bukan ke punggung!”

“Cerewet!” Hyemi mendengus sebal sambil terus berusaha menaiki punggung itu.

“Aku harus cerewet karena kamu bodoh kerempeng!!”

YAA!! Bantu aku jangan malah mengoceh terus!!”

“Cepat berusaha!! Jangan jatoh melulu!!” perintah Minho. “Itu yang lain hampir mendapat benderanya, padahal kita sampai di sini duluan. “

“Iya iya iya!! Aku juga sedang berusaha!!”

“Cepat!”

Akhirnya Hyemi bisa menaiki bahu Minho. Dia memegang kepala Minho agar tidak terjatuh. Bahkan kadang tidak sengaja menjambak rambut Minho hingga kadang membuat Minho berteriak. Hyemi kini berusaha menginjakan kakinya di bahu Minho. Dia bergetar. Hampir jatuh. Namun, karena Minho memegangnya, hal itu tidak terjadi. Mereka terus bertahan sambil berpegangan tangan.

“Ayo, Hyemi–ya, ambil benderanya.” ucap Minho terus menyemangati padahal bahunya sudah mati rasa diinjak oleh Hyemi.

GOTCHA!!!” teriak Hyemi girang saat mendapatkan bendera itu. Hyemi menjatuhkan dirinya ke air dan langsung mengajak Minho untuk berenang. Padahal Minho sudah tersenyum bangga ingin mengucapkan selamat.

Kini Hyemi sudah bisa beradaptasi dengan triknya, yaitu  bagaimana caranya dia bisa menaiki punggung Minho, berdiri di bahunya dan mendapatkan benderanya. Dia sudah tahu! Hyemi memang pintar beradaptasi dengan situasi!

Setelah melewati 3 tiang, akhirnya sampailah mereka di tiang terakhir. Itu tandanya mereka akan mendapatkan bendera ke-4.

“AAAA…” teriak Hyemi saat baru saja ingin menaiki punggung Minho.

Wae?? Ayo cepat! Tenang saja, yang lain belum sampai sini. Sebentar lagi kita akan sampai finish.” ucap Minho bersemangat tanpa dia sadari Hyemi merasa kesakitan.

“Mi-Minho…” panggil Hyemi lirih. Dia sendiri melihat ke lukanya. Luka yang di perban itu nampaknya terbuka karena kena air. Perbannya jadi penuh kemerahan. Hal Itu membuat Minho jadi tidak bisa berkata apa-apa lagi. Mereka terdiam.

Apha(sakit)..” Hyemi meringis kesakitan.

“Hyemi–ya, gwencaha! Tinggal sedikit lagi. Nanti kita obati.” walau cemas Minho berusaha menyemangati Hyemi. Hyemi pun akhirnya mengangguk.

“Masih bisa menaiki bahuku?”

Ani, kakiku sekarang benar-benar lemas.”

“Baik! Kita pake cara baru.” kata Minho percaya diri. “Kau tidak usah berdiri di bahuku. Walau ini sulit. Aku akan berusaha melompat sambil memegangmu dari belakang. Kemudian kau hanya ambil bendera itu dengan tanganmu.” tutur Minho bersemangat. “Kau bisa, Hyemi!! Hanya angkat saja tanganmu, oke?!”

Hyemi mengangguk terutama saat melihat keseriusan di mata Minho. Minho yang barusan, Minho yang berbeda dari Minho sembrono itu, pikir Hyemi.

Minho mulai memegang pinggang Hyemi dan membawanya menggapai bendera itu. Memang sulit kelihatannya, tapi akhirnya mereka bisa melakukannya. Mereka berdua tersenyum bangga saat Hyemi melambai-lambaikan bendera itu ke arah penonton.

Minho menatap Hyemi yang ekpresinya kelewat bahagia itu. Dan itu manis bagi Minho. Hyemi terlihat manis saat dia senang.

“Hyemi–ya, andai tempat ini sepi pasti sudah kucium kau!”

“HHHEEE???!!!!” Hyemi melotot kaget. “Sudah ah! Sebelum pikiran kotormu menjadi ayo kita pergi!!” ajak Hyemi. Mereka lalu besama-sama berjalan cepat di air sambil bergandengan tangan, karena tidak memungkinkan untuk berenang lagi bagi seorang Lee Hyemi.

“HOMI COUPLE WIN!! SILAHKAN MENUNGGU DI PINGGIR KOLAM UNTUK MENGIKUTI PERTANDINGAN SELANJUTNYA!!

Baik Minho atau Hyemi sekarang tertawa bersama saat mendengarnya. Mereka keluar dari kolam dibantu oleh panitia.

“Ayo kita obati lukamu.” ucap Minho lalu menarik Hyemi.

Minho membawa Hyemi lebih jauh dari sisi kolam. Dia sendiri yang minta pada panitia kesehatan agar menyerahkan kotak P3K padanya. Karena sekarang Minho beraksi dengan kesempatan ketiga untuk bisa mencuri hati yeoja, yaitu ‘perhatian’. Setelah berhasil dengan jurus sebelumnya yaitu ‘ciuman’ dan ‘sogokan’.

“AAWWW… APHA!!”

Gwenchana?” tanya Minho yang sudah jelas dijawab ketus oleh Hyemi.

“Tentu saja tidak! Kau lihat lututku jadi tambah biru!”

Ne, mianhae. Masih mau lanjut?”

“Tentu saja! Masa iya kita berhenti sampai di sini!”

Minho mengoleskan obat merah ke lutut itu setelah membersihkan lukanya. “Kenapa begitu bersi keras lanjut pertandingan ini sih? Kau kan bisa berhenti. Apa lagi ini sudah cukup menyakitkan bukan?” tanya Minho dan Hyemi diam tidak menjawab

“Apa kau suka padaku sampai-sampai tidak mau kalah di battle couple ini?”

“Tsk. Aku bukan orang yang suka kekalahan Minho. Aku akan berusaha sampai aku limit.”

Gerae. Kau memang yeoja yang kusuka. Aku suka yeoja yang punya pemikiran seperti itu. Kau sepertiku, Lee Hyemi.” ucap Minho sambil menepuk bahu Hyemi.

“Hmm~ lupa ya?” ucap Hyemi tiba-tiba sambil menggerucutkan bibirnya.

“Eh? Apa?”

“Huh~ Namja ini tidak sadar rupanya!”

“Kau menggila, Hyemi–ya??”

“Tsk! Kau tadi meletakan tanganmu di mana saat membuatku naik, huh???”

“Di mana? Tentu saja di pinggangmu! Wae?”

“Ah jinca! Dia sama sekali tidak ingat padahal aku begitu kesalnya barusan.”

“Di mana memang??”

Hyemi menundukan kepalanya dan melihat dadanya. Melihat dia yang seperti itu Minho nampaknya jadi mengerti maksud yeoja itu apa.

“Wah sungguhkah aku meletakannya di sana?? Aigoo~ kau sangat kerempeng sih jadi datar-datar saja tidak ada bedanya. Kkk~ “

YAA!! Aku masih seorang yeoja, Choi Minho!!” omel Hyemi sambil menjitak kepala Minho. Seiring dengan menjitak-jitak kepala Minho, dia pun kena lemparan kaleng dari arah penonton.

“Yaa!! Kau hoobae!! Jangan genit. Jangan pukul-pukul uri Minho!!” sahut seorang yeoja yang diduga adalah salah satu dari segerombolan flames.

“Ah ne mian!” respon Hyemi jadi cengengesan padahal dia kesal.

“Rasakan!!  Yeoja ini gak tahu fansku tersebar di mana-mana.”

 ~~♥♥♥~~

Setelah battle di air selesai. Kini mereka melanjutkan aksinya di battle yang lain. Setelah mengeringkan diri, semua peserta hot couple  itu berjalan menuju lapangan untuk menyelesaikan battle couple selanjutnya.

“Kenapa tidak di buat terurai saja itu rambut?” tanya Minho saat Hyemi berusaha mengikat lagi rambutnya yang sudah kering.

“Terserah aku. Ribet tahu!”

“Punya rambut panjang kau ikat terus bisa rusak loh!” oceh Minho gak penting.

“Apa sih? Suka bertindak ga penting gitu!!” balas Hyemi ikut mengomel. “Lebih baik kau urusi rambutmu yang sudah mulai keriwel-keriwel ga jelas itu. kau potong cepak lebih bagus.” *jadi rambutnya Minho ky di versi replay japan noh*

“Mau digimanain juga fansku tetap suka padaku.”

“Iya deh orang populer. Sombong banged.”

Mereka yang terus berjalan keluar waterpool indoor itu terus saja mengoceh. Sampai akhirnya Krystal yang tidak jauh di depannya melirik ke arah mereka.

Shhtt… Kalian ini berisik! Kedengeran tahu!!” Krystal memberi tahu sambil tersenyum.

“Hehe~” Dan Hyemi hanya cengengesan menanggapinya.

Sekarang, tibalah battle kedua. Battle ini menarik. Seperti game yang sering kita lihat dan ini umum. Tarik tambang. Tarik tambang ini dilakukan oleh 2 couple  yang saling sama-sama akan menarik lawan mainnya sampai mengenai garis yang sudah ditentukan.

“Yakin masih bisa berdiri?” tanya Minho meremehkan yeoja yang kini sedang siap-siap dengan ancang-ancang berdirinya.

“Tenang saja bawel! Masih ada 60% tenagaku ini. Bwee!”

“HANA.. DUL….” Panitia mulai berteriak.

“Tenang saja, Hyemi-ya. Akan aku tarik keras. Kau hanya perlu menunggu aba-abaku untuk menarik sekaligus. Arraseo?”

Ne, Minho. Aku akan ingat.”

“PESERTA TARIK TAMBANG COUPLE SIAP??” Sahut panitia. “ START!!!!!”

Homi couple dan lawan mainnya sama-sama sekuat tenaga menarik tambang tersebut. Mereka sama-sama berusaha agar jangan sampai menginjak garis batas. Hyemi yang memegang tali di belakang Minho pun melakukan hal yang sama. Dia menahan dan membantu Minho agar tidak sedikit pun maju untuk menginjak garis.

“AAAA…” Hyemi menahan sekuat tenaga karena Minho hampir maju.

Yaa. Siwon-oppa memang kuat.” dumal Hyemi disaat tenaganya yang sudah hampir limit karena terpontang panting kesana-kemari.

“SIAP, HYEMI-YA??” teriak Minho menoleh ke belakang dengan ekspresi yang sudah dikatakan konyol. “TARIK SEKARANG KEREMPENG!!!”

BRAKKKKK!!!!

Yang ada Hyemi jatuh saat mendengar Minho menyebutnya kerempeng.

“Ahhh, babo!!!!!” omel Minho kesal karena Hyemi terjatuh tepat saat itu juga sehingga Siwon berhasil menarik Minho hingga menginjak garis dan masuk ke areanya.

“Hah!!! Si bodoh!!! Kita jadi kalah!” Minho mulai menyalahkan Hyemi. Hyemi yang masih duduk di tanah hanya menatap wajah itu kesal.

“Suruh siapa menyebutku kerempeng?! Salahmu?!” Hyemi pun ikut menyalahkan namja itu.

“Jadi kau menyalahkanku??!”

“Iya, babo Minho! Cepat sini tarik aku. Jangan diam di situ saja.”

Minho menghampiri Hyemi dan menjulurkan tangannya ke sana membantu Hyemi bangun dari tempatnya.

 “Ne, mian.” ucap Minho jadi sedikit simpati.

“Ya sudah tenang saja. Masih ada 1 battle lagi. Setidaknya di battle berikutnya kita tidak boleh sampai kalah. Kita sudah mengumpulkan100 poin untuk air, 0 poin untuk yang ini, dan di battle terakhir nanti kita harus bisa mengumpulkan 300 poin. Setelah itu akan diakumulatifkan dengan pertandingan individu kita. Tenang saja!!” celoteh Hyemi tanpa titik tanpa koma.

“Wah daebak kau sangat rinc!

“Ne, aku tahu karena aku ketuanya. Kau lupa?!”

~~♥♥♥~~

“OKE! KARENA SEKARANG SUDAH SIANG, PANITIA MENGUSULKAN ACARA TAMBAHAN.  PERSERTA BATTLE COUPLE SEMUNYA LELAH DAN LAPAR KAN???!!”

NE!!!” teriak semua peserta yang hanya bersisa lima couple.

“OKE!! KAMI MENGUSULKAN GAME COUPLE INI MENGUSUT KALIAN MENJAGA TEMA KITA SEKARANG. KEKOMPAKAN KALIAN DAN CHEMISTERY KALIAN DI LIHAT DISINI.” sorak panitia memberitahu. *Sumpah ini author jelas*

“BAIKLAH, GAME-NYA YAITU, JAJAMYUNG COUPLE, SNACK COUPLE, LUCKY DESSERT COUPLE. WALAU INI GAME YANG SIFATNYA HANYA SERU-SERUAN. KALIAN JUGA BISA SAMBIL MAKAN BUKAN??JADI JANGAN MENGANGGAP GAME INI TERLALU SERIUS.”

“ASIK!” pekik Minho tiba-tiba membuat Hyemi menatapnya dengan kedua alisnya yang bertemu.

Wae??”

Aniya.. kau—”

“Aku lapar, bodoh! Sudah berapa lama coba kita melakukan ini dan itu. Perutku sungguh keroncongan.” terang Minho saat Hyemi belum selesai bicara.

Ne, ne, ne! Arraseo! Terlihat dari air mukamu yang begitu kelaparan.”

“Ahaha~~” Minho tertawa tanpa sebab.

“Kau kenapa? Menggila juga?’’ balas Hyemi seperti yang pernah Minho bilang padanya beberapa saat lalu.

Aniyaaaa.. Kita jadi semakin akrab yah??” goda Minho sambil menyenggol Hyemi dengan sikutnya dan Hyemi hanya mendengus.

Game pertama biar aku yang lakukan. Jajamyung. Aku paling suka.” usul Minho kegirangan.

“Terserah kau saja! Aku tidak makan juga tidak apa-apa!”

“Hey~ Kau marah karena aku akan makan pertama?”

Nde?”

“OKE! PESERTA MAKAN JAJAMYUNG DIMULAI. KALI INI ANTARA YANG MEMBERI MAKAN DAN YANG DI BERI MAKAN. MAKSUDNYA, DI ANTARA KALIAN TERSERAH DITENTUKAN SIAPA YANG AKAN MAKAN DAN  MEMBERI MAKAN. YANG DIBERI MAKAN TANGANNYA AKAN DIIKAT KE BELAKANG LALU AKAN DISUAPI JAJAMYUNG OLEH  PASANGAN MEREKA YANG TELAH DITUTUPI MATANYA.” *inget di OMS Minho makan jajamyung? Posisinya kaya begono ya reader?*

“SAAT INI DI ATAS MEJA KALIAN ADA JAJAMYUNG SEMANGKOK RAKSASA. KALIAN HARUS MENGHABISINYA. YANG HABIS DULUAN TENTU AKAN MENDAPAT HADIAHNYA. HADIAHNYA POIN 50. SEDANG YANG KALAH, TIDAK AKAN MENDAPAT POIN SEPERTI DI BATTLE SEBELUMNYA. INGAT SIFAT PERTANDINGAN INI HANYA SERU-SERUAN. JADI, JANGAN TERLALU DI ANGGAP SERIUS.” Lanjut panitia lagi.

“Tenang, Hyemi–ya. Aku lapar. Jadi aku pasti akan habiskan secepat kilat.”

“Hati-hati, Minho! Ini bukan masalah menang atau tidak. Yang kau hadapi sekarang makanan. Kalau tersedak kau bisa mati.”

Minho merangkul bahu Hyemi dengan percaya diri. “Kau sungguh perhatian sih! Aku senang deh! Jagiya~~” goda Minho sambil menggerlingkan matanya.

Hyemi menaikan kedua alisnya. “Jagi??? Aku belum jadi pacarmu tahu!”

“SIAP????” suara panitia terdengar saat mulai memberi aba-aba, menghentikan Hyemi dan Minho yang hampir bertengkar lagi.

Minho langsung duduk di bangku dan berhadapan dengan mangkok besar yang berisikan Jajamyung. Kedua tangan Minho sudah diikat kebelakang. Sedangkan Hyemi sedang berdiri di belakang kursi yang Minho duduki, sedang ditutupi oleh kain yang diikatkan oleh panitia untuk menutupi matanya.

Hyemi mulai mencondongkan badannya ke arah Minho. Dia meletakan kedua tangannya di antara bahu Minho sambil memegang sumpit dan mangkok.

“START!!” ucap panitia.

Hyemi mulai menyuapi Minho walau tidak terlihat. Game ini adalah game feeling. Jadi hanya mengandalkan perasaanlah bagaimana jajamyung ini bisa sampai ke mulut Minho.

“Gimana?? Kau makan kan?” tanya Hyemi.

“Eh.mm.. emmm..” hanya suara itu yang terdengar dari mulut Minho yang sedang penuh oleh jajamyung.

“MINHO WIN!!!” ucap panitia selang 5 menit kemudian.

Hyemi melepas penutup matanya dengan segera, lalu mendongak ke arah Minho.

“AH MASA SIH?!” ucap Hyemi tidak percaya. Namun ketika melihat mangkok itu sudah kosong Hyemi memandang Minho benar-benar takjub. “Daebak. 5 menit kau habiskan itu? Kau rakus, tapi—” ucapannya terhenti saat melihat wajah Minho.

“HAHAHAHHAHA…” tawa Hyemi tiba-tiba pecah. Dia terus tertawa sambil memegang perutnya. “HAHAHA~~ KAU LUCU SEKALI!! WAJAHMU!!”

Wae??”

“Wajahhmu berantakan sekali. Lihat itu. Ahahhaa~~” Hyemi makin tertawa puas. “Bumbu jajamyung, Minho. Itu semua ada di seluruh wajahmu! Ahaha~~ kau lucu sekali!” kali ini tawanya sampai mengeluarkan air disudut matanya. Hyemi benar-benar tertawa lepas karena Minho.

Hyemi terus tertawa. Ini kali pertama Minho melihat gadis itu tertawa lepas dan puas. Minho membiarkannya. Dia membiarkan Hyemi agar bisa lebih lama melihat gadis itu begitu senangnya. Beberapa menit kemudian, Hyemi menghentikan tawanya sendiri dan mengambil tisu yang ada di meja. Dia menyeka wajah Minho yang penuh dengan bumbu. Dia lupa dia sedang melakukan apa. Memang hal kecil, namun bisa membuat orang jadi salah paham.

“Kau baik sekali.” ucap Minho saat Hyemi masih menyeka dan menyentuh wajahnya untuk pertama kali.

Mendengar Minho berbicara seperti itu, Hyemi jadi sadar dengan apa yang di lakukannya saat ini. Dia langsung melemparkan tisunya ke wajah Minho.

“Nih! Seka sendiri!” ucap Hyemi berubah jadi galak.

~~♥♥♥~~

Beberapa game hiburan telah di lakukan . Sekarang tiba saatnya di makanan penutup. Dessert lucky couple julukan game ini. Jadi, yang beruntunglah yang tidak kena jebakan dessert di battle ini. Dessert-nya sebuah salad. Sebuah salad yang membungkus daging bulgogi. Isinya macam-macam. Mungkin yang tidak sial akan mengunyah daging, tapi yang sial bisa saja muntah atau bahkan menangis saat memakannya.

“DI MEJA KALIAN SEKARANG DISEDIAKAN 8 CUP LUCKY DESSERT. ENTAH YEOJA ATAU NAMJA AKAN MAKAN INI SECARA BERGANTIAN. YANG CEPAT AKAN MENDAPAT POIN SEPERTI BIASA. SELAMAT~ SEMOGA BERUNTUNG DI DESSERT LUCKY COUPLE INI!!!”

“Kira-kira isinya apa ya?” tanya Hyemi pada Minho yang sedang  menerawang isi dari lucky dessert itu apa. *inget hello baby yang Onew kena jebakannya? Nah author mau ngegambarin itu*

Molla. Kita lakukan yang cepat ya??”

Ne!” Hyemi mengangguk. Mereka tidak ada bedanya di battle couple, sama-sama serius.

“START!!!!”

Baik Minho dan Hyemi, keduanya memakan salad itu saling bergantian. Mereka sama-sama melahapnya dengan  cepat. Masing-masing di antara mereka sudah makan 3. Dan jebakan itu baru Minho yang mendapatkan. Sebuah cabai pedas besar telah dilahap beserta saladnya. Hyemi hanya terkekeh saat melihat wajah Minho yang hampir meledak karena warnanya sudah merah. Minho harus menahannya dan harus tetap menelannya walau tidak bisa minum air secepat kilat. Belum selesai melanjutkan tawanya. Hyemi terdiam saat melahap salad ke-4. Dia mendadak jadi diam!

Minho masih berusaha menenangkan dirinya yang kepedasan bukan main, sedang Hyemi jadi bungkam walau berusaha mengunyahnya. Hyemi tidak bicara. Tapi, ekspresi wajahnya menandakan bahwa dirinya sekarang tersiksa dengan apa yang dilahapnya.

Wae?? Cepat telan!” perintah Minho. “Tinggal 1 cup lagi. Ini yang terakhir untukmu. Apapun itu, tidak peduli kau harus telan, Hyemi.”

“Eummmm…”  Hyemi berusaha bicara, namun tidak bisa karena sesuatu yang buruk itu masih ada di mulutnya, belum bisa ia telan dengan sempurna, bahkan mengunyahnya saja butuh perjuangan.

“Hyemi–ya, telan! Kalau kau belum bisa menelannya, aku juga tidak bisa makan cup selanjutnya.”

“Mm.. Eeuumm…” tetesan air mata tiba-tiba keluar dari sudut mata hyem. Minho jadi bingung.

Wae? Kau makan apa sih??”

Hyemi bergetar hebat saat berusaha mengunyah dan menelannya. Berkali-kali dia ingin muntah juga. Tapi, tetap berusaha mengunyahnya hingga tertelan sedikit demi sedikit. Matanya sudah ingin menangis hebat. Itu kali pertama Hyemi menunjukan kelemahannya di hadapan Minho.

Wae??? Sudah telan saja! Apapun yang ada di mulutmu, lupakan rasa tidak enaknya. Kita harus bisa, Hyemi–ya. Kau tidak tahu rasa cabai  yang aku makan tadi?? Aku rasa itu lebih buruk dari yang kau kunyah!” ucap Minho berusaha menyemangati yeoja itu .

GLEK! Hyemi akhirnya menelannya.

“BAWANG!!!!!!” Hyemi berteriak histeris setelah berhasil menelannya.  “AKU MAKAN BAWANG. ASTAGA!! AKU TIDAK PERNAH MAKAN BAWANG MENTAH. AKU INGIN MUNTAH, MINHO!!” teriaknya makin histeris sambil mencengkram tangan Minho. Minho langsung makan cup terakhir. Untung saja cup terakhir aman. Tidak ada jebakan lagi.

“HOMI COUPLE!! KALIAN LAGI-LAGI DAPAT 50 POIN. CHUKAE!!” ucap Panitia.

Setelah selesai dengan dessert-nya, Minho langsung membawa Hyemi yang sudah ingin muntah itu ke pinggir lapangan tanpa mempedulikan panitia yang ada. Dia melesat ke bangku tempat mereka menyimpan tasnya. Hyemi masih lemah, masih mengeluarkan air mata dan masih terus tidak bisa menahan dirinya yang ingin muntah. Dia masih bergetar hebat hanya karena memakan sebuah bawang.

Minho mengeluarkan sesuatu dari tasnya. Air mineral dan Permen mint.

“Ini minum!!!” perintah Minho sambil memberi botol air minumnya.

Hyemi merampas tanpa banyak tanya. Juga mengambil beberapa perment mint yang dia masukan sekaligus ke mulutnya. Dia mengunyah cepat berusaha menghilangkan rasa bawang itu.

“Gimana? Udah mendingan? Cih! Kau membuatku takut!”

Hyemi tidak menjawab. Dia terus mengunyah permen tersebut sembari terus meneguk minumannya.

“AH~ MASIH ADA RASANYA!! BERI AKU LAGI YANG BANYAK!!” pinta Hyemia masih saja panik dengan rasa bawang itu

Minho memberi 5 permen lagi sambil menggeleng-geleng kepalanya.  Hyemi tidak peduli. Yang dia pedulikan saat ini bagaimana caranya mengilangkan rasa ingin muntahnya itu. Dia tidak suka bawang. Apa lagi yang barusan ditelannya bukan bawang goreng atau bawang yang sudah disajikan, melainkan FRESH ONION alias bawang mentah. Aigoo~ itu sungguh membuatnya ingin muntah.

“Ternyata selain ciuman, kau juga lemah terhadap bawang ya?” goda Minho mengejek Hyemi yang saat ini masih panik. Hyemi hanya membalas dengan satu tatapan. Tatapan sebal pada namja itu.

“KAU MAU TAHU RASA BAWANG ITU SEPERTI APA??” tanya Hyemi sengit pada Minho.

“Seperti apakah? Perlukah aku cium agar aku tahu rasanya??”

“JANGAN BODOH, CHOI MINHO!! KAU INI DIKIT–DIKIT CIUM, CIUM DAN CIUM!! KAU TIDAK OVER DOSIS, AH??!!!!”

To Be Continue

~This story is mine. This plot is mine. Say no to plagiarsm.~
 ~ Publish by mamotho @https://mamothozone.wordpress.com/ ~

~ Hehehehe~~~ part depan adalah ending..mau tau jadinya jawaban Hyemi gimana? Keliatannya Hyemi dingin2 aja tuh sama Minho. curious~~ tetep ikutin cerita nya yuaaa….

~ Mian part ini banyak olahraganya ketimbang romancenya. Iya gak? Ah enjoy aja ya… toh ini ff yang aku bilang hanya menceritakan proses mereka jadian. Kk~

~ dont forget to leave komen yo^^ 

Advertisements

About mamotho

Special Girl. Always loved her self, and know what makes she herself happy. Fangirlling is also her spirit (ʃƪ˘ﻬ˘) SHINee is her oxygen too!

Posted on 20 August 2011, in SEQUEL, SHINee FF, START with a KISS and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 135 Comments.

  1. HOMI couple lucuuu

  2. Woah yg part 6 seru bgt,, sesara bener2 nyaksi’in gimana pertandingannya.
    Walau adegan romance.a dikit bgt,, tp ttp bagus kok.

    Minho kenapa sih mikirnya ciuman trs.. untung di kolam banyak orang, kalo g gimana coba ? Jgn minta cium terus lah. Tp mau gimana lagi dr judulx aja kita udah tau kalau bakal ada ciuman2nya.
    Maaf ya onn ni komen bener2 gak bermutu.

  3. hyemii makan bawang mentah??!! woow!!! bener2 perjuangan….
    seruuuuu ceritanyaaa….

    semangaatt!! sisa 1 part lagi!! g bakalan galau lagi nih! haha

  4. MWORAGO?????
    Ciuman brkali2 membuat over dosis???
    yaaaa salaaammmmm….. (__”)

    *tepaaaaarrrr*

  5. Yaa eonnie daebak!!
    Eonnie mian yak aku baru bisa komen sekarang…
    Sebenernya aku udah sejak lama baca ff disini,, tapi aku bacanya lewat hp..
    Kalau pegang laptop cuma blh hri sabtu sama minggu, apalagi aku siswa ujian, jadi ibuku jadi overprotectif bgt sama ni laptop
    Pokoknya buat eonnie, terus buat ff yang bgs yha…
    Mian baru komen sekrang. hehe.. 😀

  6. Aigooo, pengen liat tampang Minho pas makan jajangmyuunnnn pasti unyu deh ~~ :3
    MWOOOO? Minho pegang apaan pas di kolam? DASAR! Curi-curi kesempatan.. wkwk
    Haiyaaaah, aku ngakak beneran eon…
    Minho ternyata udah mencanangkan berbagai trik buat nge-gaet si Hyemi ckck MWOYAA?
    CIUMAN… SOGOKAN… DAN PERHATIANNN???
    GUA MAUUUUUUUUUUUU u,u #lirikTetem

    itu pas Minho makan Jajangmyun di OMS episode berapa eon? aku belum pernah liat….
    Kasih tau dooong~

    OH YEAH… TINGGAL SATUU PART LAGIIII SODARA-SODARA!!!
    Mari dihajar! kkk
    Walo romance nya dikit,,, tapi tetep seru eon! JOA!!! XD

    • Itu kalau ga salah part 8! yang sama noona2 gitu. senior2 gitu lahh..
      Minho rakus banged di sana^^b tapi tetep ganteng!

      Iyeee ini full olahraga 😀

  7. Eonni, baru baca ff yg ini nih, part selanjutnya apa ya paswordnya?

  8. gua kira si hyemi kesambet aoaan pas lagi makan salad samoe jadi hening gitu. tau taunya cuma bawang– sama sih aku juga benci semua jenis bawang/curcol
    minho makin lama makin genit, kudu dibawa ke klinik tongfang(?) sepertinya-.-
    akhirnya gimana yah*o*

  9. Pernah baca ini ff di wp mana gitu lupa..
    Haha, MinPpa disini kayaknya ketularan yadong’nya Eunhyuk oppa deh 😀

  10. ak gk tau ak dah bilang berapa kli tp cuma kata itu yg bsa ak bilang dan kata itu adalahhh…KERENNN BANGETTT

  11. seru seruuuu…
    ckckk minho apa yg kw sentuh td huh? it g sdr atau ambil kesempatan? kkk
    aku udh tau endingnya hhaha..Tp ini ttp seru msg ttp bkin pnsaran. pdhl udh baca.. ff eonni ini emang daebakk!
    Eonn mau nanya, oms apaan yaa?? ‘.’)?

  12. haaaaaa sukaaaa bnget cerita school life giniiiii, aaaaaaa kenapa di protect onnie? akuu ingin bacaaaaa 😦

  13. ok, aku menemukan kesamaan antara aku dan hyemi….gk suka bawang 😀
    duh mino laper apa doyan? makan jjajjangmyeon smpe segitunya… :p

  14. Bawang 😦 bayangin aja aku sdh mau muntah tuh…
    Masih untung Minho yg makan cabe, Hyemi kasian yg makan bawang..

  15. thor, minta PW’a gimana sih. Aku mau baca ff yg kiss addicted?

  16. hahahaa
    minho emang uda over dosis ciuman u hyemi-ah,haha

  17. dwiputrimelisa

    overdosis ciuman haha :3. semangat homi couple!

  18. kirain makan apa ternyata bawang

  19. Aahhh.. couple ini kerenn bngett sumpahh.. smoga mkin byak ya kisss..kiss nya#plakk:p

KOMEN YO ( ˘ з˘ )/

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: