START with a KISS (Part 3)

START with a KISS (Part 3)

Title : Start With A Kiss
Author : mamoTHo
Main Cast : Choi Minho , Lee Hyemi
Support Cast :  Joongki, Ahjushi
Genre : Romance – HHJJF (Happy Happy Joy Joy Fiction)
Rate : PG 13

A.N : Dimulai dari part ini semuanya author POV ya reader tercintah..

This Story©mamoTHo

~~♥~♥~♥~♥~~

~LET’S BEING A COUPLE TEAM~

Setelah ciuman pertamanya, ada lagi kasus yang sama menimpa Lee Hyemi, yaitu ciuman kedua yang dia terima dari seorang namja yang benar-benar tidak disangkanya. Apa lagi di ciuman yang kedua ini, namja tersebut baru saja menyatakan suatu hal yang tidak masuk akal. Perasaan suka? Mwoya! Ini membuatnya bingung bukan main.

Gila! Aku tidak gila kan mendengar pernyataan cinta dari seseorang yang belum pernah kupikirkan sama sekali . Seorang Choi Minho. Namja yang ada di Konkuk University dan dia seorang selebritis, pikir Hyemi kebingungan setelah keluar dari ruangan tersebut. Ruang dimana Hyemi mendapat second kissing dari Minho.

Krystal. Aneh-aneh saja sarannya. Dia menyuruhku menghampiri namja itu dan sekarang malah aku yang  sukses salah tingkah karenanya. Aku hanya ingin tahu kenapa dia menciumku. Dan sudah terjawab. Katanya dia menyukaiku.  Tapi, Kok bisa dia menyukaiku. Apa bagusnya diriku diantara yeoja-yeoja lain yang ada di Konkuk ini?? Haishhh~~ sumpah ini gila. Dan ciuman tadi??? AGAIN????

Di balik punggung Hyemi, Minho dengan tersenyum penuh arti memandang yeoja yang kini berjalan di depannya dengan langkah cepat menghindarinya. Saat Hyemi hampir masuk kelasnya, di situ juga Minho menahan tangan Hyemi sebelum yeoja itu melesat masuk kelas.

“Pikir baik baik ya.. Aku tidak akan mengatakannya dua kali.” ucap Minho lalu melepas tangan itu.

WHAT???? Dia barusan mengancamku atau sekedar memberi tahu? rutuk Hyemi dalam hati. Dia benar-benar jadi kesal dengan Minho.

“Hyemi–ya, otthe??” sahut Krystal menghampiri Hyemi yang terlihat kesal saat masuk ruang kelasnya.

Micheo..”

Mwo?!” Krystal menaikan alisnya heran sambil duduk di depan meja Hyemi.

“Krystal–ssi, coba tampar aku.”

PLAK! Sebuah tamparan akhirnya mendarat di wajah Hyemi.

 “YAA!! AKU BERCANDA!” teriak Hyemi sambil memegang pipinya yang barusan di tampar. “Itu ungkapan. Bukan berarti aku benar-benar ingin di tampar.”

Mian. Kau yang minta. Aku sih ikut saja. Heheu~~” Krystal pun sekarang cengengesan.

“Idemu itu gila, Krystal.”  cerita Hyemi sudah lebih sadar dari barusan. Krystal menatap Hyemi heran.

Wae?”

“Kau membuatku masuk ke sarang buaya. Dia.. dia..” Hyemi jadi ragu lagi untuk menceritakan kejadian barusan yang menimpanya.

“Dia apa, Hyemi?”

“Dia menciumku lagi saat aku sedang gencar bertanya!!”

OMO!!”

Ani.. a-ani..” Hyemi langsung menutup kedua mulutnya yang barusan keceplosan.

“Heyy~~ Apa kamu mau main rahasia-rahasiaan lagi, Hyemi–ya?”

Haish,  jinca.. Masa aku harus ceritakan lagi padamu sih?” Hyemi mendelik pada chingu-nya yang sudah menunjukan puppy eyesnya. Krystal benar-benar yeoja yang aneh sama seperti Hyemi.

Beberapa menit kemudian, karena melihat aksi memelas Krystal yang nyaris membuat Hyemi iba, akhirnya Hyemi menceritakan apa yang barusan terjadi padanya. Krystal adalah teman yang baik untuknya. Mereka memang 2 orang aneh di kampus karena selalu terlihat bersama dan bergosip ria. Jadi, wajar saja kedekatan mereka, keakraban mereka memang terlihat mencolok di mata orang lain.

DAEBAK, HYEMI–YA!!! KAU DISUKAI OLEH SELEB!! AKU TIDAK MENYANGKA!!” pekik Krystal lebay saat Hyemi selesai bercerita.

“Bukan itu inti dari ceritaku, babo. Siapa namja itu kok bisa menyukaiku. Aku tidak akan mudah percaya begitu saja, Krystal–ssi.”

“Apalagi membayangkan ungkapan cinta sedatar itu. Aku Choi Minho. Kau Lee Hyemi kan? Aku suka padamu, mau kah kau jadi pacarku. MWOYA?!!!” lanjut Hyemi emosi.

~~♥♥♥~~

Hari-hari berikutnya  di ruang kelas Hyemi dan Krystal!

Ini sudah H-3 dari kegiatan yang akan Hyemi lakukan. Hot couple in sportday. Hyemi belum menjawab pernyataan Minho tempo hari. Dia masih tidak percaya bahwa 3 hari yang lalu ada seorang namja yang menyatakan perasaan padanya. Oke, belum pernah ada namja yang menyatakan perasaan padanya. Terutama dengan pernyataan sedatar itu. Hyemi memang belum pernah berpacaran. Ne, dia memang pernah suka namja,  tapi dia tidak pernah mengalami yang namanya pacaran. Keluarga Hyemi sangat tidak menyukai anak-anak mereka menghabiskan waktu pendidikan mereka dengan hal yang tidak berguna seperti itu.

“Apa yang kubilang, dia benar-benar namja aneh. Setelah 3 hari, mana? Dia tidak mencariku. Juga tidak  sama sekali menanyakan jawabanku.” keluh Hyemi kesal sambil membolak-balikan buku pelajaran yang sama sekali tidak dibacanya. “Huft! Hampir saja aku kegeeran, Krystal.”

Akhirnya Hyemi pun menidurkan kepalanya kemeja.

Harusnya aku merasa tenang karena dia tidak mengusikku dengan ciuman sembrono yang tidak dilakukannya lagi. Tapi, kok aku merasa dia punya andil untuk mempertanggungjawabkan ini semua ya? Yap, dia harus bertanggungjawab karena telah merebut ciuman pertamaku. Apa sedang tren ya mencium orang dulu baru menyatakan cinta? Haish~ jelas-jelas itu jadi membuatku kepikiran. Apa itu tujuannya? Membuat aku kalut hingga aku yang akan menghampirinya duluan seperti tempo hari.  Aish.. CHOI MINHO itu sama sekali tidak cocok di panggil Flaming charisma setelah mencium orang seenaknya!!!

“AAARRRGGGHHHH!!!!!!” teriak Hyemi saat kekesalan itu sudah sampai puncaknya. Krystal jadi mendelik padanya.

“Kenapa kau tidak tanya lagi saja dia serius atau tidak? Gampang, ‘kan?”  usul  Krystal yang gerah melihat aksi temannya yang sedari tadi kesal sendiri.

“Seperti saranmu waktu itu?” cibir Hyemi. “Sireo!! Aku tidak mau masuk lagi sarang buaya. Dia pikir aku yeoja gampangan seenak saja main cium. Bwee~~ andweyo!” katanya sambil merong.

Omo! Aku jadi ingat Hyemi–ya.” Krystal tiba-tiba bangun dari duduk santainya. “Kau tidak tahu dia main drama? Di situ dia melakukan kiss scene juga loh.”

Mwo?!” Hyemi membulatkan matanya pada Krystal. “Sudah kuduga. Jangan-jangan dia player lagi.”

“Sebentar…” Krystal merogoh sakunya dan mengambil ponsel miliknya. “Aku akan googling dulu.”

“Jangan-jangan bukan aku  saja mahasiswi di sini yang dicium juga olehnya. Arghhh.. sungguh membuatku jadi gila!”

“INI DIA, KISS SCENE CHOI MINHO DI DRAMA ITU.” pekik Krystal sambil memperlihatkan layar ponselnya pada Hyemi.

Hyemi pun melihat adegan itu. Adegan di mana Minho dan yeoja itu sedang duduk di depan piano dan  saling menatap, lalu Minho memegang wajah itu dan menciumnya perlahan. Sungguh terkesan lembut dari scene yang baru dilihatnya barusan.

 “Apa sama dengan yang dilakukannya padamu?” tanya Krystal menghentikan pandangan Hyemi dari apa yang sedang dia saksikan.

“Cih!” Hyemi membuang mukanya. “Tentu saja beda. Yang kau perlihatkan barusan terlihat lembut dan manis. Sedang yang dia lakukan padaku, berbanding terbalik dan sembrono.”

~~♥♥♥~~

Di ruang panitia!

Hyemi terlihat sibuk. Dia sedang di ruang panitia mengecek kelengkapan acara untuk acara yang diketuai olehnya. Di sana dia mengatur semua panita yang ikut andil, mengecek peserta di list peserta, juga mempersiapkan pidato yang akan dia lakukan dalam sesi sambutan ketua panitia.

Haishh.. baru kali ini aku tidak bisa ikut karena tidak punya pasangan untuk di ajak dalam sportday.” keluh Hyemi sembari mencatat sesuatu di notenya.

“Heheh~ kau tidak semujur aku.  Aku berhasil menggaet Donghae-oppa.”   Krystal memberitahu karena bangga bisa menggaet orang populer.

“Oh.” respon Hyemi datar. “Maaf ya, aku terlalu sibuk mengurusi acara ini. Jadi tidak kepikiran deh.”

“Kau ajak Minho saja! Bukannya dia menyukai—“

Hyemi langsung menutup mulut Krystal yang hampir  kecolongan bicara. “Aigoo.. hati-hati kalau bicara. Di sini banyak orang tahu!” bisik Hyemi memperingati .

Mian, aku lupa. Hehe..” ucap Krystal cengengesan.

Ne, gwenchana. Kali ini biarkan aku fokus pada acara sajalah. Dan lagi, tidak usah membicarakan namja itu. Toh, dia sepertinya sudah lupa dengan apa yang tempo hari dia lakukan padaku.”

“Yah.. Sayang sekali. Padahal kau kan sangat excited kalau ada acara seperti ini.”

Ne. Aku juga tak percaya aku tidak bisa ikut meramaikan acara. Huft!” keluh Hyemi lagi.

“Lagian siapa yang usul judul acara ini jadi couple, huh? Kau sendiri! Dasar Hyemi babo!” teriak Krystal yang jadi berubah jadi galak.

Hyemi mendesah pelan. “Ne, aku.”

Gerae. Jadi tidak usah menyesal, karena sudah terlambat. Arraseo?”

~~♥♥♥~~

Beberapa saat kemudian, Hyemi berjalan kesal dengan langkah cepat.  Dia berjalan sendirian dengan raut wajah yang terlihat kesal.

“Ambilkan tambang di ruang olah raga?? Kurang ajar mereka! Anak buah macam apa menyuruhku mengambil itu! Mana ruang olahraga itu jauh lagi. Sialan!” rutuk Hyemi kesal sambil terus berjalan.

Sesampainya di ruang olahraga tempat yang menjadi tujuannya saat ini, Hyemi langsung mencari ke dalam locker yang ada di ruangan tersebut. Dia mengobrak abrik isinya tanpa menyadari ada seseorang yang masuk keruangan itu diam-diam.

Saat baru saja menutup locker tersebut.

“AAAA~~~” Hyemi meloncat kaget saat seseorang berdiri di balik locker tersebut mengejutkannya.

“Kau selalu berteriak. Kupingku sakit.”

“K-KAU??”  pekik Hyemi menunjuk ke wajah orang itu. Orang itu tersenyum evil padanya.

Ne, aku Choi Minho. Ingat?

YAA! SEDANG APA DI SINI?? BIKIN KAGET ORANG SAJA!!” omel Hyemi kesal sambil memegang jantungnya yang hampir copot.

“Aku? Mengikutimu.”

“UNTUK APA??” tanya Hyemi sinis.

Aigoo~ selain bawel, kau juga galak rupanya.”  Minho menarik tangan Hyemi lalu membawanya berjalan dan duduk di ruang olahraga itu.  “Kita bicara!”

Nde??”

Minho menggeser mendekatkan dirinya duduk di sebelah Hyemi, “Lee Hyemi~ aku harus menunggu berapa lama lagi? Sejak hari itu kau pergi begitu saja tanpa menggubris ucapanku.”

DEG! Jantung Hyemi benar-benar jadi berdebar sekarang. Minho masih mengingatnya? Mungkin itulah yang ada dipikiran Hyemi saat ini.

“Jadi tempo hari kau serius??” tanya Hyemi sok polos. Hyemi memang sengaja ingin terlihat cool di depan Minho.

Aishhh… kau pikir aku bercanda?”

“Lalu kenapa tidak bertanya padaku setelah hari itu?”

“Kau lupa aku ini siapa? SHINee-Minho! Aku kan tidak bisa sembarang berada di sekeliling yeoja.” Terang Minho sombong. “Lagi pula kemarin-kemarin aku sibuk. Syuting.”

“Cih, sombongnya! Tapi..”

“Tapi, apa? Kau tidak percaya aku benar-benar suka padamu? Sudah beberapa hari ini aku memperhatikanmu, Size 34!”

YAA!!!”

“Aku bercanda. Jadi?” Minho masuk topik lagi.

Molla.. Aku tidak bisa berpikir kalau sedang banyak pikiran.” elak Hyemi yang sebenarnya sudah tidak kuat ingin cepat-cepat keluar dari ruangan tersebut takut akan mendapat perlakuan sembrono seperti yang dia alami akhir-akhir ini karena Minho.

Gerae. Kau ikut acara ini besok??” tanya Minho sambil menunjuk ke pamflet yang ia pegang. “Acaramu sendiri. Hot couple.”

Ani. Kenapa bertanya?”

“Kita ikut. Otthe?”

Mwo?! Kau mau menjadi pasanganku di acara ini?” pekik Hyemi makin gila melihat tingkah laku namja yang tidak bisa ditebak ini.

Ne. Dan setelah acara itu, kau harus segera menjawabnya. Mudah kan tinggal jawab MAU atau TIDAK?? Kalau aku berhasil membawa kita ke juara pertama, kau harus mau menjadi pacarku.”

Itu sih bukan menunggu jawaban namanya, tapi pemaksaan. Bodoh!, umpat Hyemi dalam hati.

“Tunggu dulu!” ucap Hyemi tiba-tiba. “Kau.. Bagaimana suka padaku?  Kita tidak pernah dekat kan?”

“Tidak pernah??” Minho menyeringai kecil. “Kau berisik di belakangku saat  festival olahraga, jatuh tersungkur di depanku, menabarak diriku, size 34—“ Hyemi langsung melotot padanya. “Dan, kau mematung saat aku cium. Itu tidak pernah? Aigoo~~ yeoja ini sungguh keterlaluan.” goda Minho membuat Hyemi makin membulatkan matanya.

YAA!!!KAU FLAMING CHARISMA!!!” bentak Hyemi tidak tahan akan godaan Minho. Minho pun langsung menarik Hyemi kepelukannya.

“Kau memanggilku apa? Flaming??” Minho mendekatkan wajahnya semakin menggoda Hyemi. “Aku tidak suka dipanggil itu olehmu. Panggil aku Minho seperti aku memanggil namamu. Arraseo.”

“N-Ne, Minho-ssi.” ucap Hyemi berhasil membuat Minho tersenyum.

“APA ADA ORANG DIDALAM???” Teriak suara seorang ahjushi dari luar ruangan. Dengan cepat Minho menarik Hyemi bersembunyi masuk ke dalam sebuah ruangan sempit. Tepatnya ruang peralatan kebersihan di dalam ruang olahraga tersebut. Mereka bersembunyi di sana sementara suara ahjushi itu semakin mendekat mencari sumber suara yang barusan didengarnya.

“Apa ada orang di sini??”

Di dalam ruangan yang sempit itu, Hyemi dan Minho hanya bisa menahan diri jangan sampai mengeluarkan suara apapun dan tertangkap basah berduaan di ruangan tersebut karena akan menimbulkan kesalahpahaman. Posisi yang sungguh dekat itu membuat mereka berdua salah tingkah. Bagaimana tidak? Gara-gara ruangan sempit itu dengan terpaksa Hyemi harus merapatkan tubuhnya pada Minho. Ini benar-benar menimbulkan kecanggungan di antara mereka.

Yaa~~ jangan berisik. Bisa bahaya kalau ada yang menangkap diriku berduaan dengan yeoja di sini. Arraseo?” bisik Minho pada Hyemi yang sedari tadi menundukan kepalanya dan terlihat gelisah.

Hyemi tidak merespon Minho. Dia tetap menenggelamkan wajahnya daripada harus menatap Minho. Karena kalau dia menatap lurus mungkin wajah mereka semakin berjarak beberapa senti saja.

“Saranghae..” bisik Minho tiba-tiba memecah kesunyian di antara mereka. Ucapan Minho barusan berhasil membuat Hyemi menatapnya. Jantung Hyemi benar-benar berlari sekarang.

Wajah tersenyum itu terlihat dari sosok Minho. Minho tersenyum pada Hyemi. Membuat Hyemi makin salah tingkah saat ini. Apalagi wajah Hyemi semakin memerah membuat namja yang ada di hadapannya tidak kuat ingin terus tersenyum menatapnya. Hal itu membuat mereka akhirnya saling menatap terlalu lama. Hingga Minho mulai dengan kebiasaannya, mulai ingin mencium yeoja yang ada di hadapannya saat ini.

Minho memegang pipi Hyemi, mengelusnya perlahan, kemudian mendekatkan wajahnya pada Hyemi berusaha menggapai lebih dekat lagi. Hal itu membuat Hyemi langsung memejamkan matanya, bukan karena memiliki perasaan yang sama ingin dicium, sebaliknya dia justru menutup mata karena takut. Takut menerima ciuman aneh itu lagi.

CHUP~ Minho mengecup pipi Hyemi lembut membuat Hyemi membuka matanya perlahan.

“Kau kira aku mau apa, ah?” goda Minho membuat Hyemi jadi terlihat bodoh. Hyemi pun memegang pipi  bekas kecupan Minho tadi. Kini wajahnya semakin memerah dari yang barusan.

SIALAN!!! AKU DIBODOHI!! INGIN KUHAJAR ORANG INI!, Jerit Hyeni  dalam hati. Kapan aku harus keluar dari tempat ini? Ahjushi.. cepatlah keluar. Aku sudah tidak tahan berada dekat namja ini. Dia terus-terusan menggodaku. 

Suasana yang semakin lama semakin membuat canggung ini makin tidak nyaman. Minho terus-terusan menatap Hyemi, sengaja menggoda yeoja itu, menjadikan kondisi saat ini adalah kesempatan emas untuk bisa dekat dengan yeoja yang disukainya, sedang Hyemi sibuk dengan pandangannya yang tak tentu, melihat ke segala arah asal bukan ke namja yang saat ini tidak melepaskan tatapannya.

“Aku .. rasa ahjussi .. sudah.. keluar.” ucap Hyemi sambil berniat keluar dari ruangan itu dengan ragu.

“Kau ini pandai mengelak ya? Masa harus kucium terus baru mau menanggapiku.”

Mendengar ucapan Minho barusan membuat Hyemi lebih ingin cepat-cepat keluar. Tanpa lama, dia pun membuka pintu ruang peralatan kebersihan itu dan melesat keluar. Karena terlalu tergesa-gesa dan bersemangat yang ada dia malah jatuh tersungkur karena tersandung pembatas pintu ruangan tersebut.

Aigoo~ Lee Hyemi. Kau selalu ceroboh.” Minho pun membantu Hyemi bangun. Hyemi masih menyembunyikan wajahnya karena malu. Lagi–lagi dia bertindak bodoh di depan namja keren ini.

Otthe? Mau kan jadi couple itu?” tanya Minho lagi melanjutkan ajakannya tentang ikut acara di sportday. “Kau selalu tidak menjawab pertanyaan penting yang aku lontarkan. Kau pikir berusaha menandingi kebawelanmu itu bukan hal yang sulit? Aku bukan orang yang suka banyak bicara, Hyemi-ya.”

“Hyemi-ya? Kau memanggilku itu?”

Ne, kau juga panggil aku Minho-ya, jangan Minho-ssi! Bukankah kita sekarang sudah akrab?”

Mwo?!”

“Yeah, aku berusaha mati-matian agar bisa berbicara seperti ini.”

Hyemi ingin tertawa melihat tingkah Minho yang kalau dipikir-pikir Minho memang benar. Kemarin Minho adalah sosok yang pendiam, dingin, dan benar-benar membuat penasaran. Tapi sekarang,  Minho terlihat berbeda dan banyak bicara.

Otthe? Sudah 3 kali tuh aku bertanya.”

“Eum.. Oke boleh! Kita lihat apa kau bisa mengalahkan Siwon-couple. Aku jadi penasaran.”

Minho tersenyum bangga mendengarnya, “Kau bukan orang yang  plin-plan, ‘kan? Tidak akan membatalkan tiba-tiba, ‘kan?”

Hyemi menggangguk. “Tapi…”

“Wah ada tapi?”

“Tapi, aku tidak yakin kau bisa menang darinya. Kemarin saja kau kalah saat estafet putra.” Hyemi mulai meremehkan. “Siwon kan sangat jago olahraga. Dan kulihat di list peserta, yeoja yang menjadi pasangannya pun juga jago. Dia sunbae kita.”

Minho terlihat kecewa tapi lebih kecewa lagi saat menatap wajah Hyemi yang terlihat cemas tak bergairah seperti biasanya saat mengucapkannya.

Pluk! Minho mendaratkan tanganya di puncak kepala Hyemi dan mengelusnya perlahan.

“Tenang saja. Sekarang kan, ada kamu. Kau kan berbakat. Kita pasti menang.”

“Kau pikir aku akan membantumu untuk menang?? Bwee~~ lalu menjadi pacarmu?? Sireooooyoo…..” ejek Hyemi. “Pokoknya, kalau kita kalah kau jangan mengusikku lagi! Arraseo?”

Minho tersenyum melihat tingkah kekanak-kanakan Hyemi, dan senyum Minho saat ini sukses membuat sesuatu di jantung Hyemi berdetak lebih cepat.

Deal.” ucap Minho sambil menepuk bahu Hyemi.

Deal?? Omo! Aku jadi terlibat kesepakatan begini dengan namja itu. Kalau dia berhasil membawa kami berdua ke juara pertama itu artinya kami berpacaran dan kalau tidak, aku jadi bebas dari segala macam tingkah lakunya yang mengusikku. Pertanyaanya, bisakah kami menang? Sedangkan Siwon-couple terlihat begitu kuat. Siwon kan terkenal, dan couple yang baru pulang dari pertukaran pelajar itu memang terlihat tangguh. Haish~~ kurasa kita tidak akan menang,  lamun Hyemi jadi pesimis sambil berjalan kembali ke ruang panitia. Ada yang dia tidak dia sadari saat memikirkan itu. Bukankah dia jadi terlihat sedang memikirkan Minho?

“HEEEE???? KENAPA AKU JADI CEMAS?!”

Huft, Tidak menang pun tidak masalah. Dari pada harus pacaran dengan namja yang suka sembrono ini. Cium cium orang seenaknya. Eww~

~~♥♥♥~~

Keesokan harinya  di konkuk university, H-1 dari acara yang akan  diselenggarakan pada sportday, Hyemi sedang berjalan dengan Krystal di koridor. Mereka sedang berbincang seperti yang biasa mereka lakukan saat sedang bersama.

“Jadi kau ikut acara itu?” tanya Krystal pada Hyemi.

Ne.”

“Kok bisa?”

“Yeahhh~ biasa.”

Omo! Jadi kau dengan seleb itu…” selidik Krystal dan dengan santai Hyemi mengangguk.

“Jadi kalian pacaran?” tuduh Krystal.

Aniya~ aku mengangguk bukan karena itu. Jangan berpikir macam-macam. Aku dan dia akan ikut hanya untuk meramaikan acara.”

“Kok bisa? Kapan kau bertemu namja itu lagi? Lalu dia bertanya apalagi tentang pernyataan cintanya itu? Apa dia menciummu lagi? Aigoo Hyemi, kau beruntung sekali.” Krystal terus berbicara tanpa titik dan koma.

“Masa aku harus cerita lagi sih. Pokoknya namja itu menyebalkan, Krystal. Kau tidak akan percaya kalau aku menceritakannya.”

“Hemm…” Krystal melipat kedua tangannya. Air mukanya kini terlihat kecewa pada Hyemi.

“AYA!!” pekik  Hyemi saat tangannya ditarik oleh seseorang. Orang itu, orang yang sudah tidak asing baginya. Orang yang bertubuh tinggi yang sampai saat ini belum  menunjukan wajahnya tiba-tiba membawa Hyemi masuk ke ruangan sempit yang tidak jauh dari sana. Hal itu membuat Krystal bengong melihatnya, akhirnya karena bingung dia pun hanya mematung disana.

 “YAA!! KAU KEBIASAAN, MINHO!!” teriak Hyemi pada namja itu saat mereka tiba di sebuah ruangan sempit.

Aish~ jangan berisik!”

“HYEMI-YA, GWENCHANA??” teriak Krystal cemas dari luar ruangan di mana mereka berdua berada.

“Bilang pada temanmu suruh tunggu di luar. Bilang juga, kau harus bicara padaku. Cepat!” perintah Minho dengan seenaknya.

“Hhheee?? Kau bahkan tidak punya attitude untuk menyapa BFF-ku.”

“Hah??”

“Lupakan.” Hyemi pun keluar dari situ dan menghampiri Krystal yang masih berdiri di luar ruangan.

“Kenapa Hyemi–ya?” tanya Krystal saat melihat wajah Hyemi suntuk keluar dari ruangan sempit di depannya.

“Kau tunggu aku yah di sini? Namja itu mau bicara padaku. Kau jaga ya? Takut ada orang yang mergoki kami.”

“Eh?”

“Yah.. permintaan aneh dari seleb, Krystal. Kau lihatkan anehnya orang itu?”

Krystal menggangguk dan mengikuti permintaan Hyemi itu. Sedang Hyemi kembali masuk ruangan dimana Choi Minho sedang menunggunya.

 “Ada apa? Aku kan sudah bilang jawabnya besok setelah sportday selesai. Iya kan? Dasar tidak sabaran.” celoteh Hyemi kesal sambil melipat tangannya. Minho mengambil tangan Hyemi, dan meletakan sesuatu di sana.

“Ini.. pakai ini untuk besok.”

Hyemi menatap benda yang sedang dijinjing olehnya sekarang. Dia mengambil sesuatu di dalam kantong plastik itu. Sebuah Training? Celana panjang hitam? dan T-shirt? Hah?? T-shirt couple?? Hyemi menatap heran pada Minho, sedang Minho tetap tenang menatapnya.

“Kaos Tim kita. Bukankah acara itu ‘Hot couple’? Masa kita tidak punya kaos tim yang samaan.” terang Minho membuat Hyemi semakin menaikan kedua alisnya.

Memang sih pakaian bebas. Tidak di tentukan. Pokonya semenarik mungkin supaya pesertanya terlihat seperti couple sungguhan. Hyemi melihat Kaos tim itu. kaos berwarna putih. Dengan gambar setengah hati berwarna abstrak di punggung kanan. Sedang di bagian kiri dada kaus tersebut tertulis ‘Hyemi fighting.

“I-ini..??”

“Untukmu. Kita akan pakai besok!” Minho memberitahu. “Serasi, ‘kan? Kalau kita bersandingan berdiri, gambar hati tersebut akan menyatu dengan gambar hati yang ada pada kaos timku.”

“Kau serius? Mi-Minho.. Ini..mencolok.”

“Sudah kukatakan aku serius. Sudahlah pakai saja. Kita akan jadi couple yang spektakuler besok. Kau siapkan saja jawaban untukku. Arraseo?”

Hyemi diam tidak meresponnya. Dia benar-benar masih terkejut dengan sikap Minho yang tidak bisa diprediksi olehnya.

Annyeong! Sampai besok.” Minho pun keluar dari tempat itu.

“Sebentar!” panggil Hyemi membuat Minho berbalik dan menatap wajah Hyemi yang kini pura-pura tidak melihatnya.

Gomawo.”

Suara Hyemi yang benar-benar pelan. Apa itu artinya Hyemi malu? Minho jadi tersenyum menatapnya dan kembali pergi dari sana. Hyemi benar-benar membuatnya jadi gila.

Krystal melihat Minho yang keluar dari tempat itu  segera berdiri dari duduknya. Dia melihat Minho berjalan. Minho pun menyadari Krystal ada di sana. Dia tersenyum pada Krystal menandakan dia berterimakasih pada yeoja itu karena sudah mau menunggu temannya barusan.

Tidak lama kemudian disusul oleh Hyemi yang keluar dari tempat itu sambil menenteng bawaan baru—kaos team tadi—Hyemi melihat Krystal yang berdiri mematung di sana sedang melamun.

“Hey~~” sahut Hyemi menghentikan lamunan Krystal.

“Eh, sudah?” Krystal jadi terlihat gugup.

Ne, kau lihat kan namja itu aneh. Lihat.” pinta Hyemi sambil memperlihatkan kaos timnya.

“WUAHH~~~ CUTE!!” pekik Krystal terlihat bahagia saat melihatnya.

“Apanya? Ini mah kekanak-kanakan tahu?”

Aishh.. daebak Hyemi–ya. Dia mempersiapkan ini segala. Kau memang bodoh. Harusnya sekarang kau benar–benar sadar kalau namja itu menyukaimu.”

~~♥♥♥~~

Di rumah Hyemi!

Malam ini Hyemi sedang berbaring di tempat tidurnya. Sedang bersantai ria sambil mengulum permen lolipopnya. Tiba-tiba lamunan Hyemi kembali pada namja yang akhir-akhir ini ada di pikirannya. Dia melirik ke arah lemari yang ada di depannya, melihat sebuah baju yang tergantung di gagang lemarinya.

“Hmm~~ Kaos tim? aku harus jawab apa ya besok?” gumamnya berbicara pada udara kosong.

Tapi Masa sih. Apa benar namja itu benarbenar suka padaku?   Sebentar!  Tapi tadi tumben dia tidak sembrono lagi. Aku sudah takut dia akan melakukan itu lagi seenaknya. Untunglah dia tidak seperti itu lagi padaku. Membuat aku sport jantung saja setiap bertemu dengannya.

~~Hot Hot Hot Hot Summer Hot Hot Hot Hot (Fx – Hot summer)~~
nada dering sms ponsel berbunyi membuyarkan lamunan Hyemi.

From no name:
Oi. Have U sleep yet?

“Siapa nih sms ga jelas kaya gini!” Hyemi menatap layar ponselnya. Dia memang orang yang penasaran. Walau sudah bilang ‘tidak jelas’ tapi tetap saja tertarik membalas pesannya.

To no name:
Oi juga. Nugu
ya?

From no name:
Buka saja jendelamu dan lihat lah keluar.

To no name:
Jangan iseng. Aku tidak punya waktu untuk meladeni orang ga
jelas. Ya sudah ya. Jangan sms lagi. aku tidak akan balas.

Hyemi pun melanjutkan aktivitasnya untuk bermalas-malasan di tempat tidur. Dia membiarkan ponselnya tergeletak di sampingnya.

“Aku bilang apa.. Hanya orang iseng rupanya. Tuh, Hape-ku gak bunyi lagi.” Hyemi pun lanjut mengulum lolipopnya. Hyemi melirik ke ponselnya tidak lama dari dia mengucap tadi.

“Kok aku jadi penasaran ya?”

Hyemi pun melompat turun dari tempat tidurnya dan pergi ke arah jendela. Dia membuka tirainya dan mendongak keluar penasaran dengan sms yang diterimanya beberapa saat yang lalu. Tiba-tiba dia membulatkan matanya terkejut saat melihat sosok yang sudah tidak asing ada tidak jauh dari depan gerbang pintu pagarnya sedang melambaikan tangan sambil tersenyum. Dengan segera Hyemi menutup tirai itu dan merampas ponselnya dan mengetik cepat di pesan singkat.

To no name :
CHOI MINHO SEDANG APA K—

~~ Hot Hot Hot Hot Summer Hot Hot Hot Hot~~  Belum selesai mengetiknya,  sebuh sms masuk ke ponselnya duluan.

From no name:
Dibuka juga tirainya? Heu~ tampangmu bodoh sekali tadi. Cepat kebawah temui aku!

“ARGHHH~~~ NAMJA INI SEDANG APA DI DEPAN RUMAHKU??!!” Hyemi pun bergegas turun dengan pakaian ala kadarnya. Dia berjalan melewati ruang tengah di mana keluarganya sedang menonton TV bersama.

“Hyemi–ya, kau mau kemana?” tanya Hyemi-eomma.

“Aku keluar sebentar. Ada yang lupa kubeli untuk persiapan pertandingan besok.” jawab Hyemi berbohong.

“Hati-hati!!”

~~♥♥♥~~

Hyemi berjalan rusuh keluar dari tempat itu sampai salah memakai sendal. Dia memakai sepasang sendal yang berbeda yang membuat Minho tidak kuat menahan  tawa saat melihatnya.

YAA!! Kau sedang apa di sini?! Dari mana kau tahu no handphone dan—“

“BFF-mu.” sela Minho.

Aih jinca. Krystal.. awas saja anak itu, umpat Hyemi dalam hati.

Udara malam ini sangat dingin. Hyemi tentu saja tidak akan mengajak Minho masuk ke dalam rumahnya. Jadinya mereka tetap berada di luar rumah Hyemi.

“Kita jalan!”

“Eh?”

“Di sekitar komplek saja.”

“Kayak orang aneh gitu muter-muterin komplek di malam yang sepi kaya gini??”

“Ayolah, aku ingin bicara.”

Neee…” Hyemi mengiyakan. Akhirnya mereka berjalan pelan menelusuri komplek itu di malam yang sepi.

“Hyemi–ya, tidak bisa kah kau menjawabnya malam ini?” tanya Minho sambil memasukan tangannya ke sweaternya.

“Hhee?? Kau mau membahas itu lagi? Bukannya kita sudh janji besok. Besok, Choi Minho!” tegas Hyemi lalu lanjut mengulum lolipopnya.

“Sama saja kan besok atau saat ini pasti kau sudah punya jawabannya, ‘kan?”

Aigoo~ kau tidak sabaran. Tidak bisa. Titik!”

“Keras kepala.”

“K-KAU!!”

Ne. Ne. Aku datang hanya ingin memberikan ini.” Minho menghentikan langkahnya dan mengeluarkan sesuatu dari ranselnya. Sekantong buah jeruk. Hyemi membuka mulutnya tanpa bicara. Dia takjub dengan Minho yang selalu penuh kejutan.

“Kau mau menyogokku? Setelah memberi kaos tim sekarang buah jeruk?”

“Makanlah ini. Yang bisa kulakukan hanya membuatmu fit agar besok kita bisa menang di pertandingan. Kau jangan cari alasan kurang gizi untuk membuat kita kalah. Awas saja!”

“Hey~ hey~~ Aku ini sportif tenang saja. Lagi pula aku punya eomma yang selalu siap sedia mengurusku.”

“Ya sudah makan ya! Kudengar dari BFF-mu kau sangat suka buah ini. Vitamin c-nya banyak. Bagus!”

Ne, gomawo.” ucap Hyemi sambil menenteng buah jeruk yang banyak itu. “Oke. Sekarang kita pulang ya?”

“Eum, tapi…”

Hyemi melihat gerak-gerik Minho yang aneh.

“Sudah lama tidak…” tiba-tiba Minho merapatkan tubuh Hyemi padanya. Hello~ mereka sedang berada di pinggir jalan ya walau sepi.

Minho mulai mendekatkan wajahnya pada Hyemi. Sudah berpikir yang tidak-tidak. Tapi Hyemi dengan sigap mengepalkan tangannya di depan wajah Choi Minho itu.

“AWAS SAJA YA KAU MACAM-MACAM!!” ancam Hyemi. Minho menatap kaget padanya dan tanpa Hyemi mengerti Minho malah jadi tersenyum.

Setibanya di depan rumah Hyemi !

“Oke sampai besok!” ucap Hyemi Hampir masuk ke dalam rumah.

“Sebentar!” panggil Minho menahannya pergi. Dan langsung mengambil lolipop yang ada di mulut Hyemi membuat Hyemi melotot kaget.

YAA!! APA YANG KAU LAKUKAN??”

Permen itu langsung dikulum oleh Minho. “Sekarang aku sudah berciuman dengan permenmu. Yeah~ secara tidak langsung kita berciuman. Ini untukku ya?”

ucapan tadi tentu saja membuat Hyemi bengong tidak percaya. Dia masih mematung di tempatnya. Sementara Minho sudah berjalan memunggunginya.

Annyeong~ sampai besok! Jangan lupa pakai kaos couple-nya, jangan lupa makan jeruknya dan jangan lupa pikirkan jawabanmu untukku. Saranghae, Hyemi–ya.” ucap Minho sambil berjalan pergi.

Flaming charisma Minho? Mwoya! Apa bisa disebut seperti itu kalau sifatnya seperti ini?? Satu kata tentang namja itu. Tidak disangka-sangka. MINHO MICHEO!

To Be Continue

~This story is mine. This plot is mine. Say no to plagiarsm.~
 ~ Publish by mamotho @https://mamothozone.wordpress.com/ ~

~ Hahahahaah~~ menggila.. abis lolipopnya dikulum Minho. sini kasih ke aku aja!! AKU juga mau..

~ Oke – part ini lebay juga. Namun, bersih dari adegan kissing. Part depan juga kayanya. BTW, jadinya ga 4 part  masih panjang perjalanan mereka soalnya. Eon mau buat lebih dari 5 part.

~ Yang baca – yang nanti – yang suka – yang baru mampir – komen yo sayang^^/

About mamotho

Special Girl. Always loved her self, and know what makes she herself happy. Fangirlling is also her spirit (ʃƪ˘ﻬ˘) SHINee is her oxygen too!

Posted on 29 July 2011, in SEQUEL, SHINee FF, START with a KISS and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 99 Comments.

  1. Aaa eonni biarpun udh baca, tp g penah bosan dg story nya HOMI couple..
    Aigo seorang flaming charisma minho benar² berubah klo udh brhadapan dg hyemi hhaha..
    yahh pdhl aku pengen ad kissing scene lg #yadong kumat kkk

  2. ampun deh, hyemi lama mikirnya…
    terima aja 😀
    duh minho tuh…hmmm…

  3. Kok rasanya Minho selalu suka nyium Hyemi ya? 😀
    Minho dah tergiur sm bibir Hyemi nii..

  4. huaaaa gubrag…
    Minho so swet bgt dsni sumpah,
    q pe ngecas byanginnya.haha
    mana tmpang blo’on hyemi bkin q gemes bgt.haha

  5. Aaaaaa minho cium hyemi trus,suka adegan wktu minho ngerebut lolipop hyemi *yadong* .pnasarn sma jwabn hyemi !smga ditrima deh

  6. dwiputrimelisa

    terima aja hyemi terima:3. minhonya sosweet banget eon! hehe

  7. kekeke,keren eon

  8. annyeong =)) aku reader baru =)) salam kenal. aiya yg part2 pwnya boleh minta?

KOMEN YO ( ˘ з˘ )/

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: