Complicated Girl : My Sloppy girl

Complicated Girl – My Sloppy girl

Tittle : Complicated Girl (My sloppy girl) [Revision Version]
Author : mamoTHo
Main cast : Choi Minho, Lee Hyemi
Support cast : SHINee member
Lenght : Oneshot
Genre : Romance – Humor
Rate : PG 13

Summary : Ceroboh dan berisik! itu lah kata yang melekat pada yeojachingu Minho, Hyemi. Hal itu lah yang sampai saat ini membuat dia geram akhir-akhir ini. bagaimana tidak? seorang Lee Hyemi telah membuat suatu kegegeran dengan sifat cerobohnya. dia secara tidak sengaja telah mengupload foto mesranya ke jejaring sosial yang mengakibatkan publik mengetahui hubungan yang telah rapat-rapat mereka sembunyikan selama 2 bulan. hal ini lah yang membuat SHINee terutama Minho jadi sorotan. Apa yang akan terjadi..

This Story©mamoTHo

+++++

..AUTHOR POV..

Minho SHINee adalah seorang namja yang terkenal tampan dan berkharisma. Di kehidupannya, mungkin dia hanya dikenal sebagai selebritis yang sibuk dengan beberapa killer schedule-nya. Jarang sekali orang tahu bagaimana para member ini di kehidupan asli mereka setelah mereka berada diluar label bintangnya.

Minho, namja yang sedang duduk di sofa dorm itu sekarang sedang dikerumuni member SHINee yang lain yang sedang memandangnya cemas. Pikiran namja itu sedang kalut. Sedari tadi dia hanya mengacak-ngacak rambutnya yang sudah hampir lebat. Sampai akhirnya, kini dia mau menceritakan masalahnya.

“Aku saja bingung kenapa bisa menyukainya, hyung??”

Minho menyenderkan badannya kali ini, beberapa kali ia menghela nafas, dan hyung-hyungnya tetap memperhatikan ekspresi kesal Minho.

“Minho, kau tidak boleh bilang begitu. Kau memang menyukainya.” Sahut Jonghyun sambil menepuk bahu Minho.

“Ya, aku pikir juga begitu! Sudahlah kau maafkan saja kecerobohan yang terulang lagi dari si yeoja-mu!” saran Onew.

“Ah, Minho! Aku memang sempat bingung! Yeoja cerewet, bawel, berisik seperti dia bisa-bisanya merebut hatimu!” omel Key sambil mengacung-acungkan spatulanya.

“Yaa, kau—”

“Apa? Aku benar kan? Cih, kau 180 derajat tidak ada keserupaan dengannya!” lanjut Key terus mengoceh.

Minho hanya menatap Key kesal. Bukannya menenangkanku dia malah mengulas kejelekan yeoja-ku, batin Minho.

Hyung, noona sebenarnya orang baik. Aku tahu, makanya hyung mau berpacaran dengan Hyemi noona, bukan?” Taemin ikut angkat bicara.

Yang sedang mereka bicarakan adalah Hyemi. Hyemi adalah yeojachingu Minho. Masalah yang sedang Minho hadapi adalah sifat yeoja-nya yang ceroboh itu. Hyemi dan Minho bertemu saat sedang ada festival olahraga di kampus Minho, Konkuk university. Mereka bertemu secara kebetulan. Yeoja itu adalah gadis ceria pertama yang Minho kenal. Makanya Minho tertarik dengannya. Tapi, tidak disangka dibalik keceriaannya itu sifat kecewe-ceweannya lebih dominan. Dia memang periang, dan itu memang bagus. Tapi, dia sangat cerewet, bahkan Key saja bisa kalah kalau bicara dengannya. Makanya Key sering sekali kesal dengan yeojachingu-nya Minho. Berisik, memang. Yeoja yang bernama Hyemi memang sangat berisik kalau sedang berbicara. Selalu mengheboh-hebohkan suatu hal yang terkesan biasa saja. Minho sampai kewalahan menanggapinya. Karena memang pada dasarnya Minho bukan tipe orang yang suka bicara banyak.

+++++

..MINHO POV..

Walaupun sifat dia yang seperti itu, kenapa juga aku masih saja bersamanya? Padahal jika kesal seperti ini, aku ingin saja pisah. Tapi, tidak berani untuk mengatakan kata perpisahan itu karena sebenarnya bukan itu yang kumau. Aku hanya ingin dia berubah! Tidak ceroboh! Dan tidak berisik! Aku pusing mendengar ocehannya kalau dia sudah semangat 45 menceritakan sesuatu.

Sekarang aku sedang melihat bash para flames di web resmi SHINee. Mereka sekarang menghadangku, mencercaku, bahkan banyak yang mundur sebagai flames gara-gara si bodoh Hyemi.

“Arghhhhh!!!!” Teriakku frustasi.

“Sabar Hyung, nanti mereka juga akan mengerti.” sahut Taemin yang berbaik hati menemaniku yang sedari tadi mengotak-atik komputer.

Si bodoh Hyemi baru saja meng-upload fotonya bersamaku di jejaring sosial. Hal itu jelas membuat semua orang geger. Sekarang hubungan kami sudah bukan rahasia lagi. Publik jadi tahu. Wartawan mengejar-ngejarku, belum lagi dari pihak manajemen yang memarahiku karena aku ketahuan berpacaran dengan orang luar, bahkan yeoja yang biasa-biasa saja seperti Hyemi, bukan sesama selebritis. Dan, aku yakin Hyemi juga pasti mengalami hal yang sama.

Bukannya aku tak peduli padanya sekarang. Aku hanya ingin dia berfikir, supaya tidak ceroboh memasukan sesuatu sesuka hatinya. Dia memang selalu seenaknya.

..Flashback..

Beberapa hari lalu.. Minho dan Hyemi selalu bertemu di ruang olahraga. Mengapa?? Hanya ada satu kesamaan diantara mereka. Mereka sama-sama penggemar olahraga. Makanya, tempat yang menarik dan intens untuk mereka mereka adalah di sana. Minho dengan sepak bolanya dan Hyemi dengan olahraga renangnya. Yeoja-nya itu sangat suka renang.

Di kampus tidak ada yang tahu mereka berpacaran. Mereka selalu bersembunyi jika sedang berpacaran. Mencari tempat yang sepi atau semacamnya. Seperti, ruang ganti misalnya.

Saat Hyemi sedang berlatih renang di waterpool indoor kampus, di sana dia sendiri. Biasanya kalau sore tempat itu memang sepi. Seorang namja dengan tubuh jangkung pun masuk sambil menutupi wajahnya dengan kerah sweaternya yang tinggi.  Itu Minho.

Yeoja itu masih asik berenang dan kaget setelah sampai di ujung kolam seseorang berdiri tepat di hadapannya.

“Jagi??” sahutnya saat menyadari siapa yang mengunjunginya.

Minho sekarang berjongkok, “Mau sampai kapan disini, eh?”

“Oh! Kau tidak sibuk hari ini? Bukannya kau bilang kau ada latihan?”

“Sudah tidak lagi. Pallie.. aku mau jalan-jalan denganmu.”

Wajah yang masih basah itu merona sekarang. “Jongmal?! Kau tidak salah bicara, kan?”

Minho mengangguk sambil tersenyum, sadar bahwa Hyemi akan senang kalau diajak pergi, karena beberapa hari yang lalu Hyemi protes karena dia bosan berpacaran di ruang olahraga atau semacamnya.

Hyemi naik ke atas kolam dibantu oleh genggaman Minho. Kemudian Minho memberikannya handuk untuk menutupi tubuh yeoja yang basah itu.

“Kita tidak akan berpacaran di ruang ganti lagi nih? Hihi…” goda Hyemi melirik ke arah namja yang ada di sampingnya.

“Bosan juga! Sungguh menggelikan setiap ingin bersamamu aku seperti maling saja celingak-celinguk mengamati situasi. Huft!”

“Hahaha.. resikomu jadi selebritis. Tapi aku senang deh, kita kan jadi punya banyak tantangan!”

“Yaa, asal kau tidak keceplosan saja seperti waktu itu.”

“Oooo.. yang aku keceplosan cerita ke Krystal ya? Hehe.. tenang saja, dia sudah kuberi tahu supaya menjaga rahasia kita, dengan syarat dia juga minta nomor Kibum.”

“Ah babo! Kibum kan sudah punya yeoja.”

“Kan dia tidak tahu. Masa aku harus bilang.”

“Ah ya, jangan! Jangan sampai gara-gara kau SHINee kena berita dimana-mana.”

Yeoja itu masih mengeringkan badannya, sebelum dia melanjutkan untuk ganti pakaian. “Jagiya, aku mau cerita.”

“Apa??”

“Kau tahu teman sekelasku Gyuri?? Dia.. member Kara itu loh.. Leader ya kalau tidak salah. Memangnya…”

“Kau mau menggosip denganku??” sela Minho.

“Aku tadi dengar dari teman gyuri kalau….” belum selesai bicara Minho menariknya dan menuntunnya untuk cepat ganti baju dan pergi dari situ sebelum telinga Minho panas gara-gara ocehannya.

“Cepat ya! kau mengikis waktu bersama kita tahu!”

Aishhh.. kau selalu memotong apa yang sedang kubicarakan.”

“Aku tidak tertarik bergosip denganmu. Pallie!!”

+++++

“AHHH…. JOA!! Aku tidak menyangka kita bisa ke tempat hiburan seperti ini, Minho.”

“Ne, aku juga. Kau suka?”

“Iya.. kalau begini, kita sama dengan pasangan yang lain. Tapi..” Hyemi melirik ke arah Minho sekarang. “Aku kaya jalan sama Om-om deh! Kenapa harus pake kumis palsu segala sih?!”

“Kau meledek?? Kalau tidak begini nanti kan ketauan. Dasar bodoh!”

“AHAHHAAA…. tapi, aku malu!! Namja tampanku kenapa berubah jadi tua.” goda Hyemi pada namjachingu-nya.

Minho pun menjitak kepalanya. “Kau, puas??”

“Auchhh! Dasar Minho ga asik! Bweee~~” katanya sambil merong.

Hari itu mereka besenang-senang di taman hiburan. Taman hiburan itu sangat ramai di malam hari. Ini mungkin kali pertama mereka berpacaran di luar kampus. Hyemi terus menarik Minho untuk naik segala permainan yang ada disitu. Gadis itu menyenangkan, dia selalu tertawa, dan seperti tidak pernah punya beban walau berpacaran dengan seorang seleb.

Minho selalu ikut tertawa dengan yeoja-nya, walau kadang-kadang ada beberapa sifat yang kurang dia suka. Seperti caranya menasehati, mengomel, dan kelakuannya yang suka seenaknya.

“Kita naik itu! Terakhir deh, aku janji!”

“Haahhh?? Jetcoaster lagi?! Jantungmu tidak copot sudah 3 kali naik itu, ah??”

Hyemi menggeleng dan mulai memohon. “Jagi.. please.. hanbomal. Janji deh, setelah itu apa saja yang kau mau akan kukabulkan.”

“Serius?” tanya Minho yang dibalas anggukan cepat Hyemi.

“Oke! Cium aku sekarang!”

“Ehhhhhhh??? Minho! Yaa!! Kau barusan bilang apa, ah? Kau kurang waras rupanya.”

“Kau kan belum pernah menciumku Hyemi-ya? Kau ini tidak seberani ucapanmu. Huh.”

“Ya sudah. Lebih baik tidak jadi saja dari pada harus mencium di tempat umum seperti ini.”

Minho terkekeh mendengarnya, yeoja-nya memang suka salah tingkah jika sudah membahas ciuman. Mungkin karena serangan dadakan Minho saat pertama kali mengenalnya. Bisa jadi.

Minho menggenggam tangan Hyemi dan membawanya pergi dari sana. “kajja! Aku capek, kita naik kereta gantung saja.”

Hyemi menurut, yeoja itu jadi tidak banyak mengoceh lagi. Ucapan Minho barusan cukup menjadi bungkaman bagi kebawelan Hyemi.

“Ah, akhirnya bisa istirahat. Tuh, mending kau lihat pemandangan di luar bagus. Dari pada naik jetcoaster teriak-teriak ga jelas. Kupingku sakit dan suaraku bisa serak. Kau mau tanggung jawab kalau suaraku hilang?”

“Cih! ara.. ara.. nice job, Choi Minho. Kau membuatku salah tingkah!”

“Ahaha…” Minho memegang dagu yeoja-nya. “Kalau kamu sedang diam, manis deh!”

Yaa!!!” bentak Hyemi dan Minho malah terkekeh  puas.

“Ya sudah lepaskan kumis palsu yang menutupi ketampananmu, Choi Minho! Kan tidak ada siapa-siapa disini satu jam kedepan selain aku.”

“Oke!” Minho pun melepasnya.

“Tuh kan kau tampan!” Hyemi tersenyum, “Kita foto yuk??!”

Minho menatapnya heran menangkap ekspresi Hyemi yang begitu bahagia. “Ya sudah. Jangan banyak-banyak!”

CLICK~ mereka akhirnya berfoto di atas itu. Dan karena foto itulah akhirnya Minho mendapat masalah.

..Flasback End..

+++++

Minho saat ini sedang tidur di tempat tidurnya bersama member lain.

Drtt.. drrt… drrt…  suara getar ponselnya terdengar membangunkan tidur damainya.

Minho melihat layar ponsel tersebut walau belum sepenuhnya sadar. Siapa sih malam malam begini, batin Minho dalam hati. Ah si Hyemi, mau apa dia nelpon malam-malam? Jam 3 pagi? Si bodoh mengganggu saja.

Akhirnya, Minho pun me-reject panggilan telepon tersebut padahal ditempat lain Hyemi sedang cemas setengah mati karena Minho belum menghubunginya.

+++++

..HYEMI POV..

Kenapa teleponku di reject?? Ah! Aku sudah seharian menangis tapi dia tidak pernah menanyakan kabarku sedikitpun. Apa aku salah besar?? Pesan singkatku pun sedari tadi siang tidak ada yang dibalas. Kenapa dengan si Choi Minho itu, ah?? Apa dia sekarang benci padaku karena kecerobohan foto kompak kami?? Padahal aku tidak bermaksud.

Belum lagi, sekarang jejaring sosialku terkena ratusan cercaan dari fans Minho yang akhirnya kuputuskan untuk memblokirnya saja. Minho jadi terseret pemberitaan yang tidak baik gara-gara aku. Rahasia yang sudah kita tutupi selama 2 bulan ini terbongkar gara-gara foto itu. aku terlalu senang atau setengah tidak sadar ya meng-uploadnya dan dengan enak menulis ‘With My Minho’. Fotonya pun sungguh mesra. Dengan rangkulan Minho di bahuku, juga dengan pose bibirku yang bergaya seakan mau mencium Minho, dan parahnya lagi Minho tersenyum bahagia di foto itu.

“Argghhhhh… mianhe baby!”

+++++

Beberapa hari kemudian..

Sudah 3 hari ini aku tidak mau keluar rumah. Orang tuaku sudah mengomel besar karena di luar rumah banyak wartawan dan flames yang siap menyerangku dalam hitungan detik apabila aku menunjukan batang hidungku.

Bayangkan saja, gara-gara ulahku Lee Hyemi, orang tuaku jadi kena sorotan publik! Ah! Aku menyulitkan semua orang! Belum lagi, aku mana pernah mengenalkan Minho sebagai namjachingu-ku, jadi wajar saja mereka berdua shock atas ulahku. Dan lagi adikku si Joongki, dengan enaknya mengomel padaku padahal dia itu 5 tahun di bawahku umurnya.

“MINHO YA,, HELP ME!!!!”

+++++

..MINHO POV..

Sudah satu minggu aku tidak menghubungi Hyemi, sama halnya dengannya. Setelah aku menolak telponnya, dia tidak pernah menghubungiku lagi. Mungkin yeoja itu shock.

Beberapa hari ini wartawan selalu minta aku bicara perkara foto itu, SHINee pun kena pertanyaan serupa atas kecerobohan si Hyemi. Manajer kami, hampir setiap harinya mengomel minta aku menjelaskan secepatnya. Aku pikir satu minggu cukup menghilangkan rumor ini, ternyata tidak sama sekali.

Hyemi –ya, apa aku harus mengaku pada semua orang? Pasti kau akan lebih kesulitan dari sekarang menghadapi hal yang akan menghadangmu nanti. Mungkin saja, flames akan menyakitimu, yeah apalagi kau hanya yeoja biasa yang bisa mereka cari kelemahannya..

Aishhh.. ini kan salahnya juga! Sudah dibilang jangan ceroboh! Tetap saja, kesalahan yang serupa selalu di ulanginya!! Aku cape sendiri mengingatkannya.

Hari ini aku kuliah seperti biasa, berharap bisa bertemu Hyemi disana. Sudah 2 minggu dia benar-benar tidak ada kabar. Aku memang kesal padanya, tapi rasa cemasku sudah tidak bisa disembunyikan lagi. Walau aku tahu harusnya dia yang minta maaf padaku, tapi kalau seperti ini aku juga tidak bisa mendiaminya terus menerus.

Mahasiswa yang lain selalu memandangku ketika aku berjalan, mahasiswi pun demikian. Aku tahu mereka pasti butuh jawaban itu. Aku akan jawab, tapi aku butuh Hyemi dulu.

+++++

..HYEMI POV..

Aku pesimis pacaran dengannya. Sepertinya ini sama dengan pemutusan hubungan secara sepihak. Dia tidak menghubungiku dan tidak menggubris teleponku. Aku tahu dia marah besar, dan karirnya mungkin terganggu! Artis SM yang namanya bersih karena tidak pernah diberitakan memiliki pacar mungkin akan kesal karena kecorobohan seorang yeoja babo seperti diriku.

“ARGHHHHH!!! Benar harus berakhirkah hubunganku yang baru seumur jagung ini?!”

2 minggu ini aku dirumah, masih tidak berani keluar. Aku takut! Kalaupun keluar.. aku harus mendapatkan konfirmasi Minho tentang pemberitaan itu.

 Kenapa sudah lama seperti ini Minho mendiamkannya sih? Bilang saja aku hanya fans yang berfoto, atau siapa kek! Kenapa dia mengulur-ngulur waktu. Aku tidak akan marah kalau dia memang memutuskan hubungan ini, yeah walau sangat disayangkan, namja tampan yang kucintai itu pergi, tapi.. ketimbang aku selalu merasa terancam berada di manapun?!

+++++

..AUTHOR POV..

Ting tong ting tong ting tong…

Saat Hyemi sedang sibuk dengan lamunannya. Suara bel pintu rumahnya berbunyi membuyarkan lamunannya.

 “Siapa sih bunyiin bel jam segini? Ini masih pagi!!”

Hyemi menoleh ke luar jendela kamarnya, berharap tidak ada wartawan atau flames di luar.

“Ya ampun mereka masih ada disana?!”

Ting tong ting tong……

Di rumah Hyemi saat ini memang sedang tidak ada siapa-siapa.

“Ah… kenapa rumah sebesar ini tidak ada pembantu sih?!” teriak Hyemi kesal sambil buru-buru mengambil sweater untuk menutup pakaiannya yang asal.

Ting tong ting tong ting tong ting……

“Sebentar tamu yang bawel!”  gerutunya sambil turun ke lantai bawah.

Klek, Hyemi pun membuka pintunya. Yeoja itu langsung melompat kaget karena melihat seseorang yang tidak disangkanya datang.

“Minho?”

Ya, namja bertubuh jangkung yang sedang menunjukan ekspresi kesalnya datang ke rumah Hyemi untuk bertemu dengannya. Sementara itu di luar rumah Hyemi, Blitch dari kamera-kamera menyala. Teriakan dan juga komentar para wartawan pun berdengung di telinga mereka berdua.

Minho menarik Hyemi, membawa mereka lebih dekat dengan wartawan dan flames. Hyemi heran dengan apa yang dilakukan Minho tapi dia tetap diam dan menurut.

Dia memandang wajah Hyemi sesaat, sedangkan yeoja yang dipandangnya malah menatap heran dan penuh tanda tanya pada Minho.

Yeoja ini Hyemi. Dia memang yeojachingu-ku.” Kata-kata Minho membuat semua terkejut.

Flames langsung berteriak histeris dan wartawan terus-terusan melontarkan pertanyaan. Dan Hyemi yang masih ada disampingnya hanya bisa melongo pada Minho.

“Jagi… kenapa kau bilang seperti itu??” bisik Hyemi, “Habislah aku!!”

Yeoja ini memang sedikit ceroboh, maafkan ya! Dia tidak akan mengulanginya lagi, aku harap kalian memaklumi hubungan kami.” Lanjut Minho semakin membuat Hyemi melongo saja.

Yaa, Minho! Kau keracunan apa? Apa kau sudah mendapat persetujuan dari management bertindak seperti ini?” bisik Hyemi jadi  panik.

Minho merangkul Hyemi lebih dekat ke arahnya. “Kau ikuti saja kata-kataku. Tersenyum!” bisik Minho dengan agak kesal.

Hyemi pun spontan tersenyum. “Hehe..he..  Annyeong!!” sapanya pada semua orang yang ada diluar rumahnya.

+++++

Minho langsung menarik Hyemi masuk rumah. Terbalik, bukannya ini rumah Hyemi??

Minho mendesah pelan, “Selesai!”  kata Minho lega.

“Apanya yang selesai??”

“Kecerobohanmu!”

“Ihhhh..”  Hyemi memukul lengan namja itu. “Kau kemana saja sih? Kenapa telponku di reject? Tega-teganya membiarkanku menghadapi semua ini sendirian?”

Minho mendelik sebal padanya. “Salah siapa, ah?? Kau sendiri yang berbuat ulah. Sekarang gara-gara kau, aku mengaku depan publik. Sudah bukan rahasia lagi! Kau akan tahu akibatnya!”

“Apa??”

“Mana kutahu! Aku kesal pada mu!”

“Kau benci padaku sekarang?” tanya Hyemi hampir mau menangis. “Saat kau mengabaikanku aku menangis semalaman, aku menelponmu untuk minta maaf, tapi kau malah merejectnya. Jahat!” akhirnya dia menangis walau masih menyembunyikannya.

Minho memperhatikan tangisan yeoja-nya yang pertama kali dia lihat. Dia tidak pernah melihat yeojanya menangis sebelumnya. “Sudah..sudah.. sudah selesai kan?! Jangan nangis, ga pantes!”

Hyemi menatap namja itu sebal. “Kau benci padaku??”

“Mana mungkin! Kalau aku benci, aku tidak akan memutuskan untuk mengaku di depan mereka. Babo!”

“Teruss????”

“Aku kan selalu sayang padamu walau kau ini freak!” katanya sambil memutar bola matanya.

Yaa!!!” teriak Hyemi sambil mau memukul Minho. Tapi, Minho malah menangkapnya ke pelukannya dan sekarang mereka jadi berdekatan.

“Hyemi –ya! kau jangan ceroboh lagi. Janji??”

Hyemi menatap Minho dengan mata berbinar. “Ehm… kau jangan marah padaku lagi ya?”

Minho mengangguk dan mengecup bibir itu kilat, membuat Hyemi kaget.

“Itu balasan karena sudah menyusahkanku, Lee Hyemi.”

Hyemi tidak kalah picik dari Minho, dia pun buru-buru melakukan hal yang sama, yang lebih dari perkiraan Minho. Kisuuuu…… Dia mencium Minho. Minho kaget bukan main karena ini adalah ciuman pertama dari gadisitu. Lama kelamaan Minho pun membalas ciumannya. Akhirnya, mereka berciuman di tempatitu.

BRAKKK….

Pintu depan rumah terbuka tiba-tiba saat seseorang masuk. Bodohnya, Hyemi dan Minho tidak jauh dari depan pintu itu dan tidak sadar akan suara tersebut. Mereka masih saja keasikan menautkan bibir mereka.

Tiba-tiba saja Blitch kamera menangkap aktifitas  sepasang kekasih itu.

“Hyemi –ya! Kau sedang apa, ah??” suara namja cilik menghentikan ciuman itu.

Hyemi terkecut apalagi saat melihat pintu terbuka di mana wartawan yang sudah sedari tadi memotret keduanya yang tengah berciuman.

Minho berdecak kemudian. “Yahhh.. Gara-gara kau, pemberitaan baru lagi deh!”

Hyemi langsung menyembunyikan wajahnya dibalik jaket Minho, “Ah babo babo babo!!” dia langsung menoleh ke arah namja cilik yang masih mematung di depan pintu.

YAA, JOONGKI!!! KENAPA KAU TIDAK MEMENCET BEL DULU, AH???”

++CG Minho FIN++

 ~This story is mine. This plot is mine. Say no to plagiarsm.~
~ Publish by mamotho @ https://mamothozone.wordpress.com/~

An:
~Aahaha.  Gimana? Ini Oneshot pertama nih. Agak bingung, jadinya seperti ini deh. Komen ya^_^

~Complicated girl versi member SHINee yang lain mau aku released juga.. Tunggu ya..

~ Dont forget to Leave comment ^_^


About mamotho

Special Girl. Always loved her self, and know what makes she herself happy. Fangirlling is also her spirit (ʃƪ˘ﻬ˘) SHINee is her oxygen too!

Posted on 23 April 2011, in CHRONICLES, COMPLICATED GIRL, ONESHOT, SHINee FF and tagged , , , . Bookmark the permalink. 85 Comments.

  1. Omg hyemi belum pernah kena tabok sama minho sepertinya wkww

  2. sarang.minhyuk@yahoo.com

    Haha pengen ketawa dengan sikap hyemi. Cerobohnya dapet banget dan buat minho kesel setengah mati.

KOMEN YO ( ˘ з˘ )/

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: