Minho ssi gomawo… (Part 7)

Author : mamoTHo
Tittle : Minho ssi, gomawo..
Main  Characters : Choi Minho, Nam Minra
Minor Characters : Simon d, Jonghyun, Taemin, manajer hyung, Genk cw
Genre : Friendship, humor, romance, family
Rate : PG 13

Minra POV

Beberapa kejadian yang kami alami seperti menuntunku untuk lebih dekat dengan chingu lamaku. Aku senang sekali! tapi setelah insiden itu namja jutek yang berstatus idola terkenal selalu cuek seperti tidak ada apa-apa. Tuh buktinya dia pun pulang begitu saja.

“Aish benar-benar namja itu!” tapi walau bagaimanapun aku senang sekali bisa berada dalam atmosfir yang sama.

Ah ya, aku juga harus pulang! Simon masih 2 jam lagi keluar. Malas ah! Dikelas sepi. Lagi pula ada-ada saja mendapat pelajaran tambahan hari gini. Siapa yang babo rupanya? Cih~ bahasa korea saja mendapat remedial, jadi saja setelah latihan harus ikut pelajaran tambahan.

Minra pun pulang tanpa menunggu Simon seperti biasanya. Saat itu waktu menunjukan pukul 4 sore. Karena tahu belum begitu malam untuk pulang, maka ia ingin pergi ke kedai eskrim yang dekat dengan balai kota. Kira-kira naik bus setengah jam saja sudah sampai.

Minra POV

Kedai eskrim itu adalah kedai eskrim yang terkenal di Seoul. *inged go minam makan eskrim di Ur beautifull*

Sangat beruntung sekali jarak dari sekolahku tidak terlalu jauh. Jadi apa yang terkenal enak itu bisa kucicipi dengan mudah. Biasanya aku ke situ dengan oemma usai kami berbelanja. Kalau sedang melakukan perayaan, aku dan Simon juga kesitu. Walau memang jarang! Ingin tahu kenapa?? Jelas saja karena harga eskrim disitu memang kelewatan. M.A.H.A.L! Makanya hanya waktu khusus saja yang akan membawa ku kesana.

Karena hari ini aku selangkah lebih maju dari yang kemarin. Makanya aku putuskan untuk merayakannya sendiri. Kalau bilang pada Simon, pasti dia akan mengecarku dengan beberapa pertanyaan tentang Minho. Haha~ aku kira dia pasti cemburu kalau aku benar-benar dekat dengan Minho. hehe… Ah ya~ dan juga di sekitar kedai eskrim itu banyak yang ingin ku cari. Kurasa aku harus membeli pernak-pernik lagi. Akhir-akhir ini aku merasa suntuk dengan kamarku. Akan ku rubah sedikit sepertinya. Aku dengar juga tempat ‘Home of Bunnie’ (tempat yang menjual segala serba kelinci) kemarin aku lihat di online  mengeluarkan barang limited edition. ‘A HUGE BUNNY’ Boneka bunnie yang besar. Sebesar badanku sepertinya. Aku mau! aku mau!!!! Pokonya itu baru dipublikasikan kemarin. Kuharap belum terjual.

Minra POV end

Author POV

Minra tersenyum-senyum kemudian. Dia sekarang sedang duduk di bangku belakang supir. Melihat kejendela dan pikirannya terus ke awang-awang.  Perjalanan ke kedai eskrim pun dimulai.

**********
@ Minho place

 Minho sedang duduk di Van nya bersama Jonghyun dan Taemin. Mereka sama-sama baru di jemput disekolah dan kampusnya masing-masing.  Terlihat taemin sedang tertidur, dan Jonghyun sedang asik mendengarkan Ipodnya sambil bernyanyi, sedangkan Minho malah sedang melamun. Dan yang lebih parahnya lagi, manajer mereka yang duduk didepan sedang mengoceh menjelaskan schedule mereka, tapi tidak ada satupun yang mendengarnya. Aishhh keterlaluan! Jika tidak ada Onew memang tidak bisa. Karena Hanya onew satu-satunya orang yang suka bergaul dengan ahjushi.hoho~

“Manajer Hyung schedule kita apa hari ini?” tanya Minho.

“Kau tidak mendengar aku barusan? Hari ini kita Free!!”

“Kerja bagus hyung!” Puji Minho sambil menepuk pundak manajernya.

Dia langsung melihat ke arah Jonghyun dan Taemin yang duduk di belakang, “Aish mereka ini..

“Hyung?” panggil Minho pada Jonghyun, “Kau ada schedule hari ini?”

Jong langsung melepaskan earphonenya, “Oi Minho, hari ini kan kita free kan? Apa kau mau menemaniku?”

“Odi ka?”

“Ke CD store di dekat balai kota. Kudengar tempat itu lumayan sepi. Jadi kita tidak akan tertangkap.”

“Apa aku mendengar sesuatu?” tanya manager mereka tiba-tiba karena mendengar perbincangan mereka.

“Tenang saja manager hyung kami akan baik-baik saja!”

“Tetap harus melakukan penyamaran arreseo?!” terang manajernya, “Lagi pula kenapa kau tidak menyuruh ku saja yang membeli,”

“Menyempatkan waktu luang hyung.. Kalau kita pergi ramai-ramai berlima pasti akan mencolok, tapi kalau sebagian tidak akan ada yang menyangka.” Terang jonghyun pada manager mereka yang selalu cemas kalau para member ini pergi tanpanya.

“Baiklah kalau begitu. Ingat, selalu jaga image kalian!”

“Bagaimana Minho seng, semuanya beres kan!” ujar Jong pada dongsengnya itu.

“Ne, Setelah itu??…” Tanya Minho penuh pengharapkan pada hyungnya.

“Aishh dasar kau Choi Minho, arraseo akan ku traktir makan!”

Minho tersenyum, “Baiklah kalau begitu,”

Taemin langsung bangun dengan tiba-tiba, “Aku ikut!!”

“Aigoo.. bisa-bisanya kau bangun saat mendengar traktiran,” Jong langsung mendelik ke si magnae.

“Taeminie kau selalu gratisan!” ledek Minho.

Taemin hanya terkekeh dengan gaya PD nya, “Kalian kan hyung, aku masih magnae walau bagaimanapun juga!”

Biasanya selalu itu yang menjadi alasan penguatnya yang membuat hyung-hyung nya jadi menurut saja.

**********

Kemudian Van SHINee berhenti di tempat yang tidak begitu ramai. Member berjalan dengan penyamaran yang biasanya. Jong dengan kupluknya, Taemin dengan Topinya dan Minho dengan kacamatanya. Aigoo.. mereka memang benar-benar selebritis.

Mereka masuk ke CD store yang dimaksud Jong tersebut. Ternyata tempat itu memang tidak begitu ramai. Jong sedang memilih CD dan mendengarkannya lewat media yang disediakan disana. Taemin juga ikut memilih apa yang dilihatnya menarik. Minho hanya duduk didekat media pendengar itu menunggu ke dua member tersebut. Sekali-kali mengamati situasi, takut ada orang yang menyadari penyamaran mereka.

Hari ini benar-benar unik. Atsmorfir kami semakin baik gara-gara sering terjadi insiden yang tiba-tiba. Hah, Nam Minra.. aku masih diam saja. Tak ku sangka kau menanyakannya lagi. Kau memang sungguh berjuang Minra ya! Pikiran minho malah berlabuh di sana.

**********

Minra POV

Akhirnya sampai juga! Ah ya~ pencarian ku yang pertama adalah ketempat pernak pernik, kemudian baru ke ‘Home of Bunnie” dan selanjutnya makan eskrim.

Aku berjalan menyusuri trotoar yang ramai untuk pejalan kaki. Kebanyakan orang-orang yang bekerja tapi aku juga melihat siswa-siswa yang bergerombol. Seperti sebuah genk. Mereka berdandan sangat mencolok. Kelihatan seperti bukan siswa pada umumnya. Huft, aku tidak pernah mempunyai genk. Ah molla!

Aku sampai ditempat pernik-pernik itu. Aku membeli banyak sekali. Tapi untung saja muat di tasku semua. Aku membeli lampu tembok yang kecil-kecil, cermin baru, gantungan kunci, pulpen baru dan gorden mini untuk penghias pintu. Pasti kamarku akan lebih yeppo!

Sekarang aku pergi ke boneka buniie yang aku inginkan. Aku tau walau besar dan agak sulit membawanya, Tapi aku ingin punya. Simon mianhe aku tidak bilang ingin berjalan sendirian. Tiba-tiba saja aku memikirkan Simon.

“Gottcha! masih ada!” sahutku kegirangan.

“Iya kami baru mengeluarkan produk itu sejam yang lalu, kebetulan belum terjual,” ujar oennie si penjual.

“Aku mau!”

“Wah kau memang penggemar berat Bunnie?”

“Hehehe…” aku terkekeh bangga.

“Karena kau langganan setia di toko kami. Kau dapat potongan harga.”

“Jinca oennie?”

“Ne..”

Aku pun membayarnya dan membawa boneka yang besarnya hampir seperti badanku itu. Aku berjalan agak kesulitan. Karena selain besar boneka ini juga lumayan berat. Berjalan pun tidak kelihatan. Ah masa bodo! Yang penting dikamarku ada bunnie seperti ini. Tidak akan ada yang punya! Hehe..

#BRUKKK… aku menabrak seseorang.

“YAA!!!..” teriak orang tersebut.

Aku menurunkan boneka sebesar badanku yang menutup pandanganku. Aish~ aku menabrak seorang yeoja. Dia haksaeng yang berdandan aneh tadi.

“YA!! KAU TIDAK LIHAT!” bentaknya lagi padaku.

Aku lalu mengulurkan tanganku untuk membantunya berdiri, tapi dia malah menepisnya. Dia kemudian bangun dibantu oleh genknya, “TIDAK USAH!”

“Mianhe aku tidak lihat,” ujarku padanya.

“KAMU TIDAK LIHAT???”

Dia malah marah dan mengambil Huge bunnieku, “GARA-GARA INI YA???” lalu melemparkan itu ke temannya. Untung saja tidak jatuh, karena kalau ia. Pasti akan kotor.

“Mianhe Onnie,”

“OENNIE?? AKU BUKAN OENNIEMU??”

Teman-temannya bukannya malah menenangkannya, tetapi malah membuat gaduh dan panas suasana dengan mengomporinya.

“Dia pasti sengaja!”
“So kecakepan juga yeoja ini! Pura-pura baik.”
“Sudah, hajar saja.. dia tidak sopan!”

Yeoja yang kutabrak tadi malah tertawa sinis padaku, “Harus diberi pelajaran rupanya..”

“Ani, aku sudah minta maafkan,” aku mulai membela diri. Sumpah aku ketakutan melihat mereka begiitu jahat padaku. Simon d kurasa berjalan sendirian itu salah.

Yeoja itu kemudian mengangkat kerah seragamku dan hendak ingin melemparkan kepalan tangannya padaku. Aku bahkan tidak berani melihat.

Saat dia ingin melayangkan pukulan padaku.

“YAA!!!!” Seseorang berteriak diantara kami.

Aku menoleh kearah suara tersebut. Ternyata namja. Namja itu memakai seragam yang sama denganku. “Nugu?!” *bs bayangkan siapa itu readers*

Dia menghampiri kami dan merebut huge bunnieku dari tangan yeoja sinting, lalu menarikku dan membawa ku lari dari situasi itu tanpa berkata apapun.

Yeoja dan temen segenknya tidak terima dan mengejar kami, “YAA! JANGAN LARI BEGITU SAJA!!”

************

Kami terus berlari dan malah jadi kejar-kejaran. Namja ini terus membawaku berlari tanpa arah. Aku bahkan belum melihat wajahnya. Siapa sih namja ini? Terus berlari dengan menggenggam tanganku. Dia seperti atlet, berlari sangat cepat tanpa menghiraukan aku yang tidak bisa menyamakan kemampuannya itu. Tapi walau bagaimana pun aku selamat. Wajahku tidak jadi memar dan aku masih utuh. “Gomawoyo namja!

Kami berhenti di gang yang kecil, kurasa mereka tidak bisa mengejar lagi. kami sudah jauh didepan mereka.

Kami masih ngosh-ngoshan dan mengatur nafas. Dan kemudian malah tertawa bersama. Jujur saja apa yang membuat kami tertawa kami juga tidak tahu. Yang jelas aku puas sekali bisa menghindar dari genk aneh itu.

Minra POV end

Author POV

“Selamat!! kita selamat! Ahahaha..” Ujar Minra sambil terus tertawa.

Tiba-tiba namja itu memeluk Minra.

Mwo?!” Minra kaget dan keheranan.

Namja itu belum juga melepaskan pelukannya, sementara Minra malah diam seperti senang diberi pelukan oleh orang yang tak ia kenal.

“Aishh namja ini begitu baik. Bahkan ia memelukku. Menandakan bahwa ia khawatir padaku.”  Lamunannya malah kemana-mana.

“Jamkanman? Aku seperti yeoja gampangan saja!”

“Mianhe,” kata Minra berusaha melepaskan pelukan itu.

“Gwenchana Minra ya??”

“Mwo? dia kenal padaku.”

Suaranya tidak asing ditelinga Minra. Namja itu kini menunjukan wajahnya dengan mulai melepaskan kaca matanya yang menutupi kesempurnaan wajahnya.

“Gwenchana??” katanya sambil tersenyum evil.

“MINHO????

Minra mendadak memeluknya, “AH MINHO!! Bagaimana kau ada? Aishh.. GOMAWO!!”

Minra menunjukan ekspresi kesenangannya dengan berlebihan mengetahui namja itu adalah Minho. Hari jumat ini sudah ada 3 insiden yang membuat mereka bersama.

“Mianhe,” sahut Minra sembari melepaskan pelukannya. “Aish~ babo memalukan memeluk seperti itu, Eits.. tapi dia juga.” Minra menatap namja itu dengan heran.

Tapi Minho malah menarik tangan Minra dan mengajaknya pergi dari tempat itu, “KAJA!!!” katanya sambil membawakan huge bunnie.

Sambil berjalan, pikiran Minra terus melayang kemana-mana..

“Minho ya!!” panggil Minra yang sudah mulai berani memanggilnya dengan akrab, “Kenapa kau bisa…”

Minho mulai berfikir.

Minho Flasback..

Aku sedang menunggu hyung dan si magnae. Tiba-tiba aku melihat kearah luar ada beberapa kumpulan sedang menggerubungi seorang yeoja yang menggunakan seragam yang sama denganku.

Aishhhh rupanya ada pengeroyokan. Mana mungkin aku diam saja. Aku mendekati kepintu store tersebut dan terlihat jelas yeoja yang sedang ada di posisi terjepit itu Nam Minra.

Aishhh sedang apa dia sendirian di tempat ini?? Selalu saja berpapasan ketika dalam situasi yang sulit.

Aku pun tidak bisa tinggal diam dan akhirnya menolongnya.

End flashback..

“Yaa! Minho kenapa?”

“Mollaseo!! Kajja!”

Minho POV

Sepertinya aku akan bilang kalau aku ingat. Tapi bagaimana bilangnya?

Kulihat Minra tersenyum. Sepertinya dia senang.

“Oi Minra ya! Kau sudah makan?”

“Belum. Kenapa memangnya? Aku baru saja berencana ke tempat eskrim yang terkenal itu.”

“Kita makan dulu. Aku yang traktir!” *Minho bukan tipe orang yang suka neraktir orang kan*

Aishh~ harusnya hari ini hyung menraktirku. Aku malah meninggalkannya dan taemin begitu saja.

“Ah jinca?? Wae??”

“Wae??”

“Ne, wae?”

“Wae??wae?? Kenapa malah bertanya. Tidak mau? Ya sudah!!”

Minra langsung menarik tanganku dan menggandengnya, “Ah~ aku mau kok!”

Dia tersenyum manja padaku. Aish~ rupanya semakin merasa dekat padaku. Tingkah lakunya yang seperti ini sama dengan pemandangan yang biasa kulihat saat dia bersama Simon.

“Eishhh, aku bukan Simon! Kenapa kau begini?” tanyaku iseng padanya walaupun sebenarnya aku senang dia bertindak manja padaku. Yeoja ini benar-benar manis.

Dia langsung kaget dan melepaskan genggamannya, “Ah mianhe,” katanya malu dan berjalan disampingku dengan biasa.

End Minho POV

**********

Minra POV

Kami sampai di tempat makan pilihan Minho. tempat makan ini sederhana seperti cafe pada umunya. Tidak mewah tapi nyaman. Dia memang namja yang tidak suka pamer. Kukira karena dia seorang selebritis pasti aku akan diajak ditempat makan yang bonafit. Hehe.. tahunya tidak sama sekali.

“Oi??” sahut Minho.

“Ne?”

“Mau pesan apa?” tanyanya padaku.

“Complete! sushi complete.”

Jam sudah menunjukan pukul 7 malam. Aku belum pulang dan malah terdampar disini bersama Choi Minho. Kami makan bersama. Untuk pertamakalinya kami makan bersama setelah kami dewasa. Pengalaman ini tidak akan aku lupakan. Walaupun aku tahu dia masih tidak mengingatku.

Minho memisahkan beberapa sushi yang tidak dia suka. Aku tau, dia pasti akan memisahkan itu. Dia benar-benar chinguku rupanya. Dia memang tidak suka cumi dari dulu.

“Minho ya~ aku minta sushi cumimu boleh?”

“Ne, silahkan? Tapi Barter ya?!”

Haloo apa aku tidak salah dengar? Aku kan sengaja memintanya dari pada mubajir! Malah mengambil kesempatan untuk barter. Tapi biarlah, kelihatannya dia lapar.

“Ne, ambilah yang kau mau!”

Dia tersenyum melihat cara bicaraku yang sok nyantai.

#Degggg…. hatiku malah jadi berdebar-debar karena senyum itu. Aishhh.. sudah lama tidak bertemu chingu rupanya seperti ini ya? Jadi canggung makanya hati pun jadi ikut berdebar.

# Neowae neowae downiya gibooni..Owae owae cheok.hamyeon cheok..Neowae neowae upiya gibooni owae (SHINee- Up and Down)# *Hp Minho berdering

Minho lalu minta izin untuk mengangkatnya dan keluar sebentar. Rahasia banged sepertinya.. Dia pikir aku peduli apa?!

Minho call..

Ternyata dari Hyung, kurasa sekarang mereka sadar, “Yoboseyo hyung?”

“YA! KAU DIMANA?”

“Ah ne. Maaf hyung aku ada perlu sebentar. Tadi kalian sedang asik sekali makanya aku tidak berani mengganggu.”

“Ya sudah sekarang kau dimana? Aku janji mentraktir kan?”

“Ah, kalian sudah duluan saja. Nanti kita pulang bersama okkei.”

“Ah ne arraseo kalau begitu! Hati-hati oke. Nanti cememesan yo..”

Minho call end..

**********
back to Minra Place

Author POV

Perbincangan mereka hanya seputar sekolah. Tidak pernah membahas karir Minho sedikit pun. Tidak lama kemudian,

**You`re my Boo~  naege sarangeul jwo han imman Boo~ masinneun sarangeul halgeoya.. Boo~ aiseukeurimboda dalkomhan (My boo My My boo) (IU-Boo)**

Giliran Hp Minra yang berdering. Minra langsung mengangkat ditempat.

“YA MINRA YA!!KAU DIMANA??”

“Ah Simon D. Aku sedang di Balkot!”

“Sendirian??? Aiishh~ aku kesana ya?”

“AH, tidak usah… aku tidak sendirian?”

“Memangnya dengan siapa??”

“Minho,”

“HHEEE???”

Minra langsung menjauhkan telponnya dari telinganya karena Simon hampir merusak gendang telinganya. Dia lalu mendekatkannya lagi.

“Mana namja itu?”

Minra memberikan Handphonenya pada Minho.

“YA!!MINHO!!!”

Minho pun melakukan hal yang sama atas kehebohan yang dilakukan Simon pada Minra.

“Hei.. sabar dulu!” sahut Minho santai.

“KENAPA KAU BISA BERSAMA MINRA HAA???” tanya Simon rusuh dan sedikit tidak terima Minho pergi dengan Minra tanpa sepengetahuanya. Minho langsung pergi dari kursi itu dan menelpon menjauh.

Aishh~ berasa handphonenya sendiri. Malah berbicara jauh-jauh. Itu kan juga temanku! gerutu Minra kemudian.

************

Minho berbincang dan menjelaskan sesuatu pada Simon. Dan kelihatannya Simon jadi sedikit merelakan dengan cerita Minho.

“Aigoo~ kenyangnya!!! Tapi aku masih ingin makan eskrim itu,”

“Kenapa kau tidak pulang? sudah malam keluyuran mulu,”

“Oemmaku telat pulang! dirumah sendiri.. Em lebih baik seperti ini. Pergi jalan-jalan.”

“Biasanya kau seperti ini?”

“Tidak, selalu ada Simon. Tapi entah kenapa hari ini aku malah pergi sendiri. Untuk pertama kali nya loh!” ujar Minra dengan bangga.

“Jinca?? memangnya kau anak yang manja ya?”

Aish~ aku di bilang manja. Memang betul sih. Tapi tidak pada semua orang lah. Jawab Minra dalam hati, “Aku malah jadi terjebak bersamamu deh!”

Minho memandang yeoja itu dengan aneh. “Iya sungguh sial!”

Minra tidak marah dengan kata-kata Minho barusan. Dia malah senang dan menikmati saat-saat seperti ini.

“Ya sudah kita ke tempat itu, tapi jangan makan disana, masih terlalu kenyang..”

“Maksudmu eskrimnya dibawa pulang?”

“Ne… kita pulang. Sudah jam 9. Aku yakin oemma mu sudah pulang.”

Minho lalu berdiri dan mengambil huge bunnie milik Minra, “Kau seperti bocah. Kenapa membeli boneka sebesar ini sih?!”

“Ini property kamar tau!”

***********

Mereka pun pergi dari tempat itu, lalu ke tempat eskrim dan membeli beberapa bungkus. Minho juga membelikan untuk hyung dan dongsaengnya taemin.

“Ya sudah kita berpisah disini. sebentar lagi bus ku datang.” Ujar Minra saat keluar dari kedai eskrim itu.

“Apa maksudmu?”

“Sini kembalikan bunnieku,” pinta Minra. “Gomawo Minho ya.. aku sangat kenyang karenamu.! Keke..”

“Kita pulang bersama!” ujar Minho tiba-tiba membuat Minra jadi tercengang.

“Kau mau mengantar ku?”

“Bukan aku. Tapi itu…” jawab Minho sambil menunjuk sebuah van yang sudah menunggu tidak jauh dari lokasi mereka.

“Kau masih mencolok dengan membawa itu, jangan-jangan gerombolan orang yang tadi masih mengincarmu lagi.” Lanjut Minho.

“Ah ya~ aku lebih baik ikut dengan mu!” Minra bodoh mudah sekali terkibuli.

Minho mengambil bunni yang besar itu lagi. “Kajja!”

Minra pun mengikutinya ke van. “Kau baik sekali Minho ssi..”

**********
Di dalam van..

“Hoi Minh…“ belum selesai menyapa Minho malah melemparkan bunnie itu kearah Jong. “Yaa! KAU APA APAAN?”

“Hyung kau membelikan untukku? Tapi aku tidak sukan boneka kelinci,” sahut Taemin tiba-tiba bicara.

Minho tidak menanggapi mereka berdua. Mereka berdua diam sendiri saat melihat seorang yeoja yang dibawa oleh Minho. Yeoja itu berdiri di pintu masuk van itu. Dia hanya diam dan mengamati ke dalam dan tersenyum. Aneh kan?!

“Cepat masuk Nam Minra!!” perintah Minho.

Akhirnya yeoja itu pun masuk. Dan duduk berhadapan dengan Jong dan Taemin.

“Nam Minra imnida.. senang bertemu dengan kalian.” sapanya memperkenalkan diri sambil membungkuk pelan pada Jong dan Taem.

Jong dan Taemin hanya tersenyum dan melirik ke arah Minho seakan menunggu jawaban atas tanda tanya yang timbul di pikiran mereka.

Minho masuk dan duduk sebelah Minra. Mereka berhadapan dengan hyung dan dongsengnya yang terus mengamati, “Nanti akan ku jelaskan. Ini chinguku dia akan ku antar pulang karena alasan tertentu.”

“Ya sudah kita berangkat!” ujar Minho pada driver.

**********

“Minho ya, chingu mu boleh juga!” bisik jong padanya.

“Aish~ tidak bisa ya tidak seperti itu pada yeoja hyung?”

Sepanjang jalan jong berceloteh. Dia sedang menggoda Minra rupanya. Taemin pun kadang-kadang ikut angkat bicara juga bertingkah laku seperti anak kecil. Sedangkan Minho hanya diam dan memandang keluar jendela. *drama mulu*

Jong banyak berbicara padahal orang yang diajak bicara sudah terkantuk-kantuk. “Mianhe jonghyung sunbae, kau banyak bicara.. aku ngantuk sekali tahu..”

Mendengar Minra berbicara polos begitu Minho dan Taemin terkekeh pelan.

Jong yang shock langsung diam dan malu bukan main, “Ah mianhe Minra ya.. kau bisa istirahat.”

“Gomawo sunbae, aku mau tidur dulu.”

“Jangan panggil aku sunbae. Tapi Oppa, arrachi?” pinta Jong yang sukses membuat Minho dan Taem hampir ingin tertawa menahannya.

“Ne.. jonghyun oppa.”

Akhirnya Minra pun tertidur. Dia seperti kelelahan. .

“Minho ya! Itu benar chingumu? Atau..” selidik Jong pada dongsengnya.

“Chingu! jangan berpikir macam-macam..”

“Sejak kapan? Kau baru pertama kali membawa chingu seorang yeoja.. ahhhhhh jangan jangannnn….” Jong malah menggoda Minho sekarang.

“Panjang ceritanya. Di dorm saja aku ceritakan.”

“Minho hyung, sebenarnya kita antar dia kemana?” tanya Taemin mengingatkan.

“Ah ya~ aku lupa menanyakannya. babo!” tanpa sadar menjitak kepalanya sendiri.

Jong dan taem memperlihatkan ekspresi tidak percaya pada seorang Choi Minho.

Minho membangunkan yeoja itu pelan-pelan, tapi Minra tidak terusik sedikitpun. Karena tidak tega dia jadi tidak berani membangunkan untuk kedua kalinya.

Aish yeoja ini! Sebegitu nyamannya ia terjaga. Pikir Minho.

“Ya sudah kau cari saja alamatnya. pasti ada didalam tasnya.” Saran Jonghyun.

“Itu tidak sopan hyung.” Kata taemin menasihati.

“Ini mendesak. Atau apa kita harus membawanya ke dorm??” *kepengen jong itu mah.*

“HHmmm… lebih baik tidak sopan.” Kata Minho mengambil tas yang ada di tengah yang dijadikan sebagai pembatas Minra dan dirinya.

Minho mengorek-ngorek tasnya. “Astaga, dia membawa barang apa saja si?”

Yang ia temukan hanya pernak pernik ga jelas. Tapi akhirnya menemukan dompet dan membuka nya. Disana terpampang foto Minra yang sedang melakukan V pose.

“Kita pergi ke alamat ini dulu!” pinta Minho pada pengemudi.

********** .Beberapa saat kemudian.

“Posisi tidurnya tidak mengenakan sekali.”  Kata jong mengamati.

Kadang –kadang kepala Minra hampir jatuh. Melihat itu Minho jadi berinisiatip meletakannya dengan perlahan ke bahunya. Hal itu tentu saja membuat jong heran. Sampai akhirnya Minho pun pura-pura terlelap.

**TBC**

Hahaha…ada jong m taem cocok ga mereka disini?? *pertanyaan yang aneh*

Saatnya FF ini saya jantengin. keke.. Mian kalo suka ngared di publish untuk ff yang atu ini.. Author lagi bagi2 scedule ma krispi. Jiahhh.. bukannya buat krispi malah bikin ff mulu. Haha~

KOMEN YA!! awas klo egga *dicium m minho loh!* ahaha.. mau nya,

About mamotho

Special Girl. Always loved her self, and know what makes she herself happy. Fangirlling is also her spirit (ʃƪ˘ﻬ˘) SHINee is her oxygen too!

Posted on 16 April 2011, in Minho ssi gomawo, SEQUEL, SHINee FF and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 39 Comments.

  1. I Like It Eon .. 🙂

  2. aku gak comment ah unn, biar dcium ama minho hahaha

  3. Keren,
    Bgus juga si min Ra mulai deg-degan ama minho..
    Tapi Minho nya juga dibuat deg-degan dong eon!!!
    Hehehe…. Boleh nanya nggak eon?? Simon itu suka sama Min Ra yha???

  4. lamalama minra jd yeoching mino nh huwahahaha-
    seru ih. udahlah commentless aku (?)

  5. wow minho sweet banget ma minra.

  6. minra suka kelinci ya~
    Simon, jangan lebay dong! bilang aja kau suka pada Minra *reader sok tau dijitak author*
    kekeke, hwaiting!

  7. seru eonni 🙂

  8. ya ampuuunnn!!
    minho suka ama minra yaa??
    ampe segitunya(?)
    DAEBAK!
    😀

  9. Taemin di sini sangat cocok. Diakan biasku. wawawawawawaw~

    itu boneka Minra mau d0ng. . Di Indo ada jualanya gak, ching?
    Wkwkwk xD

    Feeling aku mah Simon suka dwh ama Minra. .

    Ok, next part 8 !

  10. Minra bnr2 childish ya hahah
    Gasabar mau ending xD

  11. suka suka! 😀

    makin seru nih!

  12. rachmifadilaraveline

    ahhhhhh!!!! lanjut.. lanjut.. lanjutt!!

  13. Aaaa seneng ada taem nya disini
    Walopun ga peenting juga sih nongolnyaa

    Itu jjong tetep yaaaa (¬_¬”)
    Penasaaran sama cerita seelaanjutnya

  14. Jjong emng dimana2 jd pecinta wanita mulu yahh @.@

  15. huwa~~ taemin oppa kau suka gratisan ya? sama dong dengan aku #plak
    hahahaha 😀
    aish, minho nyari kesempatan dalam kesempitan nih :p

  16. My Lovely Mon5ter

    Ternyata Taemin licik(?)Jga
    Memanfaatkan kemagnaeanny
    Buat dpt gretongan

    Minho selalu jdi pahlawanwat MinRa

  17. wooowww ~~~
    Minho maen narik anak orang asal”an iiiihhh 😀
    kebayang nih mamot, si Minho lagi ama Minra..
    nan joaaaa ;D

  18. Cocokkk…taem ma ong cocok ada d sini, tgl key ma onew nih blm nongol..
    Mo lanjut ke TKP berikutnya..

  19. Cocokkk…taem ma jong cocok ada d sini, tgl key ma onew nih blm nongol..
    Mo lanjut ke TKP berikutnya..

  20. “Mianhe jonghyung sunbae, kau banyak bicara.. aku ngantuk sekali tahu..”
    AIGOOO speechless jadi Jong, udah banyak bicara tapi malah ditanggepin Minra begitu, hah kau polos sekali Minra,, hahaha
    eiyy tingal Onew dan Key yg belum keliatan nih,,

  21. Minho sudah mulai perhatian lagi sama minra…… yeyyyy

  22. minra itu polos atau gmn ya? kasian jjong.. XD
    ciyeh mino ciyeh…

  23. Aaaaaaa minho so sweeet bgt #mupeng

  24. Ternyata minho baik juga sama minra. Heu~~~ ^^

  25. Waaaah.. Makin penasaran nih, si minra sm minhonya bakal kayak gimana lagi, penasaran banget-_-
    Lanjut next part ya..

KOMEN YO ( ˘ з˘ )/

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: