Minho ssi gomawo… (Part 6)

Author : mamoTHo
Tittle : Minho ssi, gomawo..
Main  Characters : Choi Minho, Nam Minra
Minor Characters : Simon d, Jiyong, Mindi
Genre : Friendship, humor, romance, family
Rate : PG 13

Setelah sekian lama di pending. Akhirnya minho INSPIRED me again again n again n again *nyanyi dah.. Mian ya kelamaan. Ga pada lupa m ceritanya kan?! Yg lupa baca lagi aja ya. *wah seenak udel author* Happy reading chingu!!

Flasback stories
**Saat Minra sedang pergi mecuci mukanya yang kelihatan kusut, tiba-tiba segerombolan namja datang menghampirinya. Namja namja itu adalah sunbaenya. Mereka menggoda Minra karena Minra sendirian ditempat itu. tapi Minho datang tiba-tiba. Menolongnya dan menempatkan dirinya seperti Minho yang Minra kenal dulu. Hal itu sungguh membuat Minra sangat senang bukan main**

Author POV

“Haha~ apa aku tidak bermimpi? Satu atmosfir dengan Minho? Jongmal?” ujarnya sambil tersenyum sendiri.

Yeoja yang sedang terbuai oleh lamunannya itu sekarang kembali ke tempat Simon dengan memasang wajah yang dua kali lipat lebih fresh dari sebelumnya.

“Kau benar-benar semakin kelihatan babo!” ujar Simon sambil mendelik chingunya yang senyam senyum sendiri.

Mendengar Simon berkata itu Minra tidak terima dan marah. “YAA! KAU INI?!”

“Jangan memukul babo!”

Minra tidak memukul lagi dan malah berubah menjadi ramah tiba-tiba, “Simon d, aku sedang senang tahu.”

“Hahaaa..” namja itu kini tertawa, “Tuh kan! tadi mengamuk sekarang tiba-tiba senyam-senyum lagi. Ckck… chingu ya, apa yang merasukimu dibelakang ah?”

Minra tidak mendengarkannya, dia tetap terbuai dengan lamunannya.

“Yaa! Jangan bilang kau bahagia karena tertampar bola voli?”

Minra langsung memincingkan matanya dengan sebal kearah Simon. “Aihh~ kau mengungkitnya. Bukan karena itu, mmm..” dia terlihat ragu kemudian, “Tapi karena Minho!”

“Mwo?! Tadi kau menangis karena dia, sekarang dengan cepatnya kau berubah pikiran. Benar-benar yeoja plin plan.”

“Setelah babo, cengeng, manja, apa tidak ada sifat yang baik untukku Simon??”

“Aniyo,” jawab Simon singkat.

Tadinya Minra mau memukulnya lagi tapi tidak jadi karena melihat sosok Minho masuk kelapangan. Fokus pandangan Minra langsung mengikuti arah namja itu berjalan dan kembali senyam senyum sendiri.

“Babo~ Kau benar benar terobsesi dengan namja itu? Cih~”

“Simon Chingu! Dia itu chinguku arra?! Aku tidak terobsesi padanya. Aku hanya memperhatikannya. Ara?” terang Minra pada chingunya, lalu kembali pada lamunannya..

Minra POV

Minho kau serius tidak ingat padaku? Aish~ jinca? Tapi kejadian tadi, sungguh mengingatkan masa lalu! Kau seperti Minhoku! Aku terus memendangmu dari sini Minho ssi. Mencoba mengenalmu dengan sosok itu. Ah~ andwae! Tetap saja dia melupakan aku! Kemarin Itu sungguh memalukan! Arghhh.. jika ingat itu rasanya ingin menangis saja. Mungkin insiden tadi, hanya suatu kebaikan kebetulan dari namja itu! Tapi dia sudah baik mau menolongku juga sih. Tapi.. Ah~Tetap saja dia tidak mengenal siapa aku!

**********

Pelajaran olah raga sudah berakhir. Sekarang aku sudah ada di kelasku. Sudah terpisah dari Simon dan haksaeng-haksaeng lain yang tadi bercampur di pelajarang olahraga. Kini aku ada Di kelas 3C. dan entah kenapa walau memikirkan Minho kadang membuang-buang waktu, tapi tetap saja aku masih memikirkannya. Masih senyam senyum sendiri. Tak menyangka kalau yang barusan memegang tanganku itu Minho! chinguku yang statusnya idola para yeoja! Kalau tidak salah ‘flames’ ya sebutan penggemar Minho? ahaha~ biarlah. Kalau saja tadi kami diberi waktu sedikit lebih lama lagi.

“ARGHHH… Kenapa aku jadi seperti FLAMES!!” aku langsung sadar dari lamunan aneh ini, “ANDWAE..!!!”

“YAA! MINRA YA!! KAU KENAPA BERTERIAK AH?”

Aku melihat kearah chinguku Jiyong yang sedang sibuk membereskan kursi dan meja.

“Dari tadi kau menunjukan beberapa ekspresi yang aneh Minra ya,” chinguku Mindi sekarang ikut berkomentar.

Aku sih cuma bisa tersenyum menanggapinya. Habis mana mungkin aku bilang. “Aku sedang memikirkan Minho.”

“Nih,” Jiyong memberikanku sebuah ember kecil, “Minra Kau ambil air saja ya?”

Aku sadar dari tadi aku bukannya membantu mereka, aku malah sibuk melamunkan namja itu. padahal sedari tadi Jiyong dan Mindi sudah bolak balik kesana kemari membersihkan kelas. Hari ini adalah jadwalku piket kelas. Aku, Jiyong dan Mindi piket dihari yang sama. Friday it just not a bad day , but surely is a bad day!

**********

Aku berjalan keluar kelas menuju water closet alias wc haksaeng, berniat untuk mengambil air seember untuk jiyong.

“Selesai sudah deh,” kataku setelah mengisi ember kecil itu dengan air.

Buru-buru aku pergi dari tempat itu dengan segera. Hih.. seram deh kelas sudah mulai agak sepi. Jadi aku takut berjalan dikoridor sendiri. Karena terlalu bersemangat untuk kembali kekelas aku pun berjalan dengan cepat sampai aku tak sadar berjalan diatas genangan air di lantai keramik sampai pada akhirnya ..

“AAAAA…A.. SAKIT!” rengekku sambil memegang pantat. Ya, aku baru saja  terpeleset.

“Yah air nya jadi tumpah deh! Ah~ harus kembali mengambil air lagi. Aww….” Ujarku sebal sambil mencoba berdiri dari kecerobohan yang ku lakukan.

“Sungguh sial!” aku berusaha bangun dan berbalik. Belum aku berdiri aku menoleh kebelakang untuk mengambil ember yang terpental saat aku terpeleset. Sesaat aku menoleh, aku melihat satu meter dibelakangku, ada seorang namja yang terpatung. Aku berusaha menegakan kepalaku untuk melihat sosok itu. Aku melihat seluruh seragam namja itu basah.

Omo! matilah aku! apa aku yang membuatnya jadi basah seperti itu?

Dengan sedikit keberanian lagi aku putuskan untuk melihat lebih jelas lagi ke wajahnya. Ah sialnya aku!! Gumamku saat mengetahui siapa sosok namja yang sudah tak sengaja kena guyuran air tadi. Aku pun langsung berdiri sambil menyembunyikan wajahku. Satu kata yang ada dipikiranku. OTOKHE?!

Terakhir kali aku lihat, namja itu memasang tampang yang marah dan kesal. Matanya terus mengawasiku. Aku bahkan tidak berani bicara padanya. “Bagaimana bisa aku membasahi seorang CHOI MINHO!! Haish! kenapa harus Choi Minho lagi?!”

Ya, namja yang basah kuyup karena aku adalah Minho. Sudah insiden memeluk tiba-tiba, sekarang ada lagi ulahku.

“Mianhe Minho ssi…” kataku memberanikan diri berbicara.

Dia tetap diam dan tidak berkomentar apapun. Aku jadi tambah bingung. otokhe?! aku yakin dia marah. Mungkin ini pertama kalinya dia merasa terhina karena ada seorang yeoja babo membasahi seragamnya. Aku berada disituasi terjepit. *sumpeh lo!*

Kami bahkan menghabiskan waktu kurang lebih 2 menit untuk diam. Aura devil Minho pun terus kurasakan. Aku masih tak berani untuk mengangkat wajahku dan melihat kearahnya.

“Mianhe Minho ssi. Jongmal mianhe.. aku benar-benar tidak sengaja,” kataku lagi sambil membungkuk.

Dia tidak menjawab sama sekali.

Ya sudah dari pada berada di situasi sulit seperti ini lebih baik aku kabur saja. Aku mulai berjalan ragu. Satu langkah.. dua langkah..

“YA!!!!!!!” Akhirnya Choi Minho bersuara juga.

Aku langsung berbalik menolehnya. Aku melihat wajahnya tambah kesal dari sebelumnya.

“KAU BENAR BENAR MAU PERGI AH??” tanya Minho sambil marah.

“Mianhe.. otokhe?! Habis kau diam saja.”

“Haishhhh…” dia lalu berjalan ke arahku dan berbicara didepan wajahku, “NUGU YA?”

Dengan gugup aku pun menjawab “Na..am mi.i.nra, Minho ssi.”

“Ah ya!” sekarang dia menyilangkan kedua tangannya dan malah menyalahkanku, “Kau mau pergi begitu saja setelah menumpahkan,” dia diam sebentar mengatur nafas, “MENUMPAHKAN AIR KESELURUH TUBUHKU MINRA YA?”

Aku menutup kedua kupingku karena teriakannya itu, “Iya! Iya! Aku harus apa donk?” aku masih datar berusaha untuk tidak membuatnya lebih kesal lagi padaku. Ini memang salahku sih!

Minra POV end

Author POV

Minra dan Minho sedang berbincang dingin. Minra tidak menyangka tanggapan Minho akan kejadian ini sebegitunya. Kenapa harus Minho lagi!

“Jamkanman otte!” pinta Minra pada Minho, “Aku akan kembali dalam 2 menit!”

“YAA! JANGAN LAMA-LAMA. AKU TIDAK BOLEH MASUK ANGIN. ARRASEO?!”

“Ne, bisa kali ga usah teriak-teriak!” gerutu Minra sambil berlalu pergi dari tempat itu.

“Mwo?!”

“Ani.. sampai nanti!” Sahut Minra langsung melarikan diri.

***********

Minra POV

Aish~ kenapa waktu dan situasi selalu mendekatkan aku dengan Minho sih?! Namja itu memang seperti Minhoku. Kalau sudah marah dan bicara tidak kenal namja atau yeoja dia memang keterlaluan. Eh, mungkin kali ini aku yang keterlaluan membasahi tubuh seorang idol. Haha~ kalau flames tahu aku ditimpuk gak ya? *bukan, tapi author yg ditimpuk.*

“Minra, kau lama sekali? Darimana sih?” tanya jiyong dengan kesal saat aku baru tiba dikelas.

“Jiyong, Mindi, mian aku lama yah?! Sudahlah, sekarang biar aku yang piket. Kalian pulang saja ya? Ya ya ya?”

Ekspresi kesal Jiyong berubah seketika, “Jinca?”

“Ne, Aku yang akan kerjakan sisanya. Ok!”

“Geraeyo! Aku juga sudah ingin pulang ni..” seru Jiyong dengan senyum hebat, “Olahraga membuat badanku pegal-pegal.”

“Benar tidak apa-apa sendirian Minra?” Tanya Mindi memastikan.

“Ne, gwenchana!”

Akhirnya Mindi dan Jiyong meninggalkan kelas ini tanpa banyak tanya. Ini artinya kelas sudah kosong dan aku harus kembali pada Choi Minho.

**********

Aku melihat dari kejauhan Minho yang sedang duduk dan medelik tajam kearahku. Serasa ada rasa benci dari tatapannya. Aura pembunuh!

“YAA! KAU LAMA SEKALI! INI LEBIH DARI 2 MENIT!” bentaknya lagi padaku.

Tuh kan benar dia ngomel-ngomel lagi. Ah dia yang di variety benar-benar jauh dengan yang ini. Minho yang selalu tersenyum ramah, bertindak sopan, tapi pada kehidupan aslinya huft!

“YAA!” teriaknya untuk kesekian kalinya.

Hobinya sungguh bukan bernyanyi, tapi berteriak. *Oalahh..*

“Iya bawel, chinguku kan belum pergi,” aku berjalan didepannya, “Kajja!”

Kenapa dia tidak pergi kekelasnya saja dan berlindung disana sih?! Kenapa malah memilih kelasku untuk dijadikan tempat persembunyiannya?! Ah namja ini bisa membuatku jadi tua!

Flasback di TKP..

“Kau harus bertanggung jawab!” ujar Minho.

“Bagaimana caranya?”

“Pokoknya buat seragamku ini kering!” dia kelihatan ragu kemudian, “..dan aku tidak mau tertangkap oleh yang lain dalam kondisi yang memalukan ini!”

Akhirnya aku punya ide untuk menyembunyikan Minho di kelasku. Sekalian aku menyelesaikan piket yang tertunda.

Flasback End..

Begitulah ceritanya. Ternyata memang ide ku. Bodoh sekali aku.

Kami berdua sampai dikelas tujuan. Aku masuk duluan, “Sini kau masuk! Aku mau lanjutkan piket!” seruku sambil mulai merapihkan meja Songsaengnim.

#BRAKKKKk…. Minho menutup pintu kelasku.

Kenapa harus menutup pintu segala? Tingkahnya itu suka membuat orang kesal.

“KAU…” kata-kataku terputus, “..YAA!! KENAPA KAU BUKA BAJUMU?”

Dia malah menjawab seenak jidatnya, “Kalau idola sepertiku sakit kau mau tanggung jawab?” katanya sambil membuka baju dengan santainya, “Lagipula ini salah siapa ha?” *jangan mupeng ya reader cuma atas doank ko*

Ya tuhan baru kali ini aku tidak bisa mengalihkan pandanganku dari namja ini. Otokhe?!  Aku melihat badannya yang setengah telanjang. Padahal pemandangan seperti ini sudah sering ku lihat. Jika dibandingkan dengan Simon, Simon memang tidak ada apa-apanya dibanding badan sixpax Minho. Omo omomo! apa yang ku pikirkan?!

“Oi, yeoja ya?”

Sapaan namja itu membuatku sadar, “Aku punya nama!”

“Ah ne, Minra ya!” dia melihat kearahku dan tersenyum, “Kau terus-terusan melihat ku..”

kata-katanya itu benar-benar menghentikan pandanganku. Aku jadi memerah pastinya. Ah memalukan! Dia percaya diri sekali!

“Igot,” katanya sambil menyerahkan kemejanya padaku, “Cepat keringkan sekarang juga.”

“MWO?!”Aku sungguh kesal mendengarnya,

“Kau pikir aku membuka pakaianku dan bersembunyi disini untuk apa ah??”

Sekarang jelaslah semuanya. Ternyata semua ini agar aku bertanggung jawab. Aku sungguh lupa karena mupeng. Aku pun mengambilnya dengan kesal, “Aku keringkan dengan apa?”

“Terserah, secepatnya yang jelas!! Aku tidak mungkin ke studio dengan pakaian basah kan?!”

“Ah ne,” aku pun menurut karena merasa bersalah juga pada akhirnya. Mungkin gara-gara aku urusan dia jadi terhambat.

“Kau punya handuk atau tissue?” tanyanya padaku.

“Apa Lagi?”

“Badanku masih basah!”

Akhirnya aku relakan handuk kecilku untuk dipakai olehnya. Dengan enaknya dia memakai handuk itu serasa miliknya sendiri.

“Minra ya?”

“APALAGI CHOI MINHO??” aish~ namja ini bisa membuatku gila.

“Hidungmu,” dia melihat kearahku dengan pandangan yang berbeda dari yang tadi, “Gwenchana?”

Aku pun menyentuh hidungku yang sudah di plester, “Kau lihat sendiri kan?”

“Geraeyo? joa!”

dia lalu memanggilku lagi untuk kesekian kalinya, “Igot,” katanya sambil memberikan handukku.

Berani-beraninya mengembalikan dalam keadaan sudah terpakai si Minho.

“Kau simpan saja!”

“Mwo?! Sireo! handuk pink bergambar bunnie ini bagaimana bisa aku menyimpannya ah?”

Ah ia..terlalu manis untuknya. “Setidaknya kau cuci dulu Minho namja yang populer, baru setelah itu kau kembalikan padaku.”

“Ah ne,  kalau begitu!”

Aku pun punya ide untuk mengeringkan pakaian ini dengan hair dryer yang kuambil dari locker Jiyong. Jiyong selalu membawanya ketika jam olahraga. Kebetulan sekali! Diluar sudah sore. Tidak disangka aku malah terjebak dengan Minho disini. Sayang sekali, kalau saja dia ingat kalau kita ini pernah saling kenal, pasti kita tidak akan secanggung ini.

**********
.Beberapa saat kemudian.

Aku melihatnya duduk di pojok dan tertunduk ke meja. Sepertinya dia tertidur. Aku jadi tidak tega juga padanya. Aihhh apa namja ini benar-benar Minho ku?!

“Minho ssi!! Seragamnya sudah selesai.” Panggilku.

Dia tidak tergubris sama sekali. Kasian juga.. pasti dia mengantuk tingkat tinggi. Akhirnya kuputuskan untuk mendiamkannya tidur lebih lama lagi dan meneruskan tugas piketku.

Piketku sudah selesai dan namja itu tidak bangun-bangun juga, “Minho ssi!!!! Kau harus segera memakai bajumu!” kataku sambil menggerakkan tubuhnya.

Dia pun terbangun pada akhirnya. Aku melihat matanya sangat merah. Yang membuatku berfikir dia tadi baru saja mengalami tidur yang nyenyak. Apa dia kurang tidur?! Ah, aku kenapa jadi peduli.

“Ini, sudah selesai!”

Dia langsung merebut seragam itu dari ku, “Akhirnya.. gomawo!”

Dia pun mulai memakainya. Setiap inci gerak geriknya ku perhatikan, rasanya aku ingin pingsan dibuatnya.

“Aishh~ Ini pertama kalinya aku telanjang depan yeoja. Di depan kamera saja aku pikir-pikir lagi deh.” katanya kemudian.

“Mworago?” aku tidak mengerti maksud kata-katanya.

“Kau sungguh terbiasa dengan pemandangan seperti ini ya?” dia mendelik kearahku dengan tatapan itu, “Dari tadi kau melihat terus. Kau baru pertama kali melihat namja tampan setengah telanjang?!”

ARGHHHH!!! APA YANG BARUSAN AKU DENGAR?!  TIDAK SALAH? Aku tidak menyangka kadar narsis Choi Minho sangat tinggi. Membuatku melongo seketika dengan tingkah lakunya yang seperti itu. Pasti wajahku akan terlihat seperti buah persik yang matang. MEMALUKAN!!

“Aku bercanda. HAHAA..” sekarang dia menertawaiku.

Dia tertawa? Itu membuatku terasa hangat. Kami seperti akrab saja. Minho ssi, andai saja saat ini kau bilang kau sudah ingat, pasti akan ku peluk habis-habisan! Jiah ..tapi tidak demikian dalam kenyataan.

“Aku ingin bertanya sesuatu boleh?” sahutku dengan agak ragu.

Dia hanya mengangguk.

“Minho, apa kau benar-benar lupa dengan masa kecil mu?”

“Waeyo? kenapa bertanya tentang masa kecilku,” dia menatapku serius. “Kau seperti wartawan saja mengorek-ngorek masa kecil seorang idol!”

Hahaha.. ingin aku tertawa. Tapi tidak! Aku sedang serius Choi Minho!

“Ya sudah kalau tidak mau jawab. Aku Cuma bergurau kok!”

**TBC**

Gimana?gimana? hahaha…. speachless deh kalau aku yang beneran ada disitu liat badan sispax Minho!! pasti langsung mupeng abis!

Masih ada lanjutannya lho.. tetep ikutin aja ok. NO silent reader OTTE!!!. Aku nulis untuk menyenangkan hati para Flames. Untuk bisa nyenengin kalian dengan lebih dan lebih lagi. I need for ur comment supaya tulisanku ga mentok disitu-situ aja. Haha..gomawo ^.^

About mamotho

Special Girl. Always loved her self, and know what makes she herself happy. Fangirlling is also her spirit (ʃƪ˘ﻬ˘) SHINee is her oxygen too!

Posted on 10 April 2011, in Minho ssi gomawo, SEQUEL, SHINee FF and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 33 Comments.

  1. Akhirnya disambung jga ni FF ..
    Ohh iya ,, knalin Hanna imnida ..
    unn ,, FF ini yg pling aku tunggu diantara smua FF unnie lohh ..
    trus yg aku suka dri setiap FF unnie itu di post nya gak terlalu lama ,, Daebak unn !! 🙂
    Gomawo ^^ *ni reader SKSD bgt yahh ?? wkwkwk .. Mian klo gtu ..

  2. part 7 nya kapan unnie?
    penaran bgt nih, hehe

  3. mino dasar kamu -.-
    kurang asem si minra ngatain badan simon gada apa apanya huahaha

  4. annyeong aku mampir lagi ke blog ni,ternyata FF ini udah tamat ya.
    hmm. .ketinggalan.
    minho sikapnya susah di tebak ya.
    lanjut baca ke part selanjtunya.

    • Hyyyaaaaa~ akhirnya balik lai taon.. Hhe(?)
      gomawo sudah mampir lagi.. seperti yg pernah ku janjikan~ aku sudah tamatin ni FF.
      Minho.. mang susah di tebak. di FF ako aja.. tapi klo di aslinya tau tah.
      ntar ako tanya dulu.. kk~

  5. bagus eonni ffnya 😀

  6. akk suka minho yang disinii!!
    tingkat kepedeannya tinggi banget!
    hhahahahaahaa
    LoL
    DAEBAK!

  7. Aku bukan Flames tapi AKU SUKA FF’a !
    Makin menarik aja. Hehehe. . ^^
    Minho cuma pura2 tuh, dijitak aja kepalanya biar gak lupa.
    Hohogo xDtuh, dijitak aja kepalanya biar gak lupa.
    Hohogo xD

  8. speechless :O
    *trlalu shock*

    pngen dong lihat minho tlanjang dada *yadongmuncul*
    bisa pingsan di tmpat saya :hheu

  9. rachmifadilaraveline

    ahahaha bner2 waktu di oms aja minho kedapatan topless punggungnya jadi merah gitu *mupeng hahahahahah lanjuuuttt!!!

  10. Mimhonya pede abis ya kak wakakakaka

  11. aku bener2 mupeng >.<
    jadi ingat waktu di konser minho topless. kyaaaa~~~ absnya kagak nahan. andai taemin juga kayak gitu. andwae! taemin hanya boleh memperlihatkan absnya denganku #jiah, malah ngobrol gaje nih orang -_-" #abaikan

  12. akankah minho jujur, kalau dia udh inget??

  13. My Lovely Mon5ter

    ​​˚(*)•.¸`*•.¸˚(*) ••(*)˚¸.•*´¸.•(*)˚
    •‧‧※‎​:s ĴìíàáĤ:s ‎​※‧‧•
    ,.•(*)¸.•*˙,.•(*)´˚`(*)•.,˙*•.¸`(*)

    Minho narsis tingkat tinggi

    Itu Lɑ̤̥̈̊ƍΐ Minra santai amat liat minho stengah naked gitu
    Ckckckckck

  14. mau mau mau liat abs minho lebih dekat..
    beruntung si minra punya teman idol sejagat 😀

  15. .abs minho 0.o
    *knape bu?*
    kaya gilesan papan cuci kali yah hehehe..
    *apaan sih?*

    Abaikan..
    Lanjut~ makin ruame euy..
    .triiiingg~

  16. rika herlina

    mupeng tingkat angkut nih si minra nya ahahaa

  17. bayangin pas minho gitu.. ahahaa……. lngsng gak peduli dia mau skit/gak -_-

  18. haduh si minho klo jawab pertanyaan ko gitu ya -_-”
    kapan ni minho ngaku klo udah inget?? penasaran..
    ok baca yg next chapter ya thor ^^

  19. Astaga!!
    Itu si Minra bisa-bisanya mencoba kabur, dan lihat reaksi Minho jadi marah kan? Minra kocak nih
    Hahaha..
    Aw aw aw aku koq jadi senyum-senyum gaje liat kelakuan Minho yg ekhem… Narsis + PD GILAAA
    >.<
    Tapi aku suka karakter Minho disini, sulit di tebak, jadinya gak ngebosenin bacanya.

  20. Mupeng banget nih… tapi kok minho seperti tidak bisa jaga image ya kalo di depan minra? Hahahaha

  21. ehh…minho topless *mimisan*
    mino..lo pede bgt deh.. -_-
    minho kapan bilangnya kalo dia udh inget?

  22. Gak nyangka yeoja se polos minra ternyata berotak mesum hahaha

  23. Yeah tmbh bkin penasaran. Next

  24. Waaah.. Daebak, kalo aku jadi minra juga pasti mupeng banget tuh apalagi cuma berduaan doang, jantung rasanya udah ilang ga tau ke mana saking kencengnya berdetak hahaha *lebay
    Makin penasaraaaan, kapan minho bisa jujur ke minra kalo dia udah inget semuanya ttg masa kecil mereka berduaaaa-_-
    Thanks author^^

KOMEN YO ( ˘ з˘ )/

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: